Berita Terkini
Trending Tags

Kebakaran Hutan Pinus Lereng Lawu Magetan, Api Bergerak ke Ngawi akibat Angin Kencang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 54 menit yang lalu
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebakaran hutan pinus lereng Lawu mulai terkendali. (14/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan pinus di kawasan lereng Gunung Lawu, Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mulai terkendali di sisi Magetan. Namun, pergerakan api ke arah utara akibat tiupan angin membuat petugas gabungan memperluas upaya antisipasi hingga masuk wilayah Kabupaten Ngawi, Senin (14/9/2026).

Pergerakan api terjadi setelah kobaran yang awalnya muncul di kawasan hutan petak 50+A RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, merambat hingga melintasi sungai yang menjadi batas alami kawasan. Petugas kemudian memperkuat pembuatan sekat bakar di wilayah Kabupaten Ngawi untuk menghambat penjalaran api.

Waka Administratur Perhutani KPH Lawu Ds, Hermawan, mengatakan titik api pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah mendapatkan informasi, petugas Perhutani bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan warga segera bergerak menuju lokasi.

“Menurut informasi dari rekan-rekan, titik api awal ada sekitar pukul tujuh pagi. Segenap masyarakat, MPA, dan jajaran Perhutani, khususnya BKPH Lawu Selatan dan Lawu Utara, segera merapat ke titik api,” ujar Hermawan.

Di lokasi, petugas dan masyarakat membuat ilaran secara bersama-sama. Selain sekat buatan, keberadaan sungai di bawah kawasan kebakaran dimanfaatkan sebagai sekat alami untuk menghambat api agar tidak menjalar ke kawasan yang terdapat tanaman milik masyarakat.

Hermawan menjelaskan, vegetasi yang terbakar merupakan kawasan hutan pinus dengan semak dan material kering di bawah tegakan. Kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu faktor yang menyulitkan pengendalian api.

“Tanamannya pinus, di bawahnya ada rayutan dan ilalang. Kondisi angin sekarang memang kita antisipasi sejak awal,” katanya.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan selama kondisi kering. Sementara terkait penyebab kebakaran kali ini, pihak Perhutani masih melakukan penelusuran.

Image Not Found
Petugas berjaga memastikan titik api benar-benar padam. Foto : Kus-Sinergia

Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, perkembangan di lapangan menunjukkan api telah bergerak ke arah utara dan melintasi sungai. Petugas kemudian memperkuat pengamanan di wilayah Ngawi, tepatnya kawasan BKPH Lawu Utara di Campurejo.

“Dari perkembangan sampai jam dua belas, api sudah nyebrang sungai. Jajaran sudah berkumpul di sana untuk membuat ilaran juga di wilayah yang masuk Ngawi, di BKPH Lawu Utara, Campurejo,” jelas Hermawan.

Sementara itu, Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo mengatakan titik api di wilayah Kecamatan Panekan mulai berhasil diatasi. Pemadaman dan pengendalian dilakukan secara bersama-sama oleh BPBD, TNI, pemerintah daerah, PMI, serta unsur terkait lainnya.

“Untuk saat ini titik api yang ada di wilayah Kecamatan Panekan sudah bisa teratasi. Kita gabungan dari instansi terkait, ada BPBD, TNI, pemerintah daerah setempat, PMI juga,” kata Dodik.

Meski demikian, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Sejumlah personel masih bertahan di kawasan atas untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala.

“Yang di atas tinggal beberapa orang untuk memastikan bahwa titik api sudah benar-benar padam,” ujarnya.

Karena arah angin membawa api ke utara, Polres Magetan juga berkoordinasi dengan Polres Ngawi. Personel dan instansi terkait di Ngawi telah disiapkan untuk melakukan penanganan apabila api memasuki wilayah mereka.

Selain itu, posko antisipasi kebakaran akan didirikan sebagai bagian dari langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran susulan.

Dodik menegaskan, kawasan yang terbakar masih berada dalam kawasan Gunung Lawu. Vegetasi yang terbakar berupa pohon pinus di kawasan hutan pemerintah dan hutan rakyat.

Hingga Senin sore, kondisi api di sisi Magetan telah mulai padam, sedangkan pergerakan api ke arah utara menjadi perhatian petugas karena dipengaruhi angin. Pengawasan dan penyisiran terus dilakukan untuk mencegah api kembali membesar maupun meluas ke kawasan hutan di wilayah Ngawi. Adapun penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penelusuran oleh pihak terkait. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi A DPRD Magetan Nilai Hibah Lahan untuk Kampus Unesa Jadi Investasi Jangka Panjang Daerah

    Komisi A DPRD Magetan Nilai Hibah Lahan untuk Kampus Unesa Jadi Investasi Jangka Panjang Daerah

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komisi A DPRD Kabupaten Magetan menilai rencana hibah lahan untuk pengembangan Kampus V Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Maospati merupakan investasi strategis yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah. Keberadaan kampus dinilai tidak hanya memperkuat sektor pendidikan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat perkembangan kawasan perkotaan. Ketua Komisi […]

    Bagikan
  • 3 Rumah Warga di Desa Durenan Gemarang Tertimpa Tanah Longsor

    3 Rumah Warga di Desa Durenan Gemarang Tertimpa Tanah Longsor

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, pada Sabtu (15/3/2025), mengakibatkan beberapa desa di Kabupaten Madiun terendam banjir. Tidak hanya banjir, hujan yang terjadi juga mengakibatkan bencana tanah longsor. Seperti yang terjadi di Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, tanah longsor menimpa tiga rumah warga. Sebagai langkah cepat penanganan untuk membantu warga terdampak, […]

    Bagikan
  • 2 Pelaku Spesialis Pembobol Brangkas Alfamart Diringkus, Pakai Google Maps untuk Pantau Target

    2 Pelaku Spesialis Pembobol Brangkas Alfamart Diringkus, Pakai Google Maps untuk Pantau Target

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi dua pria asal Grobogan, Jawa Tengah, berakhir di tangan polisi setelah membobol sebuah gerai Alfamart di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Keduanya yakni Suparno dan Nur Sholikin kini harus mendekam di balik jeruji besi usai ditangkap jajaran Polres Madiun. Dalam konferensi pers yang digelar Polres Madiun, Jumat (7/11/2025), […]

    Bagikan
  • SiLPA Kota Madiun 2025 Tembus Rp154,79 Miliar, DPRD Soroti Perencanaan APBD dan Optimalisasi Aset

    SiLPA Kota Madiun 2025 Tembus Rp154,79 Miliar, DPRD Soroti Perencanaan APBD dan Optimalisasi Aset

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tahun anggaran 2025 menjadi sorotan dalam rapat paripurna DPRD Kota Madiun dengan agenda Pemandangan Umum (PU) Fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD 2025, Jumat (10/7/2026). Legislatif menilai besarnya SiLPA harus menjadi bahan evaluasi bersama agar kualitas perencanaan dan pelaksanaan […]

    Bagikan
  • DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel yang berdiri di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, dipastikan belum mengantongi izin resmi. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, pada Selasa (08/07/2025). Arik menyebut, hingga saat […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Terima 3.525 Dosis, DKPP Gencar Vaksinasi Cegah PMK

    Pemkab Madiun Terima 3.525 Dosis, DKPP Gencar Vaksinasi Cegah PMK

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menerima alokasi 3.525 dosis vaksin PMK dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan vaksinasi PMK dimulai di beberapa wilayah di Madiun, salah satunya di Desa Wayut, Kecamatan Jiwan pada Selasa pagi ( 21/1/2025). Sebanyak 200 ekor sapi milik warga telah divaksin. Petugas DKPP dibantu perangkat desa setempat mendatangi […]

    Bagikan
expand_less