Berita Terkini
Trending Tags

Satpol PP Ponorogo Bongkar dan Sita Gerobak PKL di Jalan Suromenggolo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo menindak tegas pedagang kaki lima, 15/2/2025, Foto : Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo menindak tegas pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Suromenggolo Bangunsari Kecamatan Ponorogo. Pasalnya, sejumlah PKL masih membandel dengan meninggalkan gerobak mereka. Tidak hanya itu, petugas juga menertibkan bangunan semi permanen milik PKL di sepanjang Jalan Suromenggolo.

Penertiban ini dilakukan berdasarkan keputusan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperdagkum) Ponorogo, yang melarang pedagang meninggalkan peralatan dagang mereka setelah berjualan. Aturan tersebut mulai diberlakukan sejak 12/2/2025.

Kabid Trantib Satpol PP Ponorogo, Subiantoro, mengungkapkan dalam dua hari operasi penertiban, pihaknya telah menyita satu gerobak serta membongkar tujuh tenda semi permanen yang ditinggalkan secara sembarangan.

“Kami lakukan penertiban sesuai aturan. Dalam dua hari operasi, satu gerobak kami sita dan tujuh tenda semi permanen dibongkar,” ujarnya.

Menurutnya, langkah ini mendapat dukungan dari masyarakat serta pedagang yang memahami pentingnya menjaga kerapian dan kebersihan kawasan tersebut.

“Banyak yang mendukung. Seharusnya, setelah selesai berjualan, pedagang membawa pulang gerobak, kontainer, rombong, tenda, dan alat dagang lainnya agar tidak meninggalkan kesan kumuh,” jelasnya.

Subiantoro menegaskan bahwa pedagang yang gerobaknya disita masih diberi kesempatan untuk mengambilnya. Namun, mereka harus menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran yang sama.

“Kalau ingin mengambil barang yang disita, pedagang harus membuat surat pernyataan. Jika tetap melanggar, kami akan mengambil tindakan lebih tegas,” tegasnya.

Mayoritas pedagang sebenarnya sudah mengetahui aturan yang dikeluarkan Disperdagkum. Namun, masih ada beberapa yang nekat meninggalkan peralatan dagang mereka di lokasi tersebut.

“Sebagian besar sudah paham aturan ini, hanya satu-dua yang masih bandel. Penertiban akan terus dilakukan sesuai arahan dari Disperdagkum,” tambahnya.

Subiantoro berharap agar para PKL yang berjualan di sepanjang Jalan Suromenggolo bersikap kooperatif dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki pertengahan April 2025, proses tender proyek fisik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun belum juga terunggah di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Lambatnya pergerakan anggaran disinyalir dipicu oleh penyesuaian efisiensi belanja daerah yang kini tengah dilakukan. Kepala DPUPR Kabupaten Madiun, Gunawi, menegaskan bahwa program pembangunan […]

    Bagikan
  • Turnamen Basket Piala Kapolres Magetan Bangun Semangat Sportivitas

    Turnamen Basket Piala Kapolres Magetan Bangun Semangat Sportivitas

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana semangat dan kebersamaan terasa di halaman SMAN 2 Magetan, Selasa (21/10/2025) pagi. Ratusan pelajar menyambut hangat pembukaan Turnamen Bola Basket Piala Kapolres Magetan pada area upacara. Kegiatan merupakan bagian dari program Police Goes to School yang digagas oleh Polres Magetan. Tahun ini, turnamen tersebut sekaligus menjadi ajang pembentukan Duta Kamtibmas […]

    Bagikan
  • Imbas Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Kota Madiun Roboh ke Jalan hingga Timpa Kabel PLN

    Imbas Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Kota Madiun Roboh ke Jalan hingga Timpa Kabel PLN

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Madiun dan sekitarnya pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Hal ini sesuai prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dikeluarkan beberapa waktu lalu terkait potensi angin kencang sejumlah wilayah di Jawa Timur. Hal ini dampak dari munculnya bibit siklon tropis […]

    Bagikan
  • Transaksi Non Tunai di Kota Madiun Capai 440 Ribu, BI: Masyarakat Semakin Melek Digital

    Transaksi Non Tunai di Kota Madiun Capai 440 Ribu, BI: Masyarakat Semakin Melek Digital

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penggunaan transaksi non tunai di Kota Madiun terus menunjukkan perkembangan pesat. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri, Wihujeng Ayu Rengganis, menyebut peningkatan jumlah pengguna QRIS di Kota Madiun terbilang sangat signifikan dan menjadi salah satu yang tertinggi di wilayah kerja BI Kediri. Menurut Wihujeng, dari total sekitar 196 ribu […]

    Bagikan
  • Gas Elpiji 3 Kg Langka di Magetan, Warga Kelimpungan Harga Tembus Rp. 26 Ribu

    Gas Elpiji 3 Kg Langka di Magetan, Warga Kelimpungan Harga Tembus Rp. 26 Ribu

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kelangkaan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram kembali terjadi di Kabupaten Magetan dalam tiga hari terakhir. Tabung gas berwarna hijau itu mendadak sulit ditemukan di pasaran. Kalaupun tersedia, harganya melambung tinggi, bahkan mencapai Rp. 26 ribu per tabung jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Situasi ini menimbulkan keresahan […]

    Bagikan
  • Harga Tomat Anjlok, Pemkab Jalin Komunikasi Dengan Petani

    Harga Tomat Anjlok, Pemkab Jalin Komunikasi Dengan Petani

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun angkat bicara terkait merosotnya harga tomat hasil panen petani di Desa Kare, Kecamatan Kare, yang hanya dihargai Rp2 ribu per kilogram. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan langkah darurat penyerapan hasil panen. Dari upaya itu, sebanyak […]

    Bagikan
expand_less