Berita Terkini
Trending Tags

Parkir Motor Semrawut Tutupi Panorama Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Akses dan Kenyamanan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 276
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Deretan motor parkir di tepi Telaga Sarangan tutupi panorama wisata. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan — Kawasan wisata Telaga Sarangan kembali menuai sorotan publik saat momen libur akhir pekan. Kali ini, keluhan bukan terkait tarif atau praktik harga tidak wajar, melainkan kondisi parkir sepeda motor yang dinilai semrawut hingga menutup panorama telaga dan mengganggu akses pejalan kaki.

Sorotan tersebut mencuat setelah sebuah video yang diunggah akun Facebook Mas Febrii viral di media sosial pada Minggu (10/5/2026). Rekaman itu memperlihatkan deretan sepeda motor terparkir memanjang di sisi jalan kawasan wisata, bahkan hingga memakan area pedestrian yang seharusnya digunakan pengunjung untuk berjalan santai menikmati pemandangan.

Unggahan tersebut dengan cepat memicu reaksi warganet. Dalam kolom komentar, banyak pengguna media sosial menyebut kondisi serupa kerap terjadi setiap akhir pekan maupun musim liburan panjang.

“Kalau hari libur memang sering seperti ini. Jalan buat wisatawan jadi sempit, mau lihat telaga tertutup motor-motor,” tulis salah satu netizen.

Keluhan juga datang dari wisatawan yang mengaku terganggu dengan menyempitnya ruang berjalan kaki. Sejumlah pengunjung menilai penataan kawasan wisata unggulan di Kabupaten Magetan itu terkesan kurang tertib dan belum mencerminkan destinasi wisata yang nyaman.

Hingga Minggu malam, video tersebut telah ditonton ribuan kali dan menuai puluhan komentar. Mayoritas warganet mendesak pemerintah daerah segera melakukan penataan serius agar kawasan tetap tertib, aman, dan estetis.

Menanggapi hal itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan angkat bicara. Kepala Dinas, Suwito, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami wisatawan.

“Kami mohon maaf atas kondisi tersebut. Penataan parkir kendaraan roda dua memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kami,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Suwito menjelaskan, banyak kendaraan roda dua telah masuk ke kawasan sebelum loket wisata dibuka, yakni sebelum pukul 06.00 WIB. Hal ini menyebabkan pengawasan dan pengaturan parkir belum dapat dilakukan secara optimal sejak pagi hari.

Sebagai langkah penanganan, pemerintah daerah tengah menyiapkan penataan melalui pembentukan tim gabungan lintas instansi, melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta dinas terkait lainnya. Tim ini nantinya difokuskan untuk mengatur arus kendaraan dan parkir, khususnya saat akhir pekan dan hari libur.

“Kami sedang membentuk tim kerja untuk membantu penataan, terutama pada Sabtu, Minggu, dan hari libur,” tambahnya.

Di sisi lain, masyarakat berharap upaya tersebut tidak berhenti pada rencana semata. Penanganan yang konkret dinilai penting untuk menjaga citra Telaga Sarangan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur yang nyaman dan layak dikunjungi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maidi : Ini Kontrak Perpanjangan Pengabdian Untuk Masyarakat

    Maidi : Ini Kontrak Perpanjangan Pengabdian Untuk Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Maidi – F. Bagus Panuntun telah resmi ditetapkan KPU Kota Madiun sebagai Walikota dan Wakil Walikota Madiun terpilih Pilkada tahun 2024. Meski tidak didampingi wakilnya, Maidi menerima Surat Keputusan KPU Kota Madiun Nomor 20 tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Kota Madiun Tahun 2024. Dengan […]

    Bagikan
  • Pasca Efisiensi Anggaran, Tender Proyek Fisik Belum Jalan

    Pasca Efisiensi Anggaran, Tender Proyek Fisik Belum Jalan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proyek fisik di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun belum menampakan aktivitasnya pasca penyusunan efisiensi anggaran. Seiring terpangkasnya anggaran APBD Kabupaten Madiun senilai Rp 45 Miliar guna menindaklanjuti Inpres No 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Kepala Bagian PBJ […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Tambah Armada untuk Layanan Balik Gratis Tujuan Jakarta

    Pemkab Madiun Tambah Armada untuk Layanan Balik Gratis Tujuan Jakarta

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun mendapat tambahan armada untuk layanan balik gratis dengan tujuan Jakarta. Tambahan satu unit bus ini berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) salah satu BUMD perbankan Jawa Timur. Kepala Dishub Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengungkapkan bahwa tambahan armada ini merupakan bagian dari upaya […]

    Bagikan
  • Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

    Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Cuaca ekstrem yang terus menghantam kawasan lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, selama dua pekan terakhir berdampak serius pada sektor pertanian. Kabut tebal dan curah hujan tinggi yang turun hampir setiap hari menyebabkan kerusakan parah pada tanaman sayuran. Hal itu membuat para petani kelimpungan menghadapi gagal panen dan anjloknya […]

    Bagikan
  • Sampah Menumpuk di Pantai Pancer Door Pacitan, Ancaman Serius bagi Pariwisata

    Sampah Menumpuk di Pantai Pancer Door Pacitan, Ancaman Serius bagi Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Keindahan Pantai Pancer Door di Pacitan tercoreng oleh menumpuknya sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai. Fenomena ini makin parah saat musim hujan, ketika volume sampah meningkat drastis. Tak hanya berasal dari aktivitas pengunjung dan warga sekitar, sebagian besar sampah diduga merupakan kiriman dari daerah lain yang terbawa aliran sungai dan […]

    Bagikan
  • Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dahulu menjadi menu santapan para raja Mataram, kini Sego Menok justru menjadi favorit masyarakat di sudut pelataran Pasar Penampungan Sayur Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Adalah Mbah Rubinah, seorang nenek berusia 83 tahun, yang mempertahankan kuliner klasik ini agar tetap hidup dan akrab di lidah rakyat. Setiap sore, Mbah Rubinah […]

    Bagikan
expand_less