Berita Terkini
Trending Tags

49 Ribu Warga Magetan Terdata Sebagai Calon Penerima BLT Kesra, Verifikasi Masih Berlangsung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 222
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung Dinas Sosial (Dinsos) Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial (Dinsos) tengah melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap data 49.110 warga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–4. Mereka masuk dalam daftar calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Sementara Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang bersumber dari Kementerian Sosial RI.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menyebutkan bahwa pemerintah pusat telah menyalurkan data awal penerima bantuan dengan nilai bantuan sebesar Rp900.000 per penerima. Saat ini, tim di tingkat desa bersama pendamping sosial terus melakukan verval untuk memastikan ketepatan data penerima.

“Kami menerima data sekitar 49 ribu lebih calon penerima. Masih ada sekitar dua ratus nama yang belum selesai diverifikasi karena kendala teknis seperti aplikasi yang berjalan lambat. Kami ditargetkan menyelesaikan seluruh prosesnya hingga 2 November 2025,” ungkap Parminto, Kamis (30/10/2025).

Menurutnya, calon penerima BLT Kesra ditentukan melalui sejumlah kriteria, antara lain tidak pernah menerima bantuan sosial lainnya, bukan ASN, bukan anggota TNI atau Polri, serta memiliki penghasilan di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Sedangkan mereka yang telah meninggal dunia atau memiliki gaji di atas UMR akan dikeluarkan dari daftar penerima.

Parminto menjelaskan bahwa dalam tahapan verval, petugas di lapangan hanya memberikan status kelayakan bagi calon penerima. Hasil tersebut kemudian diunggah melalui sistem untuk selanjutnya disetujui oleh Dinas Sosial dan dikirimkan ke Kementerian Sosial RI sebagai data final.

“Tugas kami di Dinsos adalah memeriksa dan menyetujui hasil verval dari petugas lapangan, lalu meneruskannya ke Kemensos untuk finalisasi data penerima,” jelasnya.

Dari hasil sementara, sekitar 25.000 warga dinyatakan layak menerima BLT Kesra. Sisanya masih menunggu hasil akhir setelah seluruh proses verval selesai dilakukan. Parminto menambahkan, bantuan sebesar Rp900.000 tersebut tidak akan diberikan secara bertahap seperti di beberapa daerah lain.

“Proses finalisasi masih berjalan, jadi jumlah pasti penerima belum bisa dipastikan. Nantinya, penyaluran bantuan di Magetan akan dilakukan langsung oleh PT Pos kepada penerima,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lupa Matikan Api, Dapur Warga dan Lima Ekor Kambing Hangus Terbakar

    Lupa Matikan Api, Dapur Warga dan Lima Ekor Kambing Hangus Terbakar

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah dapur rumah milik Suprapto (66) warga Dusun Wates, Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun mengalami kebakaran pada Kamis (05/06/2025) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30 juta. Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Ashari Darmawan, membenarkan […]

    Bagikan
  • Dispendukcapil Madiun Gelar Layanan “Leladi Sesami” di Pasar Pundensari

    Dispendukcapil Madiun Gelar Layanan “Leladi Sesami” di Pasar Pundensari

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun menghadirkan pelayanan jemput bola bertajuk Leladi Sesami di Pasar Pundensari, Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Minggu (27/4/2025). Program ini dirancang untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat secara langsung di pusat aktivitas warga. Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Sayogyo, menyatakan bahwa Leladi […]

    Bagikan
  • Makin Dekat Lebaran, Disnakerin Kabupaten Madiun Pantau Pencairan THR

    Makin Dekat Lebaran, Disnakerin Kabupaten Madiun Pantau Pencairan THR

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M semakin dekat. Namun, hingga Selasa (25/03/2025), jumlah perusahaan yang telah melaporkan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun masih belum mencapai separuh dari total perusahaan skala besar hingga menengah di daerah tersebut. Kepala Disnakerin Kabupaten […]

    Bagikan
  • Belanja Pegawai Tembus 37 Persen APBD, Pemkab Magetan Hanya Usulkan 11 Formasi CASN 2026

    Belanja Pegawai Tembus 37 Persen APBD, Pemkab Magetan Hanya Usulkan 11 Formasi CASN 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengusulkan hanya 11 formasi dalam rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026. Jumlah itu merosot tajam dibandingkan rekrutmen sebelumnya yang membuka sekitar 1.250 formasi, terdiri atas 1.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 250 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kebijakan tersebut diambil bukan karena kebutuhan […]

    Bagikan
  • MPLS Sekolah Rakyat Madiun Dimulai 31 Juli, Puluhan Guru Bantu Disiapkan Untuk Bimbing Siswa

    MPLS Sekolah Rakyat Madiun Dimulai 31 Juli, Puluhan Guru Bantu Disiapkan Untuk Bimbing Siswa

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebanyak 262 calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Madiun dijadwalkan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai Jumat, 31 Juli 2026. Selama dua hingga tiga pekan, para peserta didik dari jenjang SD, SMP, dan SMA akan dibekali proses adaptasi sebelum memulai pembelajaran di sekolah berkonsep asrama tersebut. Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi […]

    Bagikan
  • Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Ambruk Diterjang Banjir, Ratusan Warga Terdampak

    Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Ambruk Diterjang Banjir, Ratusan Warga Terdampak

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah jembatan penghubung di Desa Ngrambe–Sidomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, putus total setelah diterjang banjir pada Selasa (24/2/2026) pagi. Runtuhnya jembatan ini terekam dalam sebuah video yang beredar di masyarakat, memperlihatkan kepanikan warga saat konstruksi utama jembatan roboh terseret arus. Dalam dua hari terakhir, wilayah tersebut diguyur hujan deras hingga menyebabkan […]

    Bagikan
expand_less