Rumah Warga Sidorejo Magetan Roboh, Diduga Akibat Lapuk dan Cuaca Ekstrem
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 72
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Sebuah rumah milik Misran (46), warga Dukuh Balipanjang, Desa Widorokandang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, roboh pada Rabu pagi (8/4/2026) sekitar pukul 09.15 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Saat kejadian, Misran diketahui tengah berada di dapur. Tiba-tiba, bagian kuda-kuda atap rumah patah dan menyebabkan bangunan ambruk. Diduga kuat, kerusakan dipicu oleh kondisi bangunan yang sudah lapuk serta faktor cuaca dalam beberapa hari terakhir.
Perangkat Desa Widorokandang, Sarbini, menjelaskan bahwa rumah tersebut memang sudah lama mengalami kerusakan dan belum sempat diperbaiki karena keterbatasan biaya.
“Pemilik rumah saat itu berada di dapur. Sekitar pukul sembilan lewat, tiba-tiba rangka atap yang sudah lapuk roboh. Kondisi kayu memang sudah rapuh, ditambah beberapa hari terakhir hujan deras dan angin kencang,” ujarnya.
Ia menambahkan, material bangunan yang roboh sempat menimpa bagian rumah sebelah. Namun, dampak yang ditimbulkan tidak terlalu parah sehingga tidak menimbulkan korban.
“Kalau tidak tertahan bangunan di sampingnya, kemungkinan dampaknya bisa lebih besar,” imbuhnya.
Rumah tersebut diketahui hanya dihuni seorang diri oleh Misran. Saat ini, sebagian bangunan seperti dapur masih bisa digunakan, namun warga setempat telah berkoordinasi untuk membantu penanganan sementara.
Sekretaris Kecamatan Sidorejo, Wisku Bambang Dwihartono, mengatakan bahwa pihaknya bersama warga akan segera melakukan kerja bakti untuk memperbaiki rumah korban.
“Rencana minggu depan kami bersama warga akan bergotong royong membenahi rumah yang terdampak. Selain itu, kami juga akan mengusulkan bantuan ke instansi terkait agar rumah ini bisa diperbaiki secara layak,” jelasnya.
Menurutnya, selain faktor usia bangunan, curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir turut mempercepat kerusakan struktur rumah hingga akhirnya roboh.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk kerugian material masih akan didata lebih lanjut oleh pihak terkait,” tambahnya.
Untuk sementara waktu, Misran direncanakan akan tinggal bersama keluarga terdekat hingga kondisi rumahnya kembali layak huni. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez






