Berita Terkini
Trending Tags

Optimalisasi Lahan Terbatas, DKPP Kota Madiun Dorong Pertanian Terpadu

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 68
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah meski dengan keterbatasan lahan, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun terus berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah meski dengan keterbatasan lahan. Melalui konsep integrated farming atau pertanian terpadu, DKPP berupaya memaksimalkan pemanfaatan lahan yang ada agar tetap produktif.

Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto, menjelaskan bahwa wilayah Kota Madiun tergolong kecil dengan lahan pertanian yang terbatas. Karena itu, pemanfaatan lahan secara optimal menjadi solusi utama.

“Pak Wali menginstruksikan agar setiap tanah kosong ditanami. Dinas juga harus memiliki tanaman sendiri, minimal satu orang menanam dua tanaman. Dengan begitu, kita sudah punya cadangan stok pangan di wilayah Pemkot Madiun,” jelas Totok, Selasa (21/10/2025).

Jenis tanaman yang dikembangkan meliputi sayuran, buah-buahan, dan berbagai tanaman produktif lainnya. Selain itu, DKPP juga mengembangkan budidaya maggot sebagai bagian dari sistem pertanian terpadu.

“Salah satu sumber sampah terbesar, sekitar 59 persen, adalah limbah makanan. Melalui budidaya maggot, limbah ini bisa diolah kembali. Maggot bisa jadi pakan tambahan untuk ikan lele dan ayam, sementara kotorannya dimanfaatkan sebagai pupuk,” terang Totok.

Dengan konsep tersebut, seluruh proses pertanian bisa berjalan secara berkelanjutan tanpa menghasilkan limbah yang terbuang. Bahkan, kegiatan ini tidak memerlukan lahan luas — cukup 1×2 meter sudah bisa digunakan untuk memelihara sekitar 10 ekor maggot.

Lebih lanjut, Totok menyebutkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 56 kelompok P2B (Pekarangan Pangan Berkelanjutan) yang sebelumnya dikenal sebagai P2L. DKPP berencana mengoptimalkan kembali peran kelompok tersebut agar lebih aktif dalam memproduksi bahan pangan mandiri.

“Kami bantu benih dan pupuknya. Beberapa masyarakat sudah memulai di Manisrejo, Mojorejo, dan Manguharjo. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berkembang, masyarakat mandiri, dan bahkan bisa menambah penghasilan,” ujarnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Madiun dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan, terutama menghadapi dinamika ekonomi dan kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Talut Rp. 190 Juta Ambrol, Proyek Belum Selesai dan Petani Terancam Krisis Air

    Talut Rp. 190 Juta Ambrol, Proyek Belum Selesai dan Petani Terancam Krisis Air

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah talut senilai Rp. 190 juta di Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ambrol setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada akhir pekan lalu. Bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan itu runtuh sebelum sempat melalui pemeriksaan P-1. Hal itu menimbulkan kekhawatiran terutama bagi petani yang bergantung pada aliran irigasi di kawasan […]

    Bagikan
  • Sidang Tipikor, Mantan Dirut PT INKA Dituntut 13,5 Tahun Penjara

    Sidang Tipikor, Mantan Dirut PT INKA Dituntut 13,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Dugaan korupsi di PT INKA dalam pembiayaan proyek pekerjaan solar photovoltaic power plant 200MW dan smart city di Kinshasha, Kongo melalui The Sandy Group Infrastructure terus bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya pasa Jumat (02/04/2025). 4 terdakwa termasuk Mantan Direktur Utama (Dirut) PT INKA Budi Noviantoro alias BN menghadapi tuntutan yang dibacakan […]

    Bagikan
  • Puluhan Anak Yatim Piatu Diajak Berbelanja Baju Lebaran

    Puluhan Anak Yatim Piatu Diajak Berbelanja Baju Lebaran

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Idul Fitri, sejumlah donatur yang tergabung dalam Yayasan Gerak Bareng mengajak puluhan anak yatim piatu untuk berbelanja baju lebaran. Kegiatan ini berlangsung di Pasar Legi Songgolangit, Ponorogo. Sebanyak 31 anak yatim piatu dari berbagai wilayah di Kabupaten Ponorogo diberikan kesempatan untuk memilih sendiri baju muslim serta pakaian harian. Sebelum berbelanja, mereka […]

    Bagikan
  • Cek Agen Elpiji, Kapolres Magetan Pastikan Distribusi Elpiji 3 Kg Aman

    Cek Agen Elpiji, Kapolres Magetan Pastikan Distribusi Elpiji 3 Kg Aman

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu kelangkaan elpiji subsidi 3 kilogram yang belakangan mencuat di sejumlah daerah, turut menjadi perhatian serius jajaran Polres Magetan. Pada Kamis (17/07/2025), Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa turun langsung meninjau distribusi gas melon di Kecamatan Ngariboyo. Tinjauan tersebut dilakukan bersama tim dari Satreskrim dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) […]

    Bagikan
  • Berkedok Warung Kopi, Satpol PP Kab Madiun Amankan Satu Wanita PSK Senior

    Berkedok Warung Kopi, Satpol PP Kab Madiun Amankan Satu Wanita PSK Senior

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Ndor/kris
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun kembali menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Kamis (12/2/2026). Hasilnya petugas mengamankan seorang perempuan diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) di kawasan warung Sangen, Kecamatan Geger. Operasi Pekat ini merupakan bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari Kota Madiun Kena Mutasi, Ada Apa ?

    Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari Kota Madiun Kena Mutasi, Ada Apa ?

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 31 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) berganti jabatan berdasarkan keputusan yang diteken pada 11 Februari 2026. Salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Madiun, Wahyu Triantono yang kini digantikan oleh Komaidi. Padahal, Wahyu Triantono baru menjabat di Kota Pendekar sekitar 3 bulan. Namun, tak hanya di posisi pucuk pimpinan, rotasi […]

    Bagikan
expand_less