Berita Terkini
Trending Tags

BMKG: Cuaca Kemarau Basah Masih Berpotensi Terjadi hingga Agustus

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 122
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Kabupaten Madiun diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi di tengah masa pancaroba dan kemarau basah, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur hingga Agustus mendatang. Kondisi ini dipicu oleh sejumlah anomali atmosfer, termasuk aktivitas gelombang Madden Julian Oscillation (MJO), Rossby ekuator, gelombang Kelvin, hingga sistem konvergensi angin di kawasan tersebut.

“Fenomena ini masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan,” kata Pengamat Meteorologi dan Geofisika Stasiun BMKG Nganjuk, Setiyaris, di Madiun, Selasa (10/06/2025).

Pergantian cuaca yang berlangsung cepat antara panas dan hujan turut memicu potensi pembentukan awan konvektif yang ekstrem. 

“Dalam kondisi seperti ini, awan-awan jenis Cumulus bisa berkembang menjadi Cumulonimbus, yang berpotensi menyebabkan petir, angin kencang, hingga puting beliung,” ujarnya.

Menurut Setiyaris, angin puting beliung terbentuk akibat perbedaan tekanan yang signifikan antara permukaan bumi dan awan di atasnya. Fenomena ini biasanya ditandai oleh dua tipe angin, yakni angin kencang dengan arah lurus dan angin puting beliung yang bergerak memutar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa wilayah dataran rendah cenderung lebih rentan terhadap kejadian angin ekstrem tersebut. “Daerah yang datar tanpa banyak penghalang seperti pepohonan atau lereng berpotensi lebih besar mengalami pembentukan angin kencang maupun puting beliung,” tuturnya.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa tidak menutup kemungkinan angin ekstrem juga dapat memengaruhi wilayah dataran tinggi jika proses pembentukan angin terjadi di bawah lalu bergerak ke atas, sehingga kawasan permukiman di ketinggian pun bisa terdampak.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Madiun dan sekitarnya, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama masa pancaroba dan kemarau basah yang diperkirakan berlangsung hingga Juli.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Dukung Pengembangan Unesa, Minta Kampus Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

    Pemkab Magetan Dukung Pengembangan Unesa, Minta Kampus Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Magetan. Namun, Pemkab berharap pengembangan kampus tidak hanya berorientasi pada perluasan fasilitas pendidikan, tetapi juga mampu menjadi pengungkit pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah lain di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan Nanik Sumantri mengatakan, keberadaan Kampus 5 […]

    Bagikan
  • Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memberikan penjelasan terkait Darus Salam (52), warga Dusun Gunting yang mengaku namanya tidak pernah tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos), meski hidup dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Kepala Dusun Gunting, Titis Riaswati, mengatakan Darus Salam memang masuk dalam kategori warga yang layak menerima […]

    Bagikan
  • Seleksi JPTP Pemkab Madiun Masuki Tahap Uji Kompetensi di UNS Solo

    Seleksi JPTP Pemkab Madiun Masuki Tahap Uji Kompetensi di UNS Solo

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Solo – Sebanyak 15 peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten Madiun menjalani uji kompetensi di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo sejak Senin (08/09/2025). Tahap ini berlangsung dua hari, dilanjutkan wawancara oleh panitia seleksi pada Rabu (10/09/2025). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, menjelaskan seluruh peserta […]

    Bagikan
  • Kendalikan Inflasi, Pemkab Ponorogo Jalin Kerjasama dengan Daerah Penyuplai Bahan Pangan

    Kendalikan Inflasi, Pemkab Ponorogo Jalin Kerjasama dengan Daerah Penyuplai Bahan Pangan

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bakal menjalin kerjasama dengan daerah lain guna memastikan pasokan bahan pangan tetap stabil menjelang IdulFitri. Langkah ini sebagai upaya dalam pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menegaskan sejumlah komoditas pangan di Kota Reog masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, seperti sayur […]

    Bagikan
  • 37 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

    37 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sebanyak 37 warga binaan dengan kategori risiko tinggi dari sejumlah lembaga pemasyarakatan di Jawa Timur resmi dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Security di Pulau Nusakambangan, Minggu (28/07/2025). Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiono, mengungkapkan bahwa seluruh warga binaan tersebut dipindahkan setelah melalui proses asesmen, penyidikan, dan […]

    Bagikan
  • SDN Setono Ponorogo Dua Tahun Berturut-turut Tanpa Siswa Baru

    SDN Setono Ponorogo Dua Tahun Berturut-turut Tanpa Siswa Baru

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Setono, yang terletak di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali tidak mendapatkan siswa baru pada tahun ajaran 2025/2026. Ini menjadi tahun kedua berturut-turut sekolah tersebut tidak menerima peserta didik baru di kelas 1. Plt Kepala SDN Setono, Suhadi, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa meskipun SDN Setono […]

    Bagikan
expand_less