Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Miniatur Sound Horeg Laris Manis di Tengah Polemik Fatwa Haram, Pengrajin Kebanjiran Pesanan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Produsen miniatur Miniatur sound horeg warga Madiun kebanjiran pesanan, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Di tengah polemik fatwa haram terkait sound horeg yang dikeluarkan sejumlah pesantren di Jawa Timur, fenomena tersebut justru membawa berkah bagi Rafli Eko Nurcahyo (25), warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Ia tetap kebanjiran pesanan miniatur sound horeg yang ia produksi secara mandiri.

Rafli yang juga pemilik RQ Project, telah menekuni kerajinan pembuatan miniatur sound horeg selama satu tahun terakhir. Di bengkel kecil yang menyatu dengan rumahnya, Rafli tiap hari sibuk memotong papan kayu, menyolder kabel, merakit perangkat audio mini, hingga menguji volume suara hasil rakitannya.

“Waktu SMK saya sudah tertarik dengan dunia audio. Belajar secara otodidak, lalu saya kembangkan jadi usaha. Sekarang sudah satu tahun jalan,” ujar Rafli saat ditemui Rabu (09/07/2025) pagi.

Image Not Found
rodusen miniatur Miniatur sound horeg warga Madiun kebanjiran pesanan, Foto : Tova – Sinergia

Miniatur yang dibuat Rafli hadir dalam berbagai variasi, mulai dari sound gantung hingga truk sound system, dan seluruhnya dirakit sesuai permintaan konsumen. Menurutnya, usaha ini masih jarang digeluti di Madiun, sehingga memberikan peluang pasar tersendiri.

“Paling susah itu bagian variasi, karena harus detail dan sesuai selera pembeli. Tapi bahan-bahan mudah dicari, sebagian saya beli di toko online karena lebih murah,” jelasnya.

Konsumen Rafli kebanyakan berasal dari kalangan pelajar SMP dan SMA. Ia memasarkan produknya secara daring lewat marketplace, serta melayani pembelian langsung dari rumah.

Salah satu pembeli miniatur sound horeg, Sultan Nur Rahid pelajar asal Madiun, mengaku senang dan tertarik dengan miniatur sound horeg yang diproduksi Rafli. Selain itu fenomena sound horeg tengah viral ramai diperbincangkan di sosial media.

“Awalnya saya lihat dari tiktok lagi rame ada sound horeg, kemudian lihat lihat ada yang jual miniatur terus datang kesini untuk memesan. Pengen aja punya miniatur sound horeg buat disetel dirumah.” ucap Sultan.

Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp. 150 ribu hingga Rp. 500 ribu, tergantung model dan kerumitan variasi. Dalam sebulan, ia bisa menggarap hingga puluhan unit, bahkan pernah mengirim pesanan ke Kalimantan.

Menanggapi polemik fatwa haram terhadap sound horeg yang dikeluarkan dalam Forum Satu Muharram 1447 H di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Rafli menilai produknya tidak terdampak. Miniatur buatannya berukuran kecil dan digunakan sebatas hiburan di dalam rumah.

Tova Pradana – Sinergia

 

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Madiun Hadiri Rakernas JKPI XI di Yogyakarta, Suarakan Komitmen Budaya untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Wali Kota Madiun Hadiri Rakernas JKPI XI di Yogyakarta, Suarakan Komitmen Budaya untuk Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Yogyakarta – Nuansa budaya yang kental terasa sejak hari pertama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dibuka di Kota Yogyakarta, Rabu (06/08/2025). Di antara 58 kepala daerah yang hadir dari berbagai penjuru tanah air, Wali Kota Madiun Dr. Maidi turut ambil bagian dalam forum prestisius ini, menyuarakan pentingnya pelestarian […]

    Bagikan
  • Si Jago Merah Mengamuk, Sertifikat dan BPKB Motor Ludes Terbakar

    Si Jago Merah Mengamuk, Sertifikat dan BPKB Motor Ludes Terbakar

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah rumah di RT 4, RW 1 Dusun Blimbing, Desa Klecorejo, Kec Mejayan Kab Madiun terbakar, Selasa (24/12/2024), sekitar pukul 09.00 WIB. Sejumlah dokumen penting seperti BPKB motor dan sertifikat rumah ikut ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun terluka akibat peristiwa ini, Hanya saja, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta […]

    Bagikan
  • Musrenbang Kecamatan Dagangan 2025: Fokus Peningkatan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Agroforestri

    Musrenbang Kecamatan Dagangan 2025: Fokus Peningkatan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Agroforestri

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Selasa (11/3/2025). Musrenbang yang diadakan di Gedung Panca Sakti Desa Dagangan ini memiliki makna strategis sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Madiun Tahun 2026. Camat Dagangan, Tarji, mengungkapkan bahwa tema Musrenbang tahun ini adalah […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Setor Rp. 902 Juta ke Kas Negara dari Kasus Korupsi Proyek Jalan

    Kejari Ponorogo Setor Rp. 902 Juta ke Kas Negara dari Kasus Korupsi Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pemberantasan korupsi. Lembaga penegak hukum ini berhasil mengeksekusi uang pengganti sebesar Rp. 902.023.567 dari perkara tindak pidana korupsi proyek peningkatan Jalan Jenangan–Kesugihan tahun anggaran 2017. Dana tersebut telah disetorkan ke kas negara melalui Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Ponorogo. “Eksekusi ini […]

    Bagikan
  • Wagub Emil Dardak : Jangan Pernah Mau Ada Iuran di SMA/SMK

    Wagub Emil Dardak : Jangan Pernah Mau Ada Iuran di SMA/SMK

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Persoalan penarikan iuran oleh SMA Negeri 2 Mejayan kepada orang tua/walimurid mendapatkan tanggapan dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Dalam unggahan di akun Instagram @emildardak pada Rabu (04/06/2025), ditegaskan agar jangan pernah mau jika ada yang memaksakan iuran di SMA/SMK di Jawa Timur. Pemprov Jatim menegaskan jika tidak […]

    Bagikan
  • Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025 yang jatuh pada Selasa (22/10/2025), siswa-siswi MAN 2 Kota Madiun bersama Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Madiun menggelar apel peringatan di halaman MAN 2 Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, […]

    Bagikan
expand_less