Berita Terkini
Trending Tags

Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 134
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tempat makan MBG, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa belasan siswa di SDN 2 Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Pemerintah setempat memastikan tidak ada kandungan bakteri berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Namun hasil uji ditemukan indikasi kuat adanya kontaminasi dari alat masak yang digunakan dalam proses pengolahan.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muchtar Wahid, membenarkan hasil tersebut setelah menerima laporan resmi dari Dinas Kesehatan dan Satgas Pengawasan MBG. “Dari hasil laboratorium, memang tidak ditemukan bakteri penyebab keracunan. Namun, ada dugaan kontaminasi yang berasal dari peralatan masak. Karena itu, kami merekomendasikan agar seluruh alat masak memenuhi standar SNI dan higienitas,” jelasnya, Senin (3/11/2025).

Berdasarkan hasil analisis laboratorium, makanan yang disajikan untuk siswa tidak mengandung bakteri berbahaya seperti E-coli maupun Salmonella. Namun, tim menemukan kemungkinan adanya kontaminasi yang berasal dari alat masak yang diduga tidak memenuhi standar kebersihan.

“Kemungkinan besar sumber masalah bukan dari bahan makanannya, tetapi dari alat masak yang kurang higienis. Jadi ke depan, kami tekankan agar peralatan pengolahan harus benar-benar sesuai dengan standar kesehatan,” tutur Muchtar.

Sebagai tindak lanjut, Satgas Pengawasan MBG yang terdiri atas unsur kesehatan, keamanan pangan, dan pengawasan mutu akan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses penyediaan makanan.

“Kami menunggu laporan lengkap dari Satgas. Semua pihak sudah bergerak agar pengawasan terhadap program MBG bisa lebih ketat dan menyeluruh,” tambahnya.

Muchtar menegaskan, pemerintah tidak akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis tersebut. Sebaliknya, program akan diperkuat melalui peningkatan standar kebersihan dapur serta pemeriksaan rutin terhadap peralatan masak di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sementara itu, seluruh siswa SDN 2 Kediren dan MI Nurul Dholam yang sempat mengalami mual dan pusing usai menyantap makanan MBG telah dinyatakan pulih. Tidak ada siswa yang memerlukan perawatan inap. “Anak-anak langsung pulang setelah menjalani observasi. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak agar lebih memperhatikan kebersihan alat masak,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Magetan juga telah menyampaikan laporan resmi hasil investigasi dan uji laboratorium tersebut kepada Kementerian Kesehatan sebagai bentuk tindak lanjut atas dugaan keracunan pangan di wilayahnya. “Setiap ada kejadian seperti ini, kami wajib melaporkannya ke pemerintah pusat. Saat ini seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” tutup Muchtar. (Nanto/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Pasar Sleko, Bulog Pastikan Stok Pangan Aman Selama Ramadan 1447 H

    Sidak Pasar Sleko, Bulog Pastikan Stok Pangan Aman Selama Ramadan 1447 H

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan monitoring harga bahan pokok di Pasar Sleko selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat. Wakil Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun, Willy Adi, turun langsung ke lapangan bersama jajaran staf. […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang menjerat seorang perwira polisi Polsek Manguharjo, Kota Madiun, memasuki babak baru. Dalam tahap penyidikan, Polres Madiun Kota menduga Iptu BS memiliki jaringan peredaran narkoba di Surabaya. Hal itu disampaikan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, usai apel jam pimpinan di halaman Mako […]

    Bagikan
  • BPBD Ngawi Minta Pengelola Wisata Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi

    BPBD Ngawi Minta Pengelola Wisata Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Kab. Ngawi – Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Ngawi harus menjadi kewaspadaan semua pihak. Termasuk bagi pengelola wisata alam yang ada di Kabupaten Ngawi. Terlebih, momen libur natal dan tahun baru tentu akan meningkatkan kunjungan di objek-objek wisata alam di Ngawi. Data dari BPBD Ngawi mencatat dalam beberapa hari terakhir cuaca ekstrem sering terjadi di […]

    Bagikan
  • Ramai-Ramai Personil BPBD dan PLN di Embung Pilangbango, Ada Apa.?

    Ramai-Ramai Personil BPBD dan PLN di Embung Pilangbango, Ada Apa.?

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah personil BPBD Kota Madiun bersama PLN UP3 Madiun ramai-ramai mendatangi Embung Pilangbango Kota Madiun pada Selasa (04/02/2025). Dengan cepat dan tanggap, mereka melakukan evakuasi kebencanaan. Proses evakuasi menggunakan perahu karet dan dapat dilaksanakan dengan aman. Ya, itu tadi merupakan kegiatan simulasi tanggap darurat banjir di Embung Pilangbango. Kegiatan ini […]

    Bagikan
  • Dinkes Magetan Temukan Ratusan Produk Makanan-Minuman Tak Layak Edar Menjelang Lebaran

    Dinkes Magetan Temukan Ratusan Produk Makanan-Minuman Tak Layak Edar Menjelang Lebaran

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mengungkap temuan ratusan produk makanan dan minuman yang tidak layak edar dalam rangkaian inspeksi keamanan pangan sepanjang Ramadan hingga menjelang Hari Raya IdulFitri 2026. Temuan ini didapat dari monitoring intensif yang dilakukan di seluruh kecamatan. Dari pemeriksaan terhadap sekitar 110 toko sampel, petugas gabungan menemukan total 467 […]

    Bagikan
  • Dari Pesantren ke Teknologi: Wapres Gibran Ajak Santri Pacitan Melek AI

    Dari Pesantren ke Teknologi: Wapres Gibran Ajak Santri Pacitan Melek AI

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Kamis (30/04/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mendorong generasi santri agar siap menghadapi era digital berbasis teknologi. Sejak tiba sekitar pukul 06.30 WIB, kedatangan Wapres disambut antusias oleh para santri serta jajaran […]

    Bagikan
expand_less