Berita Terkini
Trending Tags

Program TPS 3R DLHKP Magetan Dikritik : Banyak Dibangun, Minim Pengelolaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • visibility 205
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) yang digagas Dinas Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan (DLHKP) Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam. Meskipun belasan unit TPS 3R telah dibangun, pelaksanaan di lapangan dinilai belum mencerminkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Tercatat sedikitnya 22 titik TPS 3R telah berdiri di berbagai wilayah Magetan. Selain itu, pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai mitra pengelola sampah disebut telah merata hampir di seluruh desa.

Namun, kondisi di lapangan jauh dari harapan. Banyak fasilitas yang tidak difungsikan secara optimal. Sejumlah bangunan TPS 3R justru tampak mangkrak atau tidak aktif, dengan operasional yang lemah dan minim dampak nyata terhadap pengelolaan sampah.

Pemerhati lingkungan, Agus Pujiono, mengkritik keras pendekatan DLHKP yang dinilai hanya berorientasi pada proyek fisik. Menurutnya, program TPS 3R tampak seperti sekadar pemenuhan target proyek tanpa mempertimbangkan keberlanjutan.

“Ibarat orang lapar beli banyak makanan, tapi tidak dimakan karena sudah kenyang minum air putih. Banyak TPS 3R dibangun, tapi tidak dioperasikan optimal,” sindir Agus.

Ia menambahkan bahwa pembangunan KSM dan TPS 3R seringkali hanya menjadi ajang bagi-bagi proyek. Padahal, anggaran yang digunakan tidak sedikit. DLHKP dinilai juga belum mengimplementasikan secara optimal Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2019. Instruksi tersebut menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis desa, termasuk pembentukan KSM, operasional TPS 3R, pengembangan bank sampah, serta pengolahan sampah organik oleh masyarakat.

Hingga pertengahan 2025, hanya sedikit contoh implementasi yang dianggap cukup berjalan, salah satunya TPS 3R Sarangan Asri di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Fasilitas ini selesai dibangun pada 2022, namun pemanfaatannya belum maksimal akibat kurangnya sosialisasi dan dukungan operasional.

Di tengah stagnasi pengelolaan TPS 3R, DLHKP justru lebih memprioritaskan rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru di Desa Botok. Padahal, TPA eksisting di Milangasri telah mengalami kelebihan kapasitas sejak 2019.

“Ngapain terus bahas lahan TPA, padahal pengelolaan sampah di tingkat desa juga belum dimaksimalkan. Harusnya dikuatkan dulu yang sudah ada,” tegas Agus.

Jika tidak segera dibenahi, program TPS 3R dikhawatirkan hanya akan menjadi proyek tanpa jejak manfaat nyata, meninggalkan beban baru dalam pengelolaan sampah di tingkat daerah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gugat BRI Rp. 50 Miliar, Samsuri Tunjuk Haris Azhar Jadi Kuasa Hukum

    Gugat BRI Rp. 50 Miliar, Samsuri Tunjuk Haris Azhar Jadi Kuasa Hukum

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sempat viral karena rumahnya ditempeli stiker penunggak utang, Samsuri, warga Kelurahan Patihan Wetan, Babadan, Ponorogo, memilih melawan. Tak tanggung-tanggung, ia menggugat PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Pon ke Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo. Nilai gugatannya fantastis: Rp 50 miliar. Samsuri menunjuk aktivis hak asasi manusia (HAM) ternama Haris Azhar […]

    Bagikan
  • Jalan Surabaya-Pacitan di Slahung Ditutup Total Selama Pembersihan Longsor

    Jalan Surabaya-Pacitan di Slahung Ditutup Total Selama Pembersihan Longsor

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jalan Surabaya-Pacitan di KM 222, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, akan ditutup total selama dua jam pada Rabu, (19/03/2025). Penutupan dilakukan guna kelancaran proses evakuasi dan pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan. Hadi Santoso, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Ponorogo, menjelaskan longsor sebelumnya membawa material berupa bebatuan besar. Upaya […]

    Bagikan
  • Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu kekurangan guru yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan nasional disebut telah teratasi di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dalam jumlah besar membuat kebutuhan tenaga kependidikan terisi secara optimal. “Dengan adanya P3K paruh waktu, insya Allah tenaga kependidikan […]

    Bagikan
  • Mediasi Gugatan Lelang Proyek, Penggugat Minta Lelang Ulang Pemkot Madiun

    Mediasi Gugatan Lelang Proyek, Penggugat Minta Lelang Ulang Pemkot Madiun

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persidangan gugatan perdata yang diajukan dua kontraktor terhadap Pemerintah Kota Madiun terkait sengketa lelang proyek kini memasuki tahap mediasi. Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Madiun pada Kamis (30/10/2025) dipimpin oleh hakim mediator Putu Bisma Wijaya. Dalam proses mediasi tersebut, hakim meminta pihak penggugat maupun tergugat menyiapkan resume tertulis yang […]

    Bagikan
  • 2 Anak dari Buruh Serabutan Asal Kradinan Madiun Kini Masuk Sekolah Rakyat

    2 Anak dari Buruh Serabutan Asal Kradinan Madiun Kini Masuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Sekolah Rakyat mulai memberikan dampak nyata bagi keluarga prasejahtera di Kabupaten Madiun. Salah satunya dirasakan keluarga Darus Salam (52), buruh serabutan asal Dusun Gunting, Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, yang kini kedua anaknya diterima sebagai peserta didik Sekolah Rakyat. Sebelumnya, hanya putra bungsunya, Ali Farzan Nur Faeyza (8), yang terdaftar sebagai […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran 2026, Plt Wali Kota dan Forkopimda Cek Bahan Pokok dan Fasilitas Umum

    Jelang Lebaran 2026, Plt Wali Kota dan Forkopimda Cek Bahan Pokok dan Fasilitas Umum

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang momentum Hari Raya IdulFitri 2026, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Madiun melakukan peninjauan di sejumlah fasilitas umum pada Jum’at (13/3/2026). Rombongan Forkopimda meninjau gudang Perum Bulog Kantor Cabang Madiun yang berada di Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo. […]

    Bagikan
expand_less