Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Pesta Pora BKK di Kabupaten Madiun Berhenti, Anggaran Anjlok Drastis di 2026

  • account_circle Mandor
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar ilustrasi

Sinergia | Madiun – Pesta pora Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di Kabupaten Madiun mulai berhenti pada Tahun Anggaran 2026. Meski begitu porsi anggaran ADD tidak terjadi pengurangan dan tetap 20 persen. Data dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Madiun menyebut terjadi penurunan drastis baik dari sisi jumlah titik lokasi maupun alokasi anggaran BKK.

Untuk anggaran BKK sendiri, pada tahun 2024 tercatat mencapai Rp 78,05 miliar, kemudian turun menjadi Rp 37,98 miliar di tahun 2025, dan anjlok menjadi hanya Rp 4,87 miliar pada APBD awal 2026.

Penurunan juga terjadi pada jumlah titik lokasi penerima manfaat. Pada APBD awal tahun 2024 total ada 616 lokasi. Jumlah ini meningkat lantaran ada penambahan 266 titik lokasi pada saat pembahasan PAK 2024. Sehingga total BKK 2024 ada 882 titik. Kemudian di awal tahun 2025 hanya 9 lokasi penerima manfaat. Jumlah melonjak ketika PAK 2025 menjadi 405 lokasi sehingga total ada 414 lokasi tersebar di seluruh Kabupaten Madiun.

Sementara pada APBD awal 2026, total hanya tersisa 58 lokasi dan tidak ada lagi alokasi tambahan di PAK 2026. Angka ini menunjukkan pengereman total terhadap penyaluran BKK yang selama ini dinilai rawan dan menjadi sorotan KPK.

Kajari Kabupaten Madiun Ahmad Haryanto Mayangkoro bahkan meminta pemerintah desa bekerja sesuai amanah. Tidak ada lagi niat jahat.

“Fraud. Ini yang terjadi. Kedepan jangan ada lagi niat jahat, percuma saja,” ujarnya.

Kepala BPKAD Kabupaten Madiun Hadi Sutikno mengatakan jalur BKK saat ini tidak harus melalui anggota dewan. Usulan juga bisa langsung ke Bupati Madiun Hari Wuryanto.

“BKK tahun 2026 memang turun akan tetapi anggaran ADD tetap sesuai porsinya tidak dikurangi dan tetap 20 persen,” terangnya.

Kondisi itu sejalan dengan arahan Bupati, Wakil Bupati, dan Kejari Madiun yang meminta agar BKK dikelola lebih selektif, transparan, dan tepat sasaran di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas. (Ndor)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Razia Kendaraan, Dishub Jatim Temukan 12 Pelanggaran di Wilayah UPT P3LLAJ Madiun

    Razia Kendaraan, Dishub Jatim Temukan 12 Pelanggaran di Wilayah UPT P3LLAJ Madiun

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Prasarana dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (P3LLAJ) Madiun kembali menggelar kegiatan rutin pengawasan lalu lintas di sejumlah titik wilayah Kota Madiun, Selasa (06/05/2025). Sasaran razia kali ini meliputi mobil barang, bus pariwisata, serta bus antarkota dalam provinsi (AKDP). Selain melakukan penindakan, pihak […]

    Bagikan
  • Pengusaha Serahkan Alsintan untuk Bayar Denda Pajak di KPP Pratama Ponorogo

    Pengusaha Serahkan Alsintan untuk Bayar Denda Pajak di KPP Pratama Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah perusahaan produsen alat mesin pertanian (alsintan) asal Madiun terpaksa menyerahkan empat unit mesin panen atau combine harvester sebagai jaminan tunggakan pajak. Ironisnya, mesin tersebut merupakan bagian dari ribuan unit alsintan yang pernah dijanjikan dibeli masa Presiden RI ke-7 Joko Widodo, namun hingga kini tak kunjung terwujud. Empat unit combine harvester […]

    Bagikan
  • Mengenal Lebih Dekat Dengan Pokdarwis Kenongo Sehati Kelurahan Winongo

    Mengenal Lebih Dekat Dengan Pokdarwis Kenongo Sehati Kelurahan Winongo

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun telah terbentuk Kelurahan Wisata atau Kawista dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kenongo Sehati. Salah satu kegiatannya yakni membatik di WMH Batik yang berada di Jalan Gajah Mada Kota Madiun. Ini merupakan gagasan Pemerintah Kota Madiun sebagai upaya untuk menciptakan destinasi wisata di setiap kelurahan. […]

    Bagikan
  • Kemarau Panjang, Petani Holtikultura di Sidomulyo Magetan Terancam Gagal Panen

    Kemarau Panjang, Petani Holtikultura di Sidomulyo Magetan Terancam Gagal Panen

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim kemarau mulai memukul petani hortikultura di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Minimnya pasokan air membuat sejumlah tanaman seperti tomat, cabai, dan terong tumbuh tidak maksimal, bahkan sebagian terancam mati sebelum memasuki masa panen. Kondisi tersebut diperparah dengan harga sejumlah komoditas yang justru mengalami penurunan. Petani pun menghadapi […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur telah komitmen mengawal prioritas program nasional, termasuk makan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan.  Langkah itu ditegaskan Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati usai meresmikan gedung baru Kejaksaan negeri Madiun, sekaligus melaksanakan tebar benih bersama jajaran Forpimda Kabupaten Madiun Jawa Timur Selasa kemarin (21/1/2025).  “Kami mendukung […]

    Bagikan
  • Petani 67 Tahun di Magetan Ditemukan Anak Kandung Meninggal di Ladang

    Petani 67 Tahun di Magetan Ditemukan Anak Kandung Meninggal di Ladang

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang petani berusia 67 tahun, Wagiyo, ditemukan meninggal dunia di sebuah ladang di Dusun Gentong, Desa Ngaglik, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa (8/9/2026) siang. Jasad Wagiyo pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya, Wito, sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Wito mencari keberadaan ayahnya yang sebelumnya berangkat ke ladang untuk […]

    Bagikan
expand_less