Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Ratusan Tahun Terjaga, Tradisi “Kawin Air” Warisan Sakral dari Carangrejo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 284
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tradisi kawin Air masih dipertahankan warga desa carangrejo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Di tengah derasnya arus modernisasi, warga Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, masih teguh menjaga sebuah tradisi tua yang sarat makna: Kawin Air. Upacara ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi menjadi simbol hubungan harmonis antara manusia dan alam. Sebuah warisan spiritual yang telah bertahan selama ratusan tahun.

Pagi itu, Jumat (31/10/2025), suasana Bendungan Somorobangun di Desa Biting, Kecamatan Badegan, tampak ramai. Ratusan warga berjalan beriringan, sebagian membawa kendi tanah liat berisi air dari sungai, sebagian lainnya membawa sesaji. Tua muda berbaur dalam khidmat, menapak jejak leluhur mereka yang sejak lama meyakini air sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga dan disyukuri.

Ritual Kawin Air dimulai dengan doa bersama dan kenduri sederhana. Setelah itu, air dari aliran Sungai Somorobangun diambil dengan kendi, lalu dibawa ke Desa Carangrejo untuk “dikawinkan” dengan air dari Sendang Beji. Prosesi ini dipercaya sebagai simbol penyatuan dua sumber kehidupan yang memberikan berkah bagi pertanian dan kelangsungan hidup warga.

“Ini adalah tradisi mengawinkan dua sumber mata air, yaitu Sungai Somorobangun dan Sendang Beji. Sebelum pengairan dilakukan, warga mengadakan kenduri sebagai bentuk rasa syukur dan doa agar selalu diberi kelancaran serta kehidupan,” tutur Muhammad Mukhlis, salah satu petani Carangrejo, sambil menata kendi di pinggir sendang.

Menurut warga, asal-usul tradisi ini berakar dari legenda Mbah Doblang, tokoh yang dipercaya membawa tongkat sakti dari Sungai Somorobangun hingga ke Carangrejo. Dari seretan tongkat itu, konon muncullah aliran air yang menyuburkan desa.

“Dulu daerah sini masih hutan. Tapi karena Mbah Doblang membawa pulang tongkat mistiknya, muncullah sungai. Dari situ, warga mendapat pengairan dari Somorobangun. Sekarang dimodifikasi, dikawinkan dengan Embung Beji agar semakin membawa berkah,” jelas Kamsun, Kepala Desa Carangrejo.

Bagi warga Carangrejo, air bukan sekadar sumber penghidupan, tetapi juga simbol keseimbangan dan kesucian. Melalui Kawin Air, mereka belajar untuk tidak hanya mengambil dari alam, tetapi juga memberi penghormatan atas berkah yang diterima.

Kini, di tengah gempuran perubahan zaman, tradisi Kawin Air terus dijaga. Setiap tetes air yang “dikawinkan” menjadi pengingat bahwa keberlanjutan hidup manusia bergantung pada bagaimana ia memperlakukan alam.

Tradisi ini bukan hanya warisan budaya, melainkan juga doa panjang yang mengalir dari masa ke masa, dari tangan para leluhur hingga ke generasi hari ini — agar Carangrejo tetap subur, lestari, dan penuh berkah.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bazar Ramadhan, Korem 081/DSJ Sediakan Sembako Murah untuk Masyarakat

    Bazar Ramadhan, Korem 081/DSJ Sediakan Sembako Murah untuk Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Korem 081/Dhirotsaha  Jaya Madiun menggelar Bazar Ramadhan yang diselenggarakan di Pahlawan Business Center (PBC) pada, Selasa (25/03/2025). Kegiatan bazar ini juga diselenggarakan serentak di sejumlah wilayah yang ada di Indonesia.  “Bazar ini melibatkan berbagai pihak, seperti jajaran UMK Kodim, Bulog, PPI, […]

    Bagikan
  • 93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi melantik dan mengambil sumpah janji 93 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2026. Prosesi tersebut digelar di Pendopo Muda Graha, Kamis (9/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Madiun untuk menegaskan kembali pentingnya disiplin dalam birokrasi. Kepala Badan Kepegawaian dan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berencana mengubah fungsi Pasar Pahingan atau Pasar Hewan Maospati menjadi pusat kuliner dan UMKM (foodcourt). Langkah ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut serta mendukung aktivitas perguruan tinggi yang berada tidak jauh dari lokasi pasar. Rencana tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Arahan Wali Kota Madiun

    Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Arahan Wali Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggelar apel pada Kamis (05/06/2025) yang dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Lokasi tersebut direncanakan akan disulap menjadi destinasi wisata kebun buah di masa mendatang. Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, dan diikuti oleh seluruh jajaran […]

    Bagikan
  • PSHT Pusat Madiun Perkuat Peran Kehumasan Sajikan Informasi yang Akurat

    PSHT Pusat Madiun Perkuat Peran Kehumasan Sajikan Informasi yang Akurat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di era digitalisasi serta keterbukaan publik, penyajian informasi yang akurat dan akuntabel sangatlah penting. Hal itu tentu bertujuan untuk memberikan pencerahan kepada publik agar tidak termakan berita bohong atau hoaks. Disinilah peran humas sebuah organisasi sangat penting sebagai corong informasi. Dalam upaya memperkuat peran humas, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) […]

    Bagikan
  • Waduh ! Kasus HIV pada Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Magetan Meningkat

    Waduh ! Kasus HIV pada Calon Pengantin dan Ibu Hamil di Magetan Meningkat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan mencatat temuan kasus HIV/AIDS pada kelompok calon pengantin (Catin) dan ibu hamil. Data tersebut menunjukkan perlunya kewaspadaan dan pemeriksaan kesehatan sejak sebelum menikah. Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Magetan, Agus Yudi Purnomo, mengungkapkan bahwa terdapat 18 calon pengantin yang […]

    Bagikan
expand_less