Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kelas Inspirasi 11, Saat Anak-Anak SD di Gemarang Belajar Langsung dari Para Profesional

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 250
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah Volunter dari Kelas Inspirasi Madiun mengajar di salah satu SDN di Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Suasana belajar di delapan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, berubah tidak seperti biasanya. Anak-anak tampak antusias menyambut para tamu istimewa, relawan dari berbagai profesi yang datang bukan untuk mengajar mata pelajaran, melainkan berbagi pengalaman hidup.

Mereka datang sebagai bagian dari Kelas Inspirasi Madiun 11, sebuah kegiatan tahunan yang mempertemukan siswa dengan para profesional dari berbagai bidang. Kegiatan ini melibatkan delapan sekolah diantaranya SDN Durenan 02, SDN Tawangrejo 04, SDN Gemarang 02, SDN Winong 02, SDN Batok 02, SDN Sebayi 01, SDN Durenan 04, dan SDN Nampu 05.

Para relawan berasal dari beragam latar belakang—dokter, dosen, fotografer, jurnalis, wirausaha, hingga pengacara dan konten kreator. Mereka datang dengan semangat sukarela untuk menularkan nilai kerja keras, kejujuran, dan semangat pantang menyerah.

“Para relawan tidak hanya menceritakan profesi mereka, tetapi juga menunjukkan bahwa setiap cita-cita bisa diraih dengan usaha dan ketekunan,” kata Totok Darminto, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Gemarang.

Sejak pagi, para siswa tampak bersemangat. Di beberapa sekolah, anak-anak menyiapkan sambutan sederhana, lengkap dengan lagu dan bunga kertas. Di dalam kelas, suasana belajar berubah menjadi lebih hidup—tawa dan tepuk tangan bersahut-sahutan saat para relawan berbagi cerita.

Di SDN Durenan 02, siswa belajar bersama seorang groomer kucing dan melihat langsung cara merawat hewan peliharaan. Di SDN Tawangrejo 04, anak-anak diajari dokter gigi tentang pentingnya menjaga kesehatan mulut.

Sementara di SDN Winong 02, relawan yang berprofesi sebagai konten kreator mengajak siswa membuat video pendek untuk menumbuhkan kepercayaan diri berbicara di depan kamera. Di SDN Durenan 04, seorang pengacara mengajak murid bermain peran menjadi pembela kebenaran.

Kegiatan serupa juga berlangsung di sekolah lain: anak-anak SDN Batok 02 mencoba menjadi penyiar cilik, siswa SDN Nampu 05 belajar dari apoteker tentang dosis obat, dan di SDN Sebayi 01 mereka berinteraksi langsung dengan petugas pemadam kebakaran. Sementara itu, siswa SDN Gemarang 02 mengenal profesi modern seperti data analyst, banker, dan digital marketer—profesi yang mungkin belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Menurut Totok, pengalaman semacam ini memberi dampak besar bagi dunia pendidikan di tingkat dasar. Guru-guru bisa belajar dari pendekatan para relawan yang komunikatif dan empatik, sementara siswa belajar melalui contoh nyata.

“Anak-anak jadi tahu bahwa pelajaran yang mereka dapat di sekolah punya manfaat langsung di dunia nyata,” ujarnya.

Selain memperluas wawasan siswa, Kelas Inspirasi juga memperkuat hubungan antara sekolah, masyarakat, dan kalangan profesional. Guru, siswa, dan relawan saling terlibat dalam suasana kolaboratif yang jarang ditemui di kegiatan belajar mengajar rutin.

Pihak sekolah mencatat sejumlah perubahan positif setelah kegiatan berlangsung. Banyak siswa yang lebih aktif bertanya dan mulai berani mengungkapkan cita-citanya. Nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja keras pun semakin terlihat.

Kegiatan ini juga mempererat gotong royong antar sekolah di Kecamatan Gemarang. Guru dan kepala sekolah saling membantu menyiapkan kegiatan, berbagi pengalaman, dan berkoordinasi dengan panitia Kelas Inspirasi Madiun.

“Kami merasa dunia pendidikan dasar tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari para profesional sangat berarti bagi tumbuhnya semangat belajar anak-anak,” kata Totok menegaskan.

Meski hanya berlangsung sehari, Kelas Inspirasi Madiun 11 meninggalkan kesan mendalam. Bagi para siswa, pertemuan itu membuka pandangan baru tentang masa depan. Bagi guru dan relawan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa inspirasi tak selalu datang dari ruang kelas—kadang dari kehadiran, cerita, dan ketulusan.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin tahunan. Dari sekolah-sekolah sederhana di pelosok, kami percaya akan lahir generasi hebat yang siap membawa perubahan,” tutup Totok.

Kelas Inspirasi Madiun 11 menunjukkan bahwa pendidikan inspiratif tidak harus rumit atau mahal. Cukup dengan kehadiran orang-orang yang peduli dan bersedia berbagi pengalaman hidup, anak-anak bisa melihat dunia dengan cara baru — dan mulai berani bermimpi lebih tinggi. (Tova/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPLS Sekolah Rakyat Madiun Dimulai 31 Juli, Puluhan Guru Bantu Disiapkan Untuk Bimbing Siswa

    MPLS Sekolah Rakyat Madiun Dimulai 31 Juli, Puluhan Guru Bantu Disiapkan Untuk Bimbing Siswa

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebanyak 262 calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Madiun dijadwalkan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai Jumat, 31 Juli 2026. Selama dua hingga tiga pekan, para peserta didik dari jenjang SD, SMP, dan SMA akan dibekali proses adaptasi sebelum memulai pembelajaran di sekolah berkonsep asrama tersebut. Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi […]

    Bagikan
  • Rapat Paripurna Nota Penjelasan Wali Kota Madiun terhadap 4 Raperda Tahap II Tahun 2025

    Rapat Paripurna Nota Penjelasan Wali Kota Madiun terhadap 4 Raperda Tahap II Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna pada Senin (16/06/2025) dengan agenda penyampaian nota penjelasan Wali Kota Madiun atas empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Madiun tahap kedua tahun 2025. Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya serta dihadiri langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Dalam kesempatan ini, […]

    Bagikan
  • Empat Petarung MMA Kota Madiun Siap Tarung di Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025

    Empat Petarung MMA Kota Madiun Siap Tarung di Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Empat atlet mixed martial arts (MMA) asal Kota Madiun resmi dilepas menuju Kabupaten Tuban pada Rabu (3/12). Mereka dijadwalkan tampil dalam Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025 yang akan berlangsung pada 5–7 Desember mendatang. Ketua IBCA-MMA Kota Madiun, Armaya, menjelaskan bahwa para petarung tersebut merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan di […]

    Bagikan
  • Ini Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Beruntun Yang Tewaskan 1 Pengendara Motor

    Ini Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Beruntun Yang Tewaskan 1 Pengendara Motor

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Thamrin, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Rabu (1/4/2026). Sebuah mobil Toyota Kijang menabrak tiga sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan, mengakibatkan satu pengendara meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di depan rumah nomor 11 milik warga […]

    Bagikan
  • Komplotan Pencuri yang Beraksi di Madiun–Magetan Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

    Komplotan Pencuri yang Beraksi di Madiun–Magetan Dibekuk, Satu Pelaku Masih Buron

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pelarian komplotan pencurian spesialis membobol tembok toko di wilayah Madiun dan Magetan berakhir. Tim Jatanras Satreskrim Polres Madiun meringkus lima orang pelaku di sebuah kamar kos di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu (14/1/2026). Lima tersangka yang diamankan masing-masing adalah Jumsah (48), warga Kelurahan/Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Amirudin (50), Muhlis […]

    Bagikan
  • Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    Anggota DPRD Ngawi Kembali Mangkir dari Panggilan Kejaksaan

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Winarto anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kembali dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi terkait kasus dugaan korupsi dalam pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Namun, ia kembali tidak hadir dengan alasan sakit, Jumat (16/05/2025). Politisi dari Partai Golkar itu tercatat telah tiga kali dipanggil oleh Kejari dalam kapasitasnya sebagai […]

    Bagikan
expand_less