Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita melakukan pemantauan terkait SPPG. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ponorogo membuat pemerintah daerah meningkatkan pengawasan secara ketat.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, turun langsung memastikan makanan yang diproduksi melalui program MBG benar-benar layak konsumsi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperketat proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Rita, mengatakan pengawasan dilakukan menyeluruh mulai dari proses pengolahan hingga distribusi makanan di SPPG.

Menurutnya, selama ini Pemerintah Kabupaten Ponorogo masih minim dilibatkan dalam pelaksanaan program MBG, termasuk dalam perizinan operasional, pengolahan, maupun distribusi makanan.

“Sehingga kalau tidak dikawal berbahaya dan berpotensi memicu KLB,” ujarnya.

Untuk mencegah hal tersebut, Pemkab Ponorogo menginstruksikan agar setiap SPPG hanya boleh beroperasi setelah dinyatakan lolos SLHS yang berada di bawah kewenangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo. Sertifikasi tersebut ditegaskan menjadi syarat mutlak berdirinya SPPG.

Berdasarkan data, dari total 117 SPPG yang telah memperoleh izin dari Badan Gizi Nasional (BGN), baru 49 SPPG yang mengantongi SLHS. Sementara itu, sebanyak 68 SPPG lainnya masih belum memiliki sertifikat laik higiene sanitasi.

“Jangan sampai airnya nanti ditemukan adanya bakteri E-coli. Kalau operasional dulu sementara SLHS belum keluar, itu berbahaya,” tegasnya.

Bunda Rita menambahkan, kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi standar operasional dalam pendirian SPPG di Ponorogo. Pihaknya juga berharap Badan Gizi Nasional memberikan izin agar kebijakan tersebut dapat diterapkan secara penuh di Bumi Reog.

“Ini salah satu cara kami membentengi agar tidak terjadi KLB di Ponorogo,” pungkasnya.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontingen Barongsai Kota Madiun Sabet Empat Emas di Kejurnas 2025 Bali

    Kontingen Barongsai Kota Madiun Sabet Empat Emas di Kejurnas 2025 Bali

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Atlet-atlet barongsai Kota Madiun menunjukkan taringnya di kancah nasional. Pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Barongsai 2025 yang digelar di Bali, 22–24 November, tim Kota Madiun berhasil mengamankan empat medali emas dari enam kategori lomba yang diikuti. Sebanyak 10 atlet diturunkan dalam ajang tersebut. Sejumlah nama tampil menonjol dengan capaian yang memukau, […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Komoditi Pertanian 

    Wali Kota Maidi Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Komoditi Pertanian 

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peringatan Hari Tani Nasional menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Madiun untuk semakin memperkuat ketahanan pangan daerah. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan tidur akan terus digencarkan agar bisa mendukung produktivitas pertanian. “Ketahanan pangan itu akan semakin meningkat jika lahan tidur kita hidupkan. Kita buat subur, kita carikan bibit […]

    Bagikan
  • Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Magetan, 1 Korban Dilarikan ke RSUD dr. Soedono

    Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Magetan, 1 Korban Dilarikan ke RSUD dr. Soedono

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – 1 korban kecelakaan di perlintasan kereta api sebidang JPL 08, KM 176+586, dekat Stasiun Magetan yang terjadi pada Senin siang (19/05/2025) dievakuasi ke RSUD dr. Soedono. Korban berinisial RH (22) saat ini tengah mendapat perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr. Soedono, dr. Heru […]

    Bagikan
  • KA Malioboro Ekspress Tabrak 7 Motor di Pelintasan KA JPL 08 Stasiun Magetan

    KA Malioboro Ekspress Tabrak 7 Motor di Pelintasan KA JPL 08 Stasiun Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kereta Api (KA) Malioboro Ekspress Relasi Purwokerto – Malang menabrak 7 sepeda motor di pelintasan KA JPL 08 Stasiun Magetan, tepatnya Desa Mangge Kecamatan Barat Kabupaten Magetan pada Senin (19/05/2025) sekitar pukul 12.50 WIB. Menurut informasi di lapangan, diduga peristiwa terjadi karena kelalaian dari petugas penjaga palang pintu perlintasan. Pasalnya, […]

    Bagikan
  • Rumah Nenek di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    Rumah Nenek di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kebakaran hebat melanda rumah milik Suwarti (83), warga Dusun Bayem Taman, Desa Jagir, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, pada Selasa (12/08/2025) dini hari. Api diduga dipicu korsleting listrik di area dapur. Rangka bangunan yang terbuat dari bambu dan kayu menyebabkan api dengan cepat merambat ke seluruh bangunan. Kapolsek Sine, Iptu Sutikno, bersama […]

    Bagikan
  • Ekonomi Kota Madiun Tumbuh 6,35 Persen pada Triwulan II 2025

    Ekonomi Kota Madiun Tumbuh 6,35 Persen pada Triwulan II 2025

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pertumbuhan ekonomi Kota Madiun menunjukkan tren positif pada triwulan II tahun 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat, ekonomi daerah setempat tumbuh sebesar 6,35 persen secara year on year (yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2025 yang tercatat 5,87 persen. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis, menjelaskan […]

    Bagikan
expand_less