Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mencatat adanya 16 kasus suspek Campak pada anak sejak Januari hingga pertengahan Maret 2026, (16/3/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mencatat adanya 16 kasus suspek Campak pada anak sejak Januari hingga pertengahan Maret 2026. Meski begitu, hingga kini belum ditemukan kasus campak yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Madiun.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujiyanto, mengatakan laporan suspek campak mulai masuk sejak awal tahun ini dari sejumlah fasilitas kesehatan.

“Per Januari 2026 sampai saat ini untuk kasus yang positif atau konfirmasi alhamdulillah belum ada ditemukan di Kabupaten Madiun. Namun untuk kasus suspek sudah ada laporan yang masuk, total ada 16 kasus,” kata Dodik, Senin (16/3/2026).

Dari total 16 suspek tersebut, kasus terbanyak ditemukan di dua wilayah, yakni Kecamatan Saradan dan Kecamatan Geger yang masing-masing tercatat tiga kasus. Sementara sisanya tersebar di 13 kecamatan lain di Kabupaten Madiun.

Menurut Dodik, mayoritas laporan kasus dialami anak-anak, terutama balita. Gejala yang dilaporkan di antaranya demam tinggi, muncul ruam merah di kulit, mata merah, hidung meler (coryza), hingga mual dan muntah.

Untuk memastikan diagnosis, Dinas Kesehatan telah melakukan pengambilan sampel darah dari kasus suspek tersebut. Sampel kemudian dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari kasus suspek ini sudah kita lakukan pengambilan sampel darah dan dikirimkan ke BBLK Surabaya untuk memastikan apakah benar campak atau bukan. Sampai saat ini hasilnya masih kita tunggu,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun telah mengeluarkan surat edaran kewaspadaan kepada seluruh fasilitas kesehatan di wilayahnya.

Surat tersebut dikirimkan kepada 26 puskesmas serta tiga rumah sakit, yakni RSUD Caruban, RSUD Dolopo, dan RS Paru Dungus.

Fasilitas kesehatan diminta segera melaporkan jika menemukan pasien dengan gejala serupa campak agar dapat ditangani dan ditelusuri lebih cepat.

Selain itu, Dinkes juga menggencarkan kembali program imunisasi catch-up atau sweeping imunisasi bagi anak-anak yang status imunisasinya belum lengkap.

Image Not Found
Program imunisasi Campak akan dilaksanakan serentak mulai 30 Maret hingga 12 April 2026, Foto : Tova-Sinergia

Imunisasi serentak jelang Lebaran

Program imunisasi tersebut akan dilaksanakan secara serentak mulai 30 Maret hingga 12 April 2026 sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dodik menjelaskan, imunisasi campak diberikan dalam beberapa tahap, yakni dosis pertama pada usia 9 bulan, dosis kedua pada usia 18 bulan, serta dosis ketiga atau booster pada usia 5 hingga 7 tahun.

Selain imunisasi, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit yang menyebar melalui droplet tersebut, terutama menjelang momen Lebaran yang identik dengan kegiatan silaturahmi.

“Kami mengimbau masyarakat menjaga kebersihan, menjaga imunitas tubuh, menggunakan hand sanitizer, dan kalau tidak perlu jangan terlalu sering menyentuh bayi atau balita,” kata Dodik.

Ia juga menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif, terutama bagi bayi usia 6 hingga 12 bulan yang termasuk kelompok paling rentan terhadap infeksi campak. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magetan Siapkan 235 Koperasi Desa Merah Putih, Target Beroperasi dalam Tiga Bulan

    Magetan Siapkan 235 Koperasi Desa Merah Putih, Target Beroperasi dalam Tiga Bulan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menargetkan pembentukan 235 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh desa dan kelurahan rampung dalam tiga bulan ke depan. Program ini menjadi tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam prioritas nasional pembangunan ekonomi desa. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan percepatan […]

    Bagikan
  • Berkas Korupsi Pokir DPRD Magetan P21, Tersangka Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

    Berkas Korupsi Pokir DPRD Magetan P21, Tersangka Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menyatakan penyidikan perkara dugaan korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020–2024 telah rampung. Berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 dan segera memasuki tahap penuntutan. Kejari Magetan menjadwalkan pelimpahan tahap II berupa tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kamis (20/8/2026). Setelah […]

    Bagikan
  • Bazar Murah TNI, Sarana Kembangkan Potensi dan Kreativitas Persit

    Bazar Murah TNI, Sarana Kembangkan Potensi dan Kreativitas Persit

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bazar murah TNI dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1446 H digelar di Pahlawan Business Center (PBC) Kota Madiun. Bazar itu digelar selama 2 hari, 25-26 Maret 2025. Puluhan stand UMKM digelar, mulai dari stand UMKM yang berasal dari masyarakat umum, hingga stand UMKM dari jajaran Persit KCK Koorcab […]

    Bagikan
  • 140 Penerima PKH di Madiun Ditargetkan Keluar dari Bansos, Modal Rp 3 Juta Jadi Ujian

    140 Penerima PKH di Madiun Ditargetkan Keluar dari Bansos, Modal Rp 3 Juta Jadi Ujian

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan ratusan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dapat keluar dari ketergantungan bantuan sosial pada tahun ini. Melalui program PKH Graduasi, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menyiapkan bantuan modal usaha sebagai langkah mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan program tersebut ditujukan bagi […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Tetapkan Tersangka LKK Manguharjo, Kerugian Negara Senilai Rp 207 Juta

    Kejari Kota Madiun Tetapkan Tersangka LKK Manguharjo, Kerugian Negara Senilai Rp 207 Juta

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menetapkan satu tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) Manguharjo periode 2017–2022. Suyatno selaku Ketua LKK Manguharjo ditetapkan tersangka usai tim penyidik pidana khusus (pidsus) mengantongi alat bukti yang cukup. Penetapan tersangka tersebut dibenarkan oleh Kasi Pidsus Kejari Kota […]

    Bagikan
  • 8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    8.924 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru di Ponorogo, Mayoritas Pelajar

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo –  Selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli, Operasi Patuh Semeru 2025 resmi berakhir. Satlantas Polres Ponorogo mencatat sebanyak 8.924 pelanggaran lalu lintas selama operasi berlangsung. Setidaknya ada 5.418 pelanggar hanya diberikan teguran, sementara 3.484 lainnya dikenai sanksi tilang. Mayoritas pelanggar berasal dari kalangan pelajar. “Jika dibandingkan dengan pelaksanaan tahun lalu, […]

    Bagikan
expand_less