Berita Terkini
Trending Tags

Warga Serbu Sembako Murah di Koperasi Merah Putih

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peresmian Koperasi Merah Putih oleh Wali Kota Madiun Maidi. Foto: Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Merah Putih (KMP). Hingga saat ini, sebanyak 10 dari total 27 koperasi yang ditargetkan sudah resmi beroperasi. KMP Kelurahan Demangan telah diresmikan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, pada Jumat (10/10/2025).

Peluncuran koperasi tersebut disambut antusias masyarakat. Warga terlihat antre membeli berbagai bahan pokok yang dijual lebih murah dibanding harga pasar. Hal itu menjadi salah satu daya tarik utama keberadaan KMP di tingkat kelurahan.

Image Not Found
Maidi melakukan pengecekan koperasi Merah Putih. Foto: Surya – Sinergia

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Ia menegaskan, kunci keberhasilan koperasi terletak pada banyaknya anggota serta partisipasi aktif dalam pengelolaan dan kegiatan ekonomi di dalamnya.

“Di Kota Madiun ada 27 Koperasi Merah Putih, dan 10 di antaranya sudah siap dan beroperasi. Kita lihat dulu animo masyarakat dan jumlah anggota yang bergabung. Kalau anggota banyak dan koperasi bisa dioptimalkan, hasilnya akan hebat,” jelas Maidi.

Ia menambahkan, anggota koperasi juga diberi kesempatan untuk memberikan masukan demi pengembangan usaha. Semakin banyak anggota, semakin besar pula potensi pasar yang terbentuk.

“Kalau anggotanya 200–300 orang, kebutuhan mereka setiap hari bisa diinventarisasi, dan dari situ kita bisa tahu barang apa yang dijual serta ke mana distribusinya. Semua bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Untuk saat ini, pembiayaan koperasi masih mengandalkan modal dari anggota. Calon anggota yang berbelanja di koperasi turut berkontribusi dalam pembentukan simpanan.

“Keuntungan dari pembelian digunakan untuk menyicil simpanan anggota. Karena harga di koperasi lebih murah, masyarakat tentu lebih tertarik belanja di sana. Kita pakai modal sendiri dulu, dari anggota, agar lebih mandiri,” tutur Maidi.

Dengan konsep ekonomi gotong royong dan sistem keanggotaan yang kuat, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menekan harga kebutuhan pokok di Kota Madiun.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir April, BPBD Mitigasi Kekeringan

    Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir April, BPBD Mitigasi Kekeringan

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan melanda wilayah Kabupaten Madiun hingga akhir April 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menyebut kondisi ini terjadi seiring masuknya masa peralihan musim penghujan ke musim kemarau atau pancaroba. “Dimungkinkan masih terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang sampai akhir April […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar. Kondisi […]

    Bagikan
  • Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

    Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah situasi mencekam terjadi di Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Senin (23/2/2026) siang, ketika seorang pemuda mengamuk sambil membawa golok dan merusak atap rumah warga. Peristiwa ini bukan hanya mengejutkan, namun juga mengundang ketegangan panjang hingga enam jam sebelum akhirnya aparat kepolisian berhasil mengakhiri aksi berbahaya tersebut. Aksi itu bermula […]

    Bagikan
  • Gus Mensos Tekankan Evaluasi  Penerima Bansos Segera Digraduasi

    Gus Mensos Tekankan Evaluasi  Penerima Bansos Segera Digraduasi

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kementerian Sosial akan mengevaluasi penerima bantuan sosial ( Bansos) bagi penerima berusia produktif agar lebih tepat sasaran. Penerima Bansos berusia produktif akan dibatasi maksimal selama lima tahun dan akan didorong ke program pemberdayaan bagi lansia dan penyandang disabilitas bantuan sosial akan tetap diberikan. Hal itu disampaikan oleh Menteri Sosial RI […]

    Bagikan
  • Mako Polsek Geger Madiun Tampil Baru Usai Renovasi, Kapolres Resmikan Fasilitas

    Mako Polsek Geger Madiun Tampil Baru Usai Renovasi, Kapolres Resmikan Fasilitas

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Markas Komando (Mako) Polsek Geger, Kabupaten Madiun, resmi menampilkan wajah baru setelah menjalani proses renovasi. Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara pada Kamis (8/1/2026). Peresmian yang berlangsung di Mapolsek Geger ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti. Usai seremoni, Kapolres meninjau sejumlah ruangan serta fasilitas yang telah […]

    Bagikan
  • Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Udara dingin yang menyelimuti Kabupaten Magetan dan sejumlah wilayah di Selatan Indonesia dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian warga. Suhu udara terasa jauh lebih sejuk dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, bahkan pada siang hari. Sementara saat malam dan dini hari, hawa dingin semakin menusuk tulang. Banyak masyarakat mengaitkan fenomena ini dengan Apelion, yaitu […]

    Bagikan
expand_less