Ratusan Personel Gabungan Amankan Doa Bersama HUT ke-103 PSHT di Magetan
- account_circle Buyung Wahyu
- calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
- visibility 22
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai wilayah di Kabupaten Magetan memadati GOR Ki Mageti, Sabtu (4/10/2025), dalam acara Doa Bersama dan Tasyakuran memperingati Hari Ulang Tahun ke-103 PSHT.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polres Magetan menerjunkan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur.
Sebanyak 521 personel Polres dan Polsek jajaran dikerahkan, diperkuat oleh 1 SST Brimob, 1 SST prajurit Kodim 0804, 1 SST Kopasgat Lanud Iswahyudi, serta petugas Satpol PP, Dishub, dan Korlap T. Sinergi lintas instansi ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Acara yang dihadiri Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd., Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, Forkopimda, serta para ketua perguruan pencak silat se-Magetan, berlangsung khidmat dan penuh semangat persaudaraan. Suasana guyub tampak jelas saat ribuan warga PSHT bersama-sama memanjatkan doa dan rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang telah berusia lebih dari satu abad.
Dalam sambutannya, Bupati Nanik menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga bentuk refleksi atas nilai-nilai luhur yang diajarkan PSHT.
“PSHT tidak hanya membentuk ketangguhan fisik, tetapi juga karakter dan moral. Kekuatan sejati ada pada hati yang luhur, rasa persaudaraan, dan pengabdian kepada bangsa,” tuturnya.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kerendahan hati dengan falsafah Jawa ‘Ojo Dumeh, Ojo Adigang, Adigung, Adiguna’—pesan agar setiap insan tetap berbuat baik tanpa kesombongan.
Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada PSHT Magetan yang telah melahirkan banyak atlet berprestasi.
“Kita patut bersyukur karena banyak kader PSHT yang membawa nama Magetan hingga tingkat nasional dan internasional. Lebih dari sekadar prestasi, olahraga harus menjadi gaya hidup sehat demi masyarakat yang kuat dan sejahtera,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut menjaga situasi aman dan kondusif selama acara berlangsung.
“Kerjasama antara aparat dan masyarakat terbukti menciptakan suasana yang damai. Ini menunjukkan bahwa rasa persaudaraan dan kebersamaan menjadi kunci keamanan bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polres Magetan akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai perguruan silat di wilayahnya.
“Dengan semangat ‘Bersama perguruan silat Magetan, sing akur kabeh sedulur,’ kami ingin membangun Magetan yang aman, damai, dan bersatu. Mari kita jaga persaudaraan ini agar tetap hangat dan harmonis,” pungkas Kapolres.
Kusnanto – Sinergia
- Penulis: Buyung Wahyu


