Pertamina Siagakan Satgas RAFI 2026, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman Saat Ramadan-Lebaran
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 20
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Surabaya — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan kesiapan pasokan energi selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026 melalui pembentukan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI).
Satgas tersebut mulai beroperasi sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 mendatang untuk menjamin kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan peningkatan aktivitas perjalanan masyarakat diperkirakan mendorong kenaikan konsumsi energi, terutama untuk jenis BBM gasoline dan LPG.
“Proyeksi konsumsi gasoline selama periode Satgas diperkirakan meningkat sekitar 11,9 persen dari rata-rata normal 18.430 kiloliter per hari. Sementara konsumsi gasoil diperkirakan turun sekitar 9,8 persen dari rata-rata normal 8.805 kiloliter per hari karena berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang,” kata Ahad dalam keterangannya.
Selain itu, konsumsi minyak tanah (mitan) diperkirakan naik 7,3 persen dari rata-rata normal 375 kiloliter per hari, sedangkan LPG diprediksi meningkat sekitar 3,5 persen dari rata-rata harian 6.567 metrik ton.

Pertamina juga memproyeksikan puncak mobilitas masyarakat terjadi dalam empat fase, yakni dua puncak arus mudik pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.
Untuk memastikan kelancaran distribusi energi, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengoptimalkan infrastruktur yang terdiri dari 1.482 SPBU, 900 Pertashop, serta 1.296 agen LPG di seluruh wilayah operasional.
Selain itu, disiapkan 644 SPBU Siaga 24 jam dan 1.040 agen LPG Siaga. Pertamina juga menyiagakan sembilan titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, serta 36 unit Motorist atau Pertamina Delivery Service (PDS) yang dapat menjangkau pemukiman hingga jalur wisata.
Di jalur padat kendaraan, Pertamina menyiapkan 17 unit mobil tangki sebagai kantong suplai tambahan guna mengantisipasi lonjakan permintaan BBM.
Tak hanya itu, fasilitas Serambi MyPertamina juga dihadirkan di tiga titik rest area dan pusat keramaian. Layanan ini menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, seperti ruang istirahat, ruang menyusui, barbershop, mini klinik hingga area bermain anak.
Pertamina juga menyediakan ambulans di sejumlah titik strategis serta layanan porter gratis di beberapa bandara untuk membantu mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran.
Pengawasan distribusi energi dilakukan melalui sistem monitoring real-time di command center Satgas RAFI guna memastikan pasokan dapat segera ditambah jika terjadi lonjakan permintaan.
“Kami memastikan pasokan energi tetap aman selama Ramadan dan Idul Fitri. Masyarakat juga diimbau mengisi BBM lebih awal sebelum memasuki jalur padat serta memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk mengetahui titik layanan dan promo yang tersedia,” ujar Ahad. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Kris/Byg







