Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Iptu Bajuri, Kanit Reskrim Polsek Lembeyan, Foto : Tim Liputan – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan.

Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya para korban yakni FJ (12 tahun), BS (12 tahun), DK (13 tahun) dan LT (13 tahun) tengah meracik petasan di depan rumah. Namun, salah satu dari mereka iseng dan tidak sengaja menyalakan korek api gas. Akibatnya, api menyambar bubuk mesiu di sekitar korban.

“Iya, kami mendengar suara anak kecil teriak-teriak meminta tolong. Mereka menjerit-jerit menangis. Juga terdengar suara ledakan, yang mungkin mercon yang sudah jadi. Terus anak-anak itu lari mencebur ke sungai, mungkin agar dingin. Melihat itu warga langsung menolong mereka,” sebut Hermanto.

Image Not Found
Sisa bubuk mesiu yang di gunakan korban untuk meracik petasan, Foto : Tim Liputan – Sinergia

Para korban mengalami luka bakar hampir sekujur tubuh sisi depan. Untuk memperoleh pertolongan darurat dan cepat, warga membawanya ke Puskesmas Lembeyan. Namun akhirnya, keempat korban dirujuk ke RSUD dr. Sayidiman.

“Kami memeriksa sejumlah saksi-saksi. Didapati kalau bahan baku mercon itu didapat korban dengan cara membeli online. Itu terbakar akibat bubuk mesiu bahan pembuat petasan yang tersulut korek api. Juga terdengar bunyi ledakan. Dua anak SD dan dua anak SMP terbakar. Anak-anak itu membeli bubuk mesiu dari media online,” jelas Iptu Bajuri, Kanit Reskrim Polsek Lembeyan.

Guna penyelidikan lebih lanjut polisi mengamankan sejumlah barang sisa pembuatan petasan. Polisi juga menghimbau agar semua pihak, terutama orang tua dan warga, turut mengawasi perilaku anak-anak agar tidak bersentuhan dengan barang berbahaya.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah menyiapkan konsep konektivitas kawasan wisata terpadu yang menghubungkan Pahlawan Street Center (PSC), Alun-Alun Kota Madiun, Masjid Agung Baitul Hakim, hingga titik wisata pendukung lainnya. Langkah ini dirancang untuk menghidupkan pusat kota secara merata dan mengurangi ketergantungan pada keramaian PSC sebagai satu-satunya magnet wisata. Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Korupsi Bansos Ponorogo Tunggu Audit BPKP, Tersangka Segera Ditentukan

    Kasus Dugaan Korupsi Bansos Ponorogo Tunggu Audit BPKP, Tersangka Segera Ditentukan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penyidikan dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Ponorogo memasuki tahapan penting. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengetahui secara pasti potensi kerugian negara dalam perkara tersebut. Kasus ini berkaitan dengan penyaluran program bansos di lingkungan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan […]

    Bagikan
  • Walikota : Ubur-Ubur Ikan Lele, Warga Medhiun Ngombene Ngrowo AE

    Walikota : Ubur-Ubur Ikan Lele, Warga Medhiun Ngombene Ngrowo AE

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) produksi PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun kini makin tersebar luas. Produk dengan nama Ngrowo AE ini pun sudah dapat dipesan oleh masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi pun sudah menjalani retret dan kembali ke Kota Madiun pun langsung minum Ngrowo AE. “Ini merupakan produk asli […]

    Bagikan
  • Menhaj Gus Irfan Buka Kick Off Manasik Haji Nasional dan Expo 2026 di Kota Madiun 

    Menhaj Gus Irfan Buka Kick Off Manasik Haji Nasional dan Expo 2026 di Kota Madiun 

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kick Off Manasik Haji Nasional dan Expo 2026 UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah digelar pada 25–27 September 2026 di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jawa Timur. Kegiatan yang diikuti ribuan umat muslim dari berbagai daerah di Jawa Timur tersebut dibuka langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah petani di Kabupaten Magetan masih mengeluhkan dengan harga pupuk bersubsidi yang dinilai belum turun. Padahal pemerintah pusat telah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET). Menanggapi hal itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan memberikan penjelasan. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas TPHP Magetan, Edy Utomo, mengatakan […]

    Bagikan
  • Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bendungan Kedungrejo di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, mengalami kerusakan parah setelah bangunan pengendali aliran air tersebut ambrol pada Jumat (27/3/2026). Kondisi diperparah dengan longsornya tebing di sekitar bendungan pada Selasa (31/3/2026) dini hari. Kerusakan ini menyebabkan aliran air irigasi dari Sungai Jeroan terhenti, sehingga ribuan hektare lahan pertanian di dua kecamatan […]

    Bagikan
expand_less