Pemkot Madiun Terapkan Ekonomi Sirkular MBG, Sisa Makanan Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Rabu, 17 Des 2025
- visibility 38
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi memiliki cara untuk memanfaatkan sisa makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut diungkapkan saat Maidi melakukan uji coba pemanfaatan sisa makanan MBG untuk pakan hewan ternak di kawasan Ngrowo Bening, Selasa (16/12/2025).
Hal ini mengusung konsep ekonomi sirkular, di mana sisa makanan dari program MBG tidak dibuang, melainkan dimanfaatkan kembali sebagai pakan ternak. Selanjutnya, hasil ternak tersebut diolah menjadi sumber pangan bergizi yang akan dikonsumsi kembali oleh anak-anak di Kota Madiun.
“Bagus tadi hasilnya. Kami melakukan uji coba dengan mengumpulkan sisa makanan dari tiga sekolah. Masing-masing sekolah sudah memiliki tempat penampungan sisa makanan yang bisa dimanfaatkan kembali,” ujar Maidi.
Ia menargetkan, mulai tahun depan setiap tiga sekolah di Kota Madiun wajib memiliki tempat penampungan sisa makanan MBG sekaligus lokasi pengembangan hewan ternak. Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan program tersebut.
“Lokasinya bisa di mana saja selama ada lahan kosong. Salah satu contohnya seperti di kawasan Ngrowo Bening,” jelasnya.
Lebih lanjut, Maidi menegaskan tidak ada pembatasan jumlah maupun jenis hewan ternak yang akan dikembangkan. Namun, hewan ternak tersebut harus memiliki nilai gizi yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak-anak. “Ke depan harapannya bisa ada lele MBG, angsa MBG, dan lainnya. Karena hewan-hewan itu nantinya akan diolah kembali menjadi makanan bergizi untuk anak-anak,” tandasnya. (Krs).
- Penulis: Kriswanto

