Berita Terkini
Trending Tags

Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mbok Yem saat di tandu turun gunung lawu karena sakit, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Bagi pendaki di Gunung Lawu pada Ramadhan tahun ini akan terasa berbeda. Pasalnya, Mbok Yem memilih turun dari Gunung Lawu lebih awal. Biasanya, Mbok Yem baru turun menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dari foto dan video yang beredar di media sosial, Mbok Yem atau Wakiyem nampak ditandu oleh beberapa orang saat turun dari gunung pada Selasa (4/3/2025) atau bertepatan dengan hari keempat bulan Ramadan. Sejumlah pria bergantian menandunya dari warung di Hargo Dalem, Gunung Lawu, melalui jalur Cemorosewu.

Momen turunnya Mbok Yem ini diabadikan dalam sebuah video singkat yang diunggah melalui akun TikTok @Akuessa.

“4 Maret 2025 Mbok Yem turun gunung, sehat selalu Mbok Yem. Semua pendaki menantikan kehadiran Mbok Yem kembali di warung tertinggi di Indonesia,” tulis pemilik akun tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat di TikTok, Esa Adi Prasetya, pemilik akun, mengungkapkan bahwa sebagian besar orang yang menandu Mbok Yem adalah pendamping yang diminta oleh anaknya untuk membantu perjalanan turun.

“Saya kemarin ikut mendampingi. Selain pendamping, ada juga dua relawan dari PGL yang turut membantu. Total ada enam orang yang menemani perjalanan turun Mbok Yem,” kata Esa pada Rabu (5/3/2025).

Menurutnya, Mbok Yem mulai mengeluh sakit sejak awal Februari 2025. Kondisi fisiknya menurun, tubuhnya lemas, dan mengalami pembengkakan di kaki yang diduga akibat asam urat.

Menurut informasi, meskipun Mbok Yem turun untuk menjalani perawatan, warungnya tetap beroperasi seperti biasa. Dua orang yang biasanya membantu Mbok Yem di warung kini mengambil alih tugas melayani para pendaki.

“Warung tetap buka seperti biasa. Ada dua orang yang biasa membantu Mbok Yem tetap melayani pembeli di atas,” pungkasnya.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Pondok Ngawi

    Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Pondok Ngawi

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi digemparkan dengan penemuan jasad seorang anak berusia sekitar tujuh tahun di area Waduk Pondok, Kamis (11/9/2025). Jenazah pertama kali ditemukan oleh Supriyanto, Warga Setempat, saat hendak menyalakan mesin diesel untuk mengairi sawahnya. Ia curiga setelah melihat sepasang sandal anak-anak tergeletak di tepi waduk. “Dari […]

    Bagikan
  • Apel Penanaman Pohon, Pemkab Madiun Dorong Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan

    Apel Penanaman Pohon, Pemkab Madiun Dorong Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Apel Penanaman Pohon dalam rangka Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia sekaligus mendukung program Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan (Kaliber) Rabu (10/12/2025). Sebanyak 6.000 bibit pohon antara lain durian, alpukat, dan mangga ditanam serentak di tiga kecamatan wilayah hulu lereng Gunung Wilis, yakni Gemarang, Kare, dan Dagangan. Kawasan ini dipilih […]

    Bagikan
  • Kebijakan Impor Bebas Gula Dikhawatirkan Rugikan Petani, APTRI Angkat Suara

    Kebijakan Impor Bebas Gula Dikhawatirkan Rugikan Petani, APTRI Angkat Suara

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menghapus kuota impor untuk komoditas vital seperti gula mulai menimbulkan gejolak. Suara keberatan datang dari kalangan petani, khususnya yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI). Dalam sebuah pertemuan di Pabrik Gula Rejo Agung Baru, Kamis (17/4/2025), APTRI menyampaikan kecemasan mendalam. […]

    Bagikan
  • BMKG: Cuaca Kemarau Basah Masih Berpotensi Terjadi hingga Agustus

    BMKG: Cuaca Kemarau Basah Masih Berpotensi Terjadi hingga Agustus

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur hingga Agustus mendatang. Kondisi ini dipicu oleh sejumlah anomali atmosfer, termasuk aktivitas gelombang Madden Julian Oscillation (MJO), Rossby ekuator, gelombang Kelvin, hingga sistem konvergensi angin di kawasan tersebut. “Fenomena […]

    Bagikan
  • Libur Panjang, Jasa Marga Tol Ngawi-Kertosono Siapkan Layanan 20 Mobile Reader

    Libur Panjang, Jasa Marga Tol Ngawi-Kertosono Siapkan Layanan 20 Mobile Reader

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Libur panjang Hari Raya Kenaikan Isa Almasih yang jatuh pada akhir Mei 2025, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) memastikan seluruh layanan di ruas Tol Ngawi–Kertosono siap beroperasi secara optimal. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, menyebut pihaknya memprediksi lonjakan volume kendaraan hingga ratusan ribu unit selama periode libur ini. […]

    Bagikan
  • Gelorakan Semangat Gotong Royong, Bupati Madiun Buka BBGRM 2025 di Kebonsari

    Gelorakan Semangat Gotong Royong, Bupati Madiun Buka BBGRM 2025 di Kebonsari

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto resmi membuka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2025 di Lapangan Desa Kebonsari, Kecamatan Kebonsari, pada Rabu (25/06/2025). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat. Pelaksanaan BBGRM 2025 diawali dengan serangkaian kegiatan sosial, mulai dari donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, […]

    Bagikan
expand_less