Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polisi Bersih-Bersih Penyakit Masyarakat Jelang Lebaran

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Ponorogo memusnahkan barang bukti miras dari hasil oprasi penyakit masyarakat 2026. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Menjelang pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri melalui Operasi Ketupat, Polres Ponorogo lebih dulu menggelar Operasi Pekat atau penyakit masyarakat. Operasi ini menyasar berbagai aktivitas yang dinilai meresahkan masyarakat, seperti peredaran minuman keras ilegal hingga obat-obatan terlarang.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan operasi tersebut menjadi langkah awal untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat.

“Memang ada operasi khusus yaitu Operasi Pekat. Ini untuk menekan berbagai penyakit masyarakat, terutama yang berkaitan dengan narkoba dan minuman keras,” ujar Andin.

Dalam operasi tersebut, polisi menemukan dominasi barang bukti berupa minuman keras dan pil dobel L yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban masyarakat.

Sejumlah barang bukti minuman keras kemudian dimusnahkan. Di antaranya 10 jerigen arak jowo dengan total sekitar 300 liter. Selain itu, petugas juga memusnahkan 112 botol arak jowo ukuran 1,5 liter dengan total 168 liter. Tak hanya itu, polisi turut memusnahkan 50 botol arak Bali dengan total 30 liter serta dua karton minuman anggur merah yang berisi 24 botol.

Menurut Andin, operasi tersebut juga merupakan bentuk penghormatan terhadap bulan suci Ramadan sekaligus tindak lanjut imbauan dari unsur Forkopimda agar masyarakat menjaga ketertiban selama bulan puasa.

“Ini juga bagian dari imbauan pemerintah daerah, DPRD, dan Forkopimda agar kita bersama-sama menghormati bulan suci Ramadan,” jelasnya.

Image Not Found
Polres Ponorogo memusnahkan barang bukti miras dari hasil oprasi penyakit masyarakat 2026. Foto : Ega-Sinergia

Selain menindak peredaran miras, Satresnarkoba Polres Ponorogo juga mengungkap empat kasus peredaran obat terlarang selama operasi berlangsung. Dari kasus tersebut, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dengan barang bukti sebanyak 3.453 butir pil dobel L. Kasus tersebut terungkap di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Pulung, Sooko, serta wilayah Kabupaten Trenggalek.

Di sisi lain, Satlantas Polres Ponorogo juga menindak 119 pelanggar lalu lintas selama operasi berlangsung. Mayoritas pelanggar merupakan remaja berusia 12 hingga 19 tahun dengan jumlah 72 orang atau hampir 50 persen di antaranya masih di bawah umur. Pelanggaran didominasi penggunaan knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Selain itu, polisi juga mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi pada 14 Februari 2026 di SMKN 2 Ponorogo. Dalam kasus tersebut, tiga tersangka berhasil diamankan, yakni US asal Nganjuk, E asal Bojonegoro, dan BL asal Jember.

Polisi berharap melalui Operasi Pekat ini peredaran minuman keras dan obat terlarang dapat ditekan sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif menjelang Lebaran.(Ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendung Tebal, Hilal Awal Ramadan 1447 H Tak Terlihat di Kabupaten Madiun

    Mendung Tebal, Hilal Awal Ramadan 1447 H Tak Terlihat di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemantauan hilal untuk penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Madiun tidak membuahkan hasil. Selain posisi hilal yang masih berada di bawah ufuk, kondisi cuaca mendung tebal turut menghambat proses rukyatul hilal yang digelar pada Selasa (17/2/2026) sore. Pemantauan dilakukan oleh Kementerian Agama bersama Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LFPCNU) […]

    Bagikan
  • Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    Perkara Dugaan Penyelewengan Dana LKK Rp. 9,7 Miliar Segera Naik ke Penyidikan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun terus menelisik kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK). Dugaan penyelewengan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara yang ditafsir senilai Rp. 9,7 miliar. Kejari Kota Madiun mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat status perkara ini akan ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan. “Dalam waktu […]

    Bagikan
  • Hujan Deras dan di Sertai Angin Kencang Porak Porandakan Belasan Rumah dan Kandang Sapi

    Hujan Deras dan di Sertai Angin Kencang Porak Porandakan Belasan Rumah dan Kandang Sapi

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Madiun pada Sabtu sore (21 Desember 2024), menyebabkan belasan rumah di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebonsari, mengalami kerusakan. Tidak hanya rumah, sebuah kandang sapi milik kelompok peternak warga juga roboh akibat cuaca ekstrem tersebut. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan kerusakan parah […]

    Bagikan
  • Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

    Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa belasan siswa di SDN 2 Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Pemerintah setempat memastikan tidak ada kandungan bakteri berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Namun hasil uji ditemukan indikasi kuat adanya kontaminasi dari alat […]

    Bagikan
  • Waspada! Sarang ‘Tawon Ndas’ Sembunyi di Atap Rumah Warga Madiun, Begini Proses Evakuasinya

    Waspada! Sarang ‘Tawon Ndas’ Sembunyi di Atap Rumah Warga Madiun, Begini Proses Evakuasinya

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun kembali menerima laporan keberadaan sarang tawon vespa di rumah warga. Kali ini, laporan datang dari Putut Eko Yulianto warga Jalan Setya Yasa, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman pada Senin (02/03/2026) sekira pukul 19.30 WIB. 1 tim personil BPBD Kota Madiun diterjunkan untuk melakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Lupa Matikan Api, Dapur Warga dan Lima Ekor Kambing Hangus Terbakar

    Lupa Matikan Api, Dapur Warga dan Lima Ekor Kambing Hangus Terbakar

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah dapur rumah milik Suprapto (66) warga Dusun Wates, Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun mengalami kebakaran pada Kamis (05/06/2025) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30 juta. Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Ashari Darmawan, membenarkan […]

    Bagikan
expand_less