Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Pelarian Berakhir, Polres Madiun Tangkap Totok Terduga Pelaku Penusukan Istri Siri dan Anak

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 498
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Terduga pelaku penganiayaan terhadap istri siri dan anak menjalani pemeriksaan oleh unit PPA Satreskrim Polres Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pelarian Totok, pria yang diduga menusuk istri sirinya dan anak perempuan korban di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, berakhir. Polisi menangkap Totok pada Rabu (19/8/2026), sehari setelah aksi penusukan yang mengakibatkan dua korban mengalami luka akibat senjata tajam.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan mengatakan, Totok diamankan anggota URC Opsnal Satreskrim Polres Madiun saat berada di jalan. Setelah ditangkap, Totok langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Madiun.

“Semalam ketika kita coba cari rumahnya tidak ada, hari ini kita berhasil amankan di jalan oleh anggota URC Opsnal Satreskrim Polres Madiun,” kata Agung, Rabu (19/8/2026).

Kasus ini bermula dari laporan dugaan penganiayaan berat terhadap anak yang diterima Polsek Wungu pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Polisi kemudian melakukan penyelidikan setelah mendapat informasi adanya penusukan terhadap seorang anak yang diduga dilakukan seorang pria.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aksi kekerasan tersebut diduga bermula dari cekcok antara Totok dan Widya di dalam rumah di Jalan Munggut Arum, Kelurahan Munggut.

Cekcok kemudian memanas hingga Totok diduga mengeluarkan pisau dan hendak menusuk Widya. Anak korban yang masih di bawah umur berusaha melerai pertengkaran tersebut.

Namun, menurut keterangan polisi, anak tersebut justru didorong hingga terjatuh. Setelah itu, korban diduga turut ditusuk oleh Totok.

“Ketika percekcokan mulai memuncak, si laki-laki mengeluarkan pisau yang tujuannya untuk menusuk korban. Namun, saat itu ada anaknya yang berusaha melerai, kemudian didorong jatuh dan setelah jatuh ditusuk,” ujar Agung.

Usai kejadian, Totok sempat melarikan diri. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mengevakuasi Widya dan anaknya ke RSUD dr Soedono Kota Madiun untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah seorang warga, Wahyu Trisayakti, mengatakan dirinya tidak melihat langsung aksi penusukan. Ia mengetahui kejadian setelah mendengar teriakan meminta pertolongan dan mendapati kedua korban dalam kondisi terluka.

“Saya hanya melihat korban sudah berlumuran darah. Saya bawa masuk ke rumah saya. Karena melihat itu sebuah kedaruratan, saya langsung ganti baju dan bawa ke rumah sakit,” ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, Widya mengalami luka di bagian samping perut, sedangkan anaknya mengalami luka di bagian perut atas. Kondisi anak tersebut sempat membuat warga khawatir karena mengalami pendarahan.

“Anak ini menutupi lukanya dengan jilbabnya, menahan darah. Tidak menangis sama sekali,” katanya.

Wahyu mengaku sebelumnya pernah mendengar adanya persoalan rumah tangga antara Totok dan Widya. Keduanya diketahui menjalani hubungan sebagai suami istri siri. Namun, Wahyu mengaku tidak mengetahui secara pasti persoalan yang memicu pertengkaran hingga berujung kekerasan.

Sementara itu, polisi masih mendalami motif di balik aksi penusukan tersebut. Agung menegaskan, pemeriksaan terhadap Totok masih berlangsung sehingga penyidik belum menyimpulkan secara pasti alasan pelaku melakukan penganiayaan.

“Ini saat ini masih kami dalami dalam proses penyidikan,” ujarnya.

Atas kasus tersebut, polisi menyebut Totok dapat dikenakan Pasal 80 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman pidananya maksimal lima tahun penjara.

Polisi masih melakukan penyidikan untuk mengungkap  rangkaian kejadian kasus penganiayaan tersebut, termasuk motif dan kondisi kedua korban. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pantau MPLS SMA/SMK, Dewan Pendidikan Jatim Ingatkan Pentingnya Edukasi Digitalisasi

    Pantau MPLS SMA/SMK, Dewan Pendidikan Jatim Ingatkan Pentingnya Edukasi Digitalisasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Pendidikan Jawa Timur melakukan pemantauan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA/SMK di Kota Madiun. Seperti yang terpantau di SMK Negeri 2 Madiun pada Rabu (16/07/2025) oleh Prof. Parji, Anggota Dewan Pendidikan Jatim didampingi oleh Kepala Sekolah serta Waka Kesiswaan. Pemantauan juga dilakukan di SMA Negeri 1 Kota Madiun […]

    Bagikan
  • PKB Tunjuk Riyin Nur Asiyah Jadi Plt Ketua DPRD Magetan, Gantikan Suratno yang Tersandung Kasus Korupsi Pokir

    PKB Tunjuk Riyin Nur Asiyah Jadi Plt Ketua DPRD Magetan, Gantikan Suratno yang Tersandung Kasus Korupsi Pokir

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik mengenai siapa kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan mengisi kursi pimpinan DPRD Magetan akhirnya terjawab. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB resmi menunjuk Riyin Nur Asiyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Magetan menggantikan Suratno yang saat ini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pokok-pokok pikiran (pokir). Kepastian tersebut […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Kepala BKN terkait Peran Strategis ASN di Lingkup Pemkot Madiun

    Ini Arahan Kepala BKN terkait Peran Strategis ASN di Lingkup Pemkot Madiun

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar kegiatan sosialisasi manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung di Ballroom Sun Hotel, Rabu (14/05/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Wali Kota Madiun dan Wakil WaliKota Madiun turut hadir dalam […]

    Bagikan
  • WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong percepatan digitalisasi layanan publik hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satu langkah yang tengah diwacanakan adalah penyediaan WiFi gratis di seluruh balai desa, guna menunjang pelayanan masyarakat yang lebih cepat dan transparan. Wacana tersebut mengemuka dalam kegiatan sarasehan dan sosialisasi digitalisasi pelayanan publik bertema “Sinergi Masyarakat […]

    Bagikan
  • Pudak Berbenah, Berbagai Cara Warga Atasi Limbah Kotoran Sapi

    Pudak Berbenah, Berbagai Cara Warga Atasi Limbah Kotoran Sapi

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Permasalahan limbah kotoran sapi yang menumpuk di Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo, kini mulai menemukan solusi. Limbah yang sebelumnya kerap mencemari sungai, kini diolah menjadi pupuk organik, bahan makanan untuk budidaya cacing, hingga diubah menjadi gas yang bermanfaat bagi warga. Salah satu warga Pudak, Sumali, berhasil mengelola kotoran sapi miliknya untuk pakan […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Dinas PUPR, Juga Sempat Datangi DPRD Ponorogo

    KPK Geledah Kantor Dinas PUPR, Juga Sempat Datangi DPRD Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan rangkaian penyidikan kasus dugaan suap jual beli jabatan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, tim penyidik melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ponorogo. Berdasarkan pantauan lapangan, sejumlah penyidik KPK memeriksa beberapa ruangan di […]

    Bagikan
expand_less