Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Salurkan BLTD Bagi 2.104 Penerima Manfaat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 228
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PLT Wali Kota Madiun, F. Bagus menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) triwulan I tahun 2026 secara serentak. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) triwulan I tahun 2026 secara serentak, Senin (23/2/2026). Seperti dalam penyerahan bantuan yang dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (PLT) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun kepada penerima manfaat di Kelurahan Oro Oro Ombo Kecamatan Kartoharjo.

Dalam keterangannya, F. Bagus Panuntun menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sengaja diatur ritmenya agar dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, khususnya saat Ramadan ini dan IdulFitri mendatang.

“Hari ini penyerahan BLTD serentak di seluruh Kota Madiun. Ini untuk triwulan pertama. Kami mengatur ritmenya supaya masyarakat bisa memenuhi kebutuhan bahan pokok terlebih dahulu. Untuk bulan kedua dan ketiga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan Lebaran,” ujarnya.

BLTD triwulan I tahap pertama ini diberikan sebesar Rp200 ribu. Untuk tahap kedua akan diserahkan mendekati lebaran yakni Rp 400 ribu. Artinya, setiap penerima manfaat akan menerima total Rp600 ribu.

Tercatat sebanyak 2.104 warga Kota Madiun menjadi penerima manfaat BLTD murni yang bersumber dari APBD Tahun 2026. Total anggaran yang digelontorkan mencapai sekitar Rp1,2 miliar.

Pemkot Akan Serahkan BLTD DBHCHT untuk 970 Penerima Manfaat

Image Not Found
Pemerintah Kota Madiun mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) triwulan I tahun 2026. Foto : Kris-Sinergia

Selain itu, terdapat BLTD yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan jumlah 970 penerima manfaat. Nominal bantuan yang diberikan sama, yakni Rp200 ribu per bulan selama tiga bulan.

PLT Wali Kota menegaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan yang bersifat produktif dan mendesak, terutama kebutuhan pokok rumah tangga.

“Kami berharap bantuan ini digunakan untuk kebutuhan pokok, untuk kebutuhan buka puasa atau yang lainnya. Jangan digunakan untuk membeli rokok. Gunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat,” tegasnya.

Ia menambahkan, bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Adapun kriteria penerima manfaat BLTD adalah masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 5 berdasarkan data kesejahteraan sosial. Kelompok ini merupakan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah hingga menengah ke bawah.

Pemerintah Kota Madiun berharap, melalui bantuan ini, para penerima manfaat dapat memperkuat kondisi ekonomi keluarga dan secara bertahap keluar dari kelompok desil 1–5.

“Kita ingin bantuan ini bukan hanya sekadar membantu sementara, tetapi juga menjadi stimulus agar masyarakat bisa bangkit dan meningkatkan taraf hidupnya,” pungkasnya(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Kematian Sapi Akibat PMK di Magetan Naik Dua Kali Lipat

    Kasus Kematian Sapi Akibat PMK di Magetan Naik Dua Kali Lipat

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Angka kematian sapi akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Magetan pada tahun 2025 melonjak drastis dibanding tahun sebelumnya. Data Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) mencatat, hingga September 2025 sebanyak 59 ekor sapi mati akibat serangan PMK. Sementara pada 2024, jumlah sapi mati hanya 33 ekor. Sejak Januari hingga Agustus […]

    Bagikan
  • Mengenal Sosok Heru Setiawan, Rawat dan Sembuhkan Ratusan ODGJ

    Mengenal Sosok Heru Setiawan, Rawat dan Sembuhkan Ratusan ODGJ

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – 18 tahun bukan waktu yang sebentar bagi Heru Setiawan memberikan pengabdiannya dengan aksi sosial yang tinggi. Pria 55 tahun warga Desa Paringan Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo itu menjadikan rumahnya sebagai tempat perlindungan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Di pekarangan rumah berjejer kamar-kamar sederhana untuk menampung mereka yang terluka jiwanya. Dari […]

    Bagikan
  • Dampak Efisiensi, 6 Mobil KPU Ponorogo Ditarik

    Dampak Efisiensi, 6 Mobil KPU Ponorogo Ditarik

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Enam mobil operasional yang biasa digunakan oleh komisioner dan sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo ditarik oleh KPU Provinsi Jawa Timur. Langkah ini merupakan bagian dari efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat. “Enam mobil untuk ketua, anggota, dan sekretaris semua ditarik untuk ditiadakan,” ungkap Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk […]

    Bagikan
  • Harga Beras di Magetan Naik Sejak Maret, Panen Petani Malah Tak Maksimal Akibat Hama

    Harga Beras di Magetan Naik Sejak Maret, Panen Petani Malah Tak Maksimal Akibat Hama

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Harga beras di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan signifikan sejak Maret 2025. Kenaikan ini terjadi pada beras jenis medium hingga premium, dan berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat serta volume penjualan di tingkat pedagang. Menurut Heni, pedagang beras di Pasar Sayur Magetan, harga beras mulai merangkak naik secara bertahap sejak tiga […]

    Bagikan
  • Mayat Dalam Koper Dimutilasi, Kapolres Ngawi : Bagian Kaki dan Kepala Tidak Ada

    Mayat Dalam Koper Dimutilasi, Kapolres Ngawi : Bagian Kaki dan Kepala Tidak Ada

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi bersama Tim Kedokteran Forensik, terus menelisik penemuan mayat di dalam koper, yang menggemparkan warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kamis (23/01/2025). Bahkan, Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto turut memantau proses otopsi di RSUD Dr Soeroto, sekira pukul 14.40 WIB.  Menurut AKBP Dwi Sumrahadi, hasil sementara diketahui beberapa […]

    Bagikan
  • Pembangunan Rest Area Saradan Masih Tahap Kajian, KAI Daop 7 Madiun Tunggu Hasil Teknis

    Pembangunan Rest Area Saradan Masih Tahap Kajian, KAI Daop 7 Madiun Tunggu Hasil Teknis

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan rencana pembangunan rest area di kawasan perbatasan Madiun–Nganjuk, tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, masih dalam tahap kajian teknis dan perencanaan. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan proses awal pembangunan telah dimulai melalui survei lapangan […]

    Bagikan
expand_less