Berita Terkini
Trending Tags

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, 800 Petugas Siap Sisir Pelaku Usaha di Kabupaten Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 235
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyematkan tanda pengenal kepada petugas Sensus Ekonomi 2026 saat pencanangan pelaksanaan sensus di Pendopo Muda Graha, Minggu (14/6/2026).

Sinergia | Madiun – Sebanyak 800 petugas Sensus Ekonomi 2026 resmi diterjunkan untuk melakukan pendataan sektor usaha dan aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Madiun. Pendataan yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut berlangsung serentak mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Pelepasan petugas dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam kegiatan Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Pendopo Muda Graha, Minggu (14/6/2026).

Bupati Hari Wuryanto menegaskan, sensus ekonomi menjadi instrumen penting bagi pemerintah untuk memperoleh data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat.

“Data yang diperoleh dari sensus ini sangat dibutuhkan pemerintah untuk menyusun program dan rencana kerja yang tepat sasaran. Karena itu kami berharap masyarakat memberikan jawaban yang jujur sesuai kondisi sebenarnya,” ujar Hari.

Ia juga meminta warga menerima kedatangan petugas sensus dengan baik serta memastikan identitas petugas sebelum memberikan informasi yang dibutuhkan.

Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, menjelaskan seluruh petugas telah dibagi ke wilayah tugas masing-masing hingga tingkat RT. Mereka akan bekerja secara serentak di seluruh kecamatan, bukan bergantian dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

“Sebanyak 800 petugas sudah mendapatkan alokasi tugas masing-masing sampai 31 Agustus 2026. Mereka akan turun bersamaan di seluruh wilayah Kabupaten Madiun mulai 15 Juni,” kata Wisma.

Image Not Found
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pendopo Muda Graha. Foto : Tova-Sinergia

Menurutnya, dalam pelaksanaan di lapangan, petugas akan lebih dulu berkoordinasi dengan kepala desa atau lurah setempat sebelum melakukan pendataan door to door kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Petugas juga akan melakukan dokumentasi berupa foto tampak depan bangunan serta kondisi sanitasi sebagai bagian dari prosedur pendataan yang telah ditetapkan BPS.

Wisma mengimbau masyarakat tidak khawatir apabila rumah atau tempat usahanya didokumentasikan oleh petugas.

“Memang itu bagian dari prosedur pendataan. Jadi masyarakat tidak perlu curiga ketika rumah atau tempat usahanya difoto karena itu merupakan bagian dari kegiatan sensus,” jelasnya.

Untuk menjamin keamanan dan keabsahan pendataan, BPS menyiapkan tiga identitas resmi bagi petugas, yakni rompi, surat tugas, dan kartu identitas. Namun, khusus kartu identitas fisik masih dalam proses distribusi dari tingkat provinsi.

Sebagai penggantinya sementara, petugas dapat menunjukkan identitas digital melalui aplikasi resmi BPS yang terdapat di telepon genggam masing-masing.Wisma menambahkan, penentuan jumlah petugas didasarkan pada hasil Sensus Ekonomi sebelumnya, pendataan usaha melalui program Kandedes Mobile sejak 2025, serta pemetaan Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat) yang telah dilakukan BPS.

Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data terkini mengenai kondisi usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat yang nantinya menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

Sebagai tanda dimulainya pelaksanaan sensus, Bupati Madiun secara simbolis menyematkan tanda pengenal kepada petugas sensus. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung hingga akhir Agustus mendatang. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Boks Vs Truk, 1 Orang Meninggal Dunia di TKP

    Mobil Boks Vs Truk, 1 Orang Meninggal Dunia di TKP

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (02/07/2025). Sebuah mobil boks bermuatan jeruk bertabrakan dengan truk yang keluar dari area Pabrik Gula Pagotan. Insiden ini mengakibatkan satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil boks bernopol AG 8345 VL dikemudikan […]

    Bagikan
  • Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

    Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah rumah warga di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terancam roboh akibat pergerakan tanah yang kian parah. Selain merusak permukiman, retakan juga muncul di jalan penghubung antar desa dan mengancam akses warga menuju Caruban. Peristiwa tanah bergerak itu terjadi di RT 17 Desa Sumberbendo. Gerakan tanah sebenarnya sudah […]

    Bagikan
  • Perbaikan Jalan Penghubung Desa Sejauh 1.100 Meter Jadi Sasaran TMMD ke-124 di Nganjuk

    Perbaikan Jalan Penghubung Desa Sejauh 1.100 Meter Jadi Sasaran TMMD ke-124 di Nganjuk

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia |Nganjuk – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang dimulai pada 6 Mei 2025 dilaksanakan serentak di 50 kota/kabupaten di Indonesia, salah satunya di Nganjuk, Jawa Timur. TMMD Nganjuk terpusat di Desa Lengkong Lor dan Desa Sumbermiri yang berada di Kecamatan Ngluyu. Sebagai sasaran utama akan dilakukan pengerasan jalan sepanjang 1.100 meter dan […]

    Bagikan
  • Bus Mila Hantam Truk Tronton di Tol Magetan, Sopir Terjepit dan 23 Penumpang Luka

    Bus Mila Hantam Truk Tronton di Tol Magetan, Sopir Terjepit dan 23 Penumpang Luka

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Magetan, Jawa Timur pada Sabtu (31/01/2026) dini hari. Sebuah bus penumpang Mila dengan rute Banyuwangi–Yogyakarta menabrak bagian belakang truk tronton bermuatan pupuk sekira pukul 01.50 WIB. Insiden tersebut terjadi di Kilometer 594, Desa Kartoharjo, Kecamatan Kartoharjo. Benturan keras membuat 23 penumpang mengalami luka-luka, sementara […]

    Bagikan
  • Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Panen kentang di Plaosan, Kabupaten Magetan, yang biasanya membawa harapan besar bagi petani, justru berubah menjadi beban. Supriyono, petani asal Desa Pacalan, hanya bisa pasrah melihat kentang di lahannya mulai membusuk karena tidak kunjung diambil oleh pabrik mitra. “Lahan hampir satu hektare saya terancam sia-sia. Pabrik cuma menyerap sekitar 40 persen […]

    Bagikan
  • Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Seorang ibu rumah tangga bernama Dewi Triawati warga Desa Kare Kec Kare Kab Madiun mencurahkan uneg uneg kepada Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Wanita berumur 42 tahun ini mengaku capek sudah memiliki 4 anak dan berniat mengikuti KB. “Saya sudah punya anak 4 Bapak. Sudah Capek,” ujar Dewi Triawati tersenyum malu. […]

    Bagikan
expand_less