Berita Terkini
Trending Tags

Rayakan HUT ke-530 Ponorogo, Puluhan Mahasiswa Beri Bingkisan Simbolis ke Kejaksaan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mahasiswa serahkan bingkisan simbolis ke Kejari. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Kamis (13/8/2026). Mereka membawa sejumlah bingkisan simbolis sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap Kejari Ponorogo dalam mengusut dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Ponorogo.

Aksi tersebut digelar dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo yang diperingati pada 11 Agustus 2026. Selain memberikan dukungan, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan agar penanganan perkara dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Ponorogo dilakukan secara transparan dan tidak tebang pilih.

Ketua PC PMII Ponorogo, Ulil Arzaq Ahmadi, mengatakan bingkisan yang diberikan kepada kejaksaan memiliki makna simbolis. Empat barang yang dibawa mahasiswa yakni cotton bud, obat tetes mata, cairan pembersih, dan obat luka.

Cotton bud, kata Ulil, menjadi simbol agar aparat penegak hukum terus mendengar suara dan aspirasi masyarakat. “Cotton bud untuk membersihkan telinga agar suara-suara rakyat bisa terus didengar,” ujarnya.

Sementara obat tetes mata dimaknai sebagai simbol agar kejaksaan dapat melihat seluruh persoalan secara jernih. Cairan pembersih menjadi simbol untuk membersihkan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Sedangkan obat luka merupakan simbol untuk mengobati kekecewaan masyarakat akibat berbagai persoalan yang terjadi di Ponorogo.

Dalam aksinya, PMII Ponorogo menyampaikan sejumlah tuntutan. Pertama, mahasiswa meminta kejaksaan mengusut tuntas dugaan penyimpangan tunjangan perumahan DPRD Ponorogo Tahun Anggaran 2023-2026 serta menelusuri seluruh pihak yang terlibat berdasarkan alat bukti tanpa tebang pilih.

Kedua, mereka meminta penelusuran aliran dana dan penghitungan kerugian negara dituntaskan secara final, transparan, dan akuntabel.

Ketiga, PMII mendesak adanya transparansi dalam proses penetapan tunjangan perumahan, mulai dari kajian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), dasar dan proses perubahan nilai kajian, penganggaran, realisasi pembayaran, penerima tunjangan, hingga proses pembentukan dan pengesahan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 111 Tahun 2022.

Keempat, mahasiswa meminta adanya evaluasi dan perbaikan tata kelola tunjangan perumahan berdasarkan hasil penyidikan. Penetapan besaran tunjangan dinilai harus mengacu pada prinsip kepatutan, kewajaran, rasionalitas, serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ulil berharap Kejari Ponorogo tidak berhenti pada dua tersangka yang telah ditetapkan dalam perkara tersebut. Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan hingga pengesahan aturan tunjangan perumahan perlu diperiksa secara menyeluruh.

“Harapan kami seluruh pimpinan saat itu diperiksa dan bertanggung jawab. Karena yang mengatur landasan hukum dan melegalkan aturan tunjangan perumahan itu dilakukan secara kolektif kolegial,” tegasnya.

PMII Ponorogo, lanjut Ulil, akan terus mengawal proses hukum perkara tersebut. Mereka bahkan siap kembali melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila menemukan indikasi penanganan perkara tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Kalau kejaksaan masuk angin dalam penanganan kasus ini, kami akan kembali dan menyuarakan dengan massa yang berlipat-lipat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, I Komang Ugra Jagiwirata, mengapresiasi dukungan dan aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

Dia memastikan aspirasi masyarakat, termasuk tuntutan terkait transparansi proses penghitungan nilai oleh KJPP dan perbaikan tata kelola tunjangan perumahan, akan menjadi perhatian Kejari Ponorogo dalam penanganan perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami juga ingin bersama masyarakat untuk memberikan pertanggungjawaban. Apalagi tuntutan dari masyarakat, kami akan laksanakan. Semoga ini menjadi amanah untuk masyarakat,” kata Ugra. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

    Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria bernama Kusnadi (40), warga Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang ibu rumah tangga. Pelaku diduga memperdaya korban dengan mengaku sebagai “Tuhan kedua” dan menjanjikan kesembuhan bagi suami korban yang menderita stroke. Penangkapan dilakukan oleh Satreskrim Polres Magetan […]

    Bagikan
  • KPK Periksa 13 Pejabat Pemkab Ponorogo, Pendalaman Kasus Suap Jabatan Masuki Babak Baru

    KPK Periksa 13 Pejabat Pemkab Ponorogo, Pendalaman Kasus Suap Jabatan Masuki Babak Baru

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali memasuki fase krusial. Pada Senin (01/12/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sedikitnya 13 pejabat Pemkab Ponorogo dalam agenda pemeriksaan maraton yang dipusatkan di Polres Madiun Kota. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya pemanggilan tersebut. Ia […]

    Bagikan
  • Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Ini Pernyataan Wali Kota Nonaktif Maidi

    Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Ini Pernyataan Wali Kota Nonaktif Maidi

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (11/6/2026). Sidang perdana tersebut beragendakan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain Maidi, dua terdakwa lainnya yang turut menjalani sidang perdana yakni mantan Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siagakan 800 Personel Gabungan, Waspadai Jalur Rawan untuk Arus Mudik Lebaran 2026

    Polres Magetan Siagakan 800 Personel Gabungan, Waspadai Jalur Rawan untuk Arus Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan memperkuat pengamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriyah tahun 2026 dengan menurunkan 800 personel gabungan dari TNI–Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, serta instansi pendukung lainnya. Seluruh personel tersebut akan ditempatkan di enam pos pengamanan, dua pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis jalur mudik. Kapolres Magetan […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, semangat dan aktivitas warga di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meningkat tajam. Desa ini tak sekadar bersiap menyambut hari besar keagamaan, namun juga menunjukkan denyut ekonomi yang hidup lewat sentra UMKM kerajinan anyaman bambunya. Desa Durenan dikenal sebagai penghasil besek, wadah tradisional dari bambu […]

    Bagikan
  • Adira Finance Expo di Madiun, Hadirkan Promo Pembiayaan hingga Umrah

    Adira Finance Expo di Madiun, Hadirkan Promo Pembiayaan hingga Umrah

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menggelar media gathering di Kota Madiun, Kamis (9/4/2026), sebagai bagian dari penguatan program loyalitas bertajuk “Umrah Untuk Sahabat” sekaligus pemanasan menuju gelaran Adira Expo Tebar Promo 2026. Kegiatan ini menjadi langkah perusahaan dalam mendekatkan layanan pembiayaan kepada masyarakat. Khususnya di wilayah dengan minat […]

    Bagikan
expand_less