Berita Terkini
Trending Tags

Pohon Pisang Ajaib di Ponorogo Berbuah Enam Tandan Sekaligus

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 92
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kades tatung saat melihat pisang unik, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejadian tak biasa terjadi di Desa Tatung, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Sebuah pohon pisang jenis Ulin tumbuh dengan cara yang luar biasa. Pisang ini menghasilkan enam tandan buah dalam satu batang. Fenomena langka ini pun langsung menyita perhatian warga sekitar.

Pohon pisang yang berada di area belakang Masjid Jami Desa Tatung ini menjadi perbincangan karena keunikannya. Biasanya, pohon pisang hanya memiliki satu tandan dalam satu kali masa berbuah. Namun kali ini, satu pohon yang bercabang dua justru menghasilkan enam tandan sekaligus.

“Saya baru pertama kali melihat yang seperti ini. Satu pohon bercabang dua dan masing-masing cabang mengeluarkan buah. Total ada enam tandan,” ujar Aura Virginia, salah seorang warga yang penasaran dan datang langsung untuk menyaksikan keanehan tersebut, Jum’at (02/05/2025)

Pemilik pohon, Rudi Sugiharto, juga mengaku terkejut melihat pisang miliknya tumbuh tidak seperti biasanya. Menurutnya, meski ia sudah lama membudidayakan pisang jenis ini, baru kali ini ia menyaksikan pohonnya berbuah sebanyak itu.

“Pohon pisang ini benar-benar berbeda. Kalau biasanya muncul dua tandan saja sudah dianggap luar biasa, ini malah enam. Saya juga heran,” kata Rudi.

Agar pohon tidak tumbang karena beban berat buahnya, Rudi pun menambahkan penyangga dari kayu. Ia tetap merawat pohon tersebut dan berniat membudidayakannya lebih lanjut.

“Pisang ini banyak benihnya, panennya pun bisa lebih melimpah. Kalau dirawat dengan baik, hasilnya bisa untuk kesejahteraan juga,” ujar Rudi sembari tersenyum.

Rudi berharap keunikan pohon pisang miliknya dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus merawat dan mengembangkan tanaman lokal. Ia percaya bahwa tanaman seperti pisang Ulin memiliki potensi besar jika dibudidayakan dengan benar.

Ega patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025 yang jatuh pada Selasa (22/10/2025), siswa-siswi MAN 2 Kota Madiun bersama Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Madiun menggelar apel peringatan di halaman MAN 2 Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Mendukbangga Tinjau Distribusi MBG Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita di Kota Madiun

    Mendukbangga Tinjau Distribusi MBG Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita di Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Wihaji meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Madiun pada Rabu (26/2/2025). Didampingi Nyoto Suwignyo, Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN) serta Wakil Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun serta jajaran Forkopimda mengecek proses memasak hingga persiapan distribusi di dapur MBG […]

    Bagikan
  • Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi bejat seorang pria paruh baya asal Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial SR (51) ditangkap polisi atas dugaan mencabuli seorang siswi perempuan selama tiga tahun, sejak 2022 hingga awal 2025. Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengungkapkan, kasus ini terkuak setelah korban mengikuti kegiatan renungan di sekolah. “Korban lalu […]

    Bagikan
  • Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Keselamatan Semeru 2025

    Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Keselamatan Semeru 2025

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan pengendara kendaraan bermotor harus menerima sanksi tegas dari Satlantas Polres Madiun. Mereka terbukti melanggar ketertiban lalu lintas saat pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2025 yang digelar sejak 10 Februari lalu.  Kasatlantas Polres Madiun, AKP Andrian Permana menyebut 620 pelanggar tata tertib lalu lintas sejak berlangsungnya Operasi Keselamatan Semeru 2025 pekan […]

    Bagikan
  • Dua Pengendara Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Niken Gandhini

    Dua Pengendara Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Niken Gandhini

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Niken Gandhini, tepat di depan rumah makan Soto Borang, Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Senin (17/3/2025) pagi sekitar pukul 3:00 WIB. Dua sepeda motor bertabrakan dari arah berlawanan, menyebabkan kedua pengendara meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul […]

    Bagikan
  • Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Magetan dalam empat hari terakhir menyebabkan lima rumah roboh dan rusak berat. Peristiwa tersebut terjadi di tiga kecamatan, yaitu Ngariboyo, Poncol, dan Magetan. Meski menimbulkan kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kepala Pelaksana BPBD Magetan menjelaskan, cuaca ekstrem […]

    Bagikan
expand_less