Berita Terkini
Trending Tags

Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Iptu Bajuri, Kanit Reskrim Polsek Lembeyan, Foto : Tim Liputan – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan.

Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya para korban yakni FJ (12 tahun), BS (12 tahun), DK (13 tahun) dan LT (13 tahun) tengah meracik petasan di depan rumah. Namun, salah satu dari mereka iseng dan tidak sengaja menyalakan korek api gas. Akibatnya, api menyambar bubuk mesiu di sekitar korban.

“Iya, kami mendengar suara anak kecil teriak-teriak meminta tolong. Mereka menjerit-jerit menangis. Juga terdengar suara ledakan, yang mungkin mercon yang sudah jadi. Terus anak-anak itu lari mencebur ke sungai, mungkin agar dingin. Melihat itu warga langsung menolong mereka,” sebut Hermanto.

Image Not Found
Sisa bubuk mesiu yang di gunakan korban untuk meracik petasan, Foto : Tim Liputan – Sinergia

Para korban mengalami luka bakar hampir sekujur tubuh sisi depan. Untuk memperoleh pertolongan darurat dan cepat, warga membawanya ke Puskesmas Lembeyan. Namun akhirnya, keempat korban dirujuk ke RSUD dr. Sayidiman.

“Kami memeriksa sejumlah saksi-saksi. Didapati kalau bahan baku mercon itu didapat korban dengan cara membeli online. Itu terbakar akibat bubuk mesiu bahan pembuat petasan yang tersulut korek api. Juga terdengar bunyi ledakan. Dua anak SD dan dua anak SMP terbakar. Anak-anak itu membeli bubuk mesiu dari media online,” jelas Iptu Bajuri, Kanit Reskrim Polsek Lembeyan.

Guna penyelidikan lebih lanjut polisi mengamankan sejumlah barang sisa pembuatan petasan. Polisi juga menghimbau agar semua pihak, terutama orang tua dan warga, turut mengawasi perilaku anak-anak agar tidak bersentuhan dengan barang berbahaya.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Pemuda Madiun Menjalin Kebersamaan dengan Warga Binaan Makan Pecel Bareng

    Lapas Pemuda Madiun Menjalin Kebersamaan dengan Warga Binaan Makan Pecel Bareng

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga binaan di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti makan bersama usai pelaksanaan Sholat Idul Adha Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut digelar di lingkungan lapas dengan menu pecel dan telur yang disajikan secara prasmanan. Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengatakan kegiatan makan bersama merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan antara petugas […]

    Bagikan
  • Dishub Kota Madiun Kembali Lelang Pengelolaan Parkir, Berhasilkah ?

    Dishub Kota Madiun Kembali Lelang Pengelolaan Parkir, Berhasilkah ?

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perhubungan Kota Madiun tengah berfikir keras terkait persoalan pengelolaan parkir tepi jalan. Beberapa tahun terakhir, proses lelang parkir tepi jalan umum selalu gagal. Sesuai rencana, Dishub bakal kembali melakukan lelang tahun 2026 ini. “Saat ini sedang proses persiapan untukk lelang. Dokumen-dokumen sedang kami siapkan dan koordinasi dengan instansi terkait,” […]

    Bagikan
  • Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menyoroti kredit macet di Perumda Bank Madiun yang nilainya ditaksir mencapai milyaran rupiah. Pinjaman itu disalurkan untuk sebuah usaha di Dusun Panggung, Desa/Kecamatan Dagangan, namun kini bermasalah dalam pengembalian. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rudy Triswahono, mengatakan indikasi kredit bermasalah tersebut sudah […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siapkan Langkah Tegas Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan

    Polres Magetan Siapkan Langkah Tegas Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Magetan mulai memperketat pengawasan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum. Fenomena perang sarung, balap lari liar, hingga penggunaan sound horeg menjadi perhatian khusus karena dianggap kerap menciptakan keresahan. Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, mengatakan bahwa jajarannya sudah menyiapkan […]

    Bagikan
  • Wisuda Tahun 2025 PPI Madiun, 204 Perwira Transportasi Siap Berkontribusi Untuk Negeri

    Wisuda Tahun 2025 PPI Madiun, 204 Perwira Transportasi Siap Berkontribusi Untuk Negeri

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perhubungan Darat, Bambang Siswoyo, melantik 204 perwira transportasi pada Wisuda ke-9 Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, Selasa (26/08/2025). Mengusung tema “Lulusan Unggul, Mengukir Prestasi, Menginspirasi Perubahan untuk Membangun Negeri”. Bambang berharap para lulusan mampu menjadi perwira transportasi yang berkompeten, berprestasi, serta inovatif di […]

    Bagikan
  • Kontingen Gontor Ikut Meriahkan Jambore Dunia di Indonesia

    Kontingen Gontor Ikut Meriahkan Jambore Dunia di Indonesia

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 2.200 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berangkat mengikuti Jambore Dunia yang digelar di Indonesia, 7–15 September. Ajang pramuka internasional ini diikuti sekitar 15 ribu peserta dari 14 negara, di antaranya Malaysia, Maladewa, dan Thailand. Dari PMDG pusat sendiri tercatat 51 kontingen dengan 510 santri. Setiap kontingen beranggotakan 10 peserta […]

    Bagikan
expand_less