Berita Terkini
Trending Tags

Petani Milenial Sayangkan KP3 Vakum, Kran Potensi Penyimpangan Distribusi Pupuk Subsidi Bocor

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Stok pupuk subsidi di Gudang PT Pupuk Indonesia, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di Kabupaten Madiun yang vakum selama beberapa tahun terakhir dinilai memperlemah pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Kondisi ini membuka peluang terjadinya penyimpangan harga maupun alokasi di tengah ketatnya kebijakan pupuk dari pemerintah pusat.

Wakil Ketua Petani Milenial Kabupaten Madiun, Husain Fata Mizani, mengatakan ketiadaan KP3 membuat proses pengawasan hanya bergantung pada laporan kelompok tani dan pengecer, tanpa mekanisme kontrol yang terstruktur.

“Kami menyayangkan KP3 hingga kini belum terbentuk, padahal potensi kecurangan cukup tinggi seiring kebijakan pupuk dari pemerintah pusat,” ujar Husain saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).

Menurut Husain, harga pupuk di sejumlah wilayah memang cenderung stabil. Tetapi masih ditemukan laporan harga yang bergerak di atas ketentuan. Tanpa KP3, kata dia, pemerintah daerah kesulitan memetakan penyebab ketidakwajaran tersebut. Apakah murni akibat biaya distribusi, stok terbatas, atau adanya penyimpangan di rantai penyaluran.

“KP3 akan lebih mudah melakukan penelusuran terkait isu-isu pupuk yang berkembang di lapangan,” ujarnya.

Masalah lain yang mencuat adalah biaya distribusi dan ongkos bongkar yang biasanya dibebankan pada petani. Tambahan sekitar Rp. 5.000 dari harga HPP kerap dianggap sebagai kesepakatan internal antara kelompok tani dan penyalur. Namun, menurut Husain, tanpa pengawasan yang memadai, komponen biaya itu rentan dipelintir menjadi dalih untuk mark up. 

“Persoalannya adalah ketika tambahan biaya itu ternyata tidak benar, sehingga muncul dugaan mark up yang bisa menimbulkan persoalan hukum,” tuturnya.

Ia menambahkan, tidak sedikit kelompok tani yang kebingungan saat diperiksa aparat penegak hukum mengenai dugaan penyimpangan harga pupuk. Ketidakhadiran KP3 membuat ruang klarifikasi teknis tidak tersedia, sehingga persoalan kecil mudah membesar menjadi kasus hukum.

“Dengan adanya KP3, setiap persoalan bisa diselesaikan secara internal sebelum berkembang menjadi persoalan hukum yang lebih besar,” kata Husain.

Hingga kini, pemerintah daerah belum memberikan penjelasan mengenai alasan KP3 belum dibentuk kembali. Padahal, komisi tersebut memiliki mandat strategis diantaranya memastikan distribusi pupuk berjalan sesuai ketentuan, memediasi sengketa harga, dan menjadi penghubung antara petani, pengecer, serta aparat penegak hukum.

Tanpa struktur pengawasan yang jelas, risiko distorsi harga dan alokasi pupuk diperkirakan tetap berulang setiap musim tanam. Petani menunggu kepastian dan hingga kini, KP3 masih sekadar nama dalam regulasi, bukan lembaga yang bekerja di lapangan.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar Otodidak, Ini Cerita Sagita Sukses Jalankan Usaha Dimsum

    Belajar Otodidak, Ini Cerita Sagita Sukses Jalankan Usaha Dimsum

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kisah inspiratif datang dari Sagita Dwi Cahyani (20), seorang mahasiswi asal Perum Mojoarum RT 38/02, Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Di usianya yang masih muda, Sagita berhasil membangun usaha kuliner berbasis dimsum. Berawal dari iseng-iseng mencoba resep dimsum di rumah, kini Sagita telah menjalani usahanya selama satu tahun. Baru satu bulan […]

    Bagikan
  • Angka Pelanggaran dan Kecelakaan Turun, Operasi Zebra 2025 di Kota Madiun Beri Hasil Positif

    Angka Pelanggaran dan Kecelakaan Turun, Operasi Zebra 2025 di Kota Madiun Beri Hasil Positif

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 yang digelar serentak mulai 17 hingga 30 November membawa dampak positif bagi situasi lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota. Data kepolisian menunjukkan penurunan pada angka pelanggaran yang ditindak melalui tilang elektronik (ETLE), serta penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya. AKP Nanang […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

    DPRD Ponorogo Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menyatakan dukungan penuh terhadap Program Sekolah Rakyat (SR), yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut direncanakan akan mulai dijalankan di Ponorogo pada Juli 2025. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Priyatno, saat memberikan keterangan pers […]

    Bagikan
  • Pemuda di Ponorogo Tewas Diduga Usai Pesta Miras Oplosan

    Pemuda di Ponorogo Tewas Diduga Usai Pesta Miras Oplosan

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Budi Santoso (22), pemuda disabilitas sensorik asal Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Ponorogo ditemukan tewas setelah diduga mengalami overdosis usai pesta minuman keras (miras) oplosan. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Jetis, namun nyawanya tak tertolong. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (19/04/2025) tengah malam. Korban diketahui berpesta miras jenis arak jowo […]

    Bagikan
  • Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Para pedagang menyebut lonjakan ini dipicu oleh intensitas hujan yang mulai tinggi, menyebabkan banyak tanaman rusak dan gagal panen. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit dari sebelumnya berkisar Rp. 45–50 ribu […]

    Bagikan
  • Ratusan PPPK Akan Perkuat Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Magetan

    Ratusan PPPK Akan Perkuat Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Magetan

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penguatan tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus dilakukan seiring arahan dari pemerintah pusat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menempatkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guna menopang kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pengelolaan koperasi yang lebih profesional dan transparan. Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less