Berita Terkini
Trending Tags

Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 209
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mencatat adanya 16 kasus suspek Campak pada anak sejak Januari hingga pertengahan Maret 2026, (16/3/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mencatat adanya 16 kasus suspek Campak pada anak sejak Januari hingga pertengahan Maret 2026. Meski begitu, hingga kini belum ditemukan kasus campak yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Madiun.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujiyanto, mengatakan laporan suspek campak mulai masuk sejak awal tahun ini dari sejumlah fasilitas kesehatan.

“Per Januari 2026 sampai saat ini untuk kasus yang positif atau konfirmasi alhamdulillah belum ada ditemukan di Kabupaten Madiun. Namun untuk kasus suspek sudah ada laporan yang masuk, total ada 16 kasus,” kata Dodik, Senin (16/3/2026).

Dari total 16 suspek tersebut, kasus terbanyak ditemukan di dua wilayah, yakni Kecamatan Saradan dan Kecamatan Geger yang masing-masing tercatat tiga kasus. Sementara sisanya tersebar di 13 kecamatan lain di Kabupaten Madiun.

Menurut Dodik, mayoritas laporan kasus dialami anak-anak, terutama balita. Gejala yang dilaporkan di antaranya demam tinggi, muncul ruam merah di kulit, mata merah, hidung meler (coryza), hingga mual dan muntah.

Untuk memastikan diagnosis, Dinas Kesehatan telah melakukan pengambilan sampel darah dari kasus suspek tersebut. Sampel kemudian dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari kasus suspek ini sudah kita lakukan pengambilan sampel darah dan dikirimkan ke BBLK Surabaya untuk memastikan apakah benar campak atau bukan. Sampai saat ini hasilnya masih kita tunggu,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun telah mengeluarkan surat edaran kewaspadaan kepada seluruh fasilitas kesehatan di wilayahnya.

Surat tersebut dikirimkan kepada 26 puskesmas serta tiga rumah sakit, yakni RSUD Caruban, RSUD Dolopo, dan RS Paru Dungus.

Fasilitas kesehatan diminta segera melaporkan jika menemukan pasien dengan gejala serupa campak agar dapat ditangani dan ditelusuri lebih cepat.

Selain itu, Dinkes juga menggencarkan kembali program imunisasi catch-up atau sweeping imunisasi bagi anak-anak yang status imunisasinya belum lengkap.

Image Not Found
Program imunisasi Campak akan dilaksanakan serentak mulai 30 Maret hingga 12 April 2026, Foto : Tova-Sinergia

Imunisasi serentak jelang Lebaran

Program imunisasi tersebut akan dilaksanakan secara serentak mulai 30 Maret hingga 12 April 2026 sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dodik menjelaskan, imunisasi campak diberikan dalam beberapa tahap, yakni dosis pertama pada usia 9 bulan, dosis kedua pada usia 18 bulan, serta dosis ketiga atau booster pada usia 5 hingga 7 tahun.

Selain imunisasi, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit yang menyebar melalui droplet tersebut, terutama menjelang momen Lebaran yang identik dengan kegiatan silaturahmi.

“Kami mengimbau masyarakat menjaga kebersihan, menjaga imunitas tubuh, menggunakan hand sanitizer, dan kalau tidak perlu jangan terlalu sering menyentuh bayi atau balita,” kata Dodik.

Ia juga menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif, terutama bagi bayi usia 6 hingga 12 bulan yang termasuk kelompok paling rentan terhadap infeksi campak. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Ketok Palu Dua Raperda, Maidi: Jadi Payung Hukum Yang Jelas

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Ketok Palu Dua Raperda, Maidi: Jadi Payung Hukum Yang Jelas

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan yang diawali dengan Pemandangan Umum dan Pendapat Akhir Fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Madiun, Senin malam (24/11/2025). Dalam rapat tersebut, DPRD Kota Madiun secara resmi menyetujui dua Raperda, yakni Raperda tentang Perusahaan Perseroan […]

    Bagikan
  • Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Kota Madiun, 10 Titik Pohon Tumbang, 1 Motor Tertimpa

    Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Kota Madiun, 10 Titik Pohon Tumbang, 1 Motor Tertimpa

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Madiun, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sedikitnya 10 titik pohon tumbang di sejumlah wilayah, dengan sebaran terbanyak berada di Kecamatan Manguharjo. Sementara, satu unit sepeda motor milik pengunjung di kawasan Taman Bantaran dilaporkan tertimpa pohon dan mengalami kerusakan. […]

    Bagikan
  • Jebakan Tikus Makan Korban Lagi! Petani 60 Tahun di Madiun Tewas Tersengat Listrik di Sawah

    Jebakan Tikus Makan Korban Lagi! Petani 60 Tahun di Madiun Tewas Tersengat Listrik di Sawah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jebakan tikus beraliran listrik kembali memakan korban jiwa di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Korban diketahui bernama Sukono (60), warga Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun ditemukan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik dari perangkap tikus yang terpasang di area persawahan. Ia ditemukan tak bernyawa di area persawahan Dusun Sedoro, Desa Tanjungrejo, […]

    Bagikan
  • Teror Kobra di Permukiman Warga, Puluhan Bayi Ular Dievakuasi Damkar Madiun

    Teror Kobra di Permukiman Warga, Puluhan Bayi Ular Dievakuasi Damkar Madiun

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Madiun mengevakuasi puluhan bayi ular kobra dari kawasan permukiman warga di Perumahan Green Indah, Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, Jumat (23/1/2026). Proses evakuasi berlangsung cukup lama lantaran sarang ular berada di bawah gorong-gorong saluran pembuangan air di dalam kompleks perumahan. Ular-ular tersebut diketahui baru menetas […]

    Bagikan
  • Awas! Ngabuburit di Sekitar Rel Bisa Picu Kecelakaan dan Jerat Hukum

    Awas! Ngabuburit di Sekitar Rel Bisa Picu Kecelakaan dan Jerat Hukum

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengeluarkan peringatan tegas kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur kereta api selama bulan Ramadan, khususnya saat ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa. Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas warga yang berkumpul di sekitar rel kereta, terutama selepas sahur dan […]

    Bagikan
  • Delapan Anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya Menyerah Setelah Operasi Satgas Yonif 501/BY

    Delapan Anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya Menyerah Setelah Operasi Satgas Yonif 501/BY

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Maybrat, Papua Barat – Pada 23 Desember 2024, Satgas Yonif 501/BY sukses menurunkan delapan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari Kodap IV/Sorong Raya beserta keluarga mereka. Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting setelah penyerahan diri tiga simpatisan OPM pada 15 Desember 2024. Penelusuran lebih lanjut mengungkapkan bahwa kedelapan individu tersebut merupakan bagian inti dari […]

    Bagikan
expand_less