Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Warga Jungke Magetan Panik, Gudang Rongsok Terbakar Hebat Dini Hari

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • visibility 235
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gudang rongsok di Jungke, Magetan terbakar hebat pada Minggu dini hari. (20/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda sebuah gudang rongsok di Desa Jungke, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (20/9/2026) dini hari. Api dengan cepat membesar dan melalap tumpukan barang bekas yang didominasi material plastik, karet, hingga material bercampur minyak.

Video amatir yang beredar di masyarakat memperlihatkan kobaran api membumbung tinggi dari area gudang. Kepulan asap tebal juga terlihat menyelimuti lokasi kejadian.

Kebakaran yang terjadi di dekat permukiman warga tersebut sontak membuat warga berhamburan keluar rumah. Sebagian warga berupaya membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Pemilik gudang rongsok, Sri Winarti, mengatakan dirinya pertama kali mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari tetangga sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, seorang tetangga yang hendak pergi ke pasar berusaha memberi tahu keluarga melalui ketukan pintu dan panggilan telepon.

“Kita taunya setengah tiga, kita panggil damkar itu jam tiga lewat baru datang,” kata Sri.

Menurut Sri, api diduga sudah mulai muncul sekitar pukul 02.00 WIB. Karena sebagian besar isi gudang berupa material yang mudah terbakar, api kemudian cepat membesar dan merambat ke tumpukan rongsok lainnya.

Asap pekat dari kebakaran juga mengganggu warga di sekitar lokasi. Hingga beberapa jam setelah kejadian, proses pemadaman masih berlangsung karena api belum sepenuhnya dapat dikuasai.

Sri menyebut gudang tersebut telah dikelolanya selama sekitar 3 tahun. Kebakaran ini menjadi kejadian pertama yang dialaminya selama menjalankan usaha tersebut. Terkait penyebab kebakaran, Sri memilih tidak berspekulasi. Ia menyerahkan pemeriksaan kepada petugas untuk memastikan sumber api berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara.

Kapolsek Karas AKP Danang Rahayu Winarno mengatakan polisi menerima laporan kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 02.30 WIB. Setelah menerima informasi, petugas langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan pemadam kebakaran.

Petugas bersama masyarakat sempat melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia sembari menunggu bantuan armada pemadam. Danang memastikan lokasi gudang yang terbakar berada cukup dekat dengan permukiman warga. Namun, hingga proses pemadaman berlangsung, api belum merembet ke rumah-rumah warga.

Image Not Found
Petugas Damkar mengerahkan empat unit kendaraan untuk memadamkan api. Foto : Kus-Sinergia

“Alhamdulillah aman, intinya tidak sampai ke rumah warga,” ujarnya.

Menurutnya, proses pemadaman menghadapi kendala karena material yang terbakar cukup beragam, mulai dari plastik, karet hingga material yang diduga bercampur minyak. Kondisi tersebut membuat api sulit dipadamkan secara cepat.

Petugas Damkar Kabupaten Magetan Dovi Saputra mengatakan pihaknya mengerahkan empat unit kendaraan untuk menangani kebakaran tersebut. Armada yang diterjunkan terdiri atas dua mobil pompa dan dua unit kendaraan pemasok air.

Besarnya volume material yang terbakar membuat kebutuhan air selama proses pemadaman cukup tinggi. Selain itu, kepulan asap tebal juga menyulitkan petugas menjangkau titik-titik api di antara tumpukan rongsok.

“Kesulitannya ini barang bekas dari plastik dan campuran, jadi asapnya sangat tebal dan membutuhkan suplai air yang banyak,” jelas Dovi.

Untuk membantu membongkar dan mengurai tumpukan material yang terbakar, petugas juga meminta bantuan dua unit ekskavator. Langkah tersebut diperlukan agar titik api yang berada di bagian dalam tumpukan rongsok dapat dijangkau dan dipadamkan.

Hingga Minggu pagi, api belum sepenuhnya padam dan petugas masih melakukan proses pemadaman serta pendinginan di lokasi. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi masih menunggu proses pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara sebelum menyimpulkan sumber maupun penyebab munculnya api. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengamankan sepasang suami istri dengan status pernikahan siri yang terlibat kasus pencurian sepeda motor milik keluarga sendiri. Mirisnya, korban merupakan ibu kandung dari pelaku laki-laki. Kedua pelaku yakni Irvan Rendy Saputra (23), warga Dusun Grojokan, Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, dan istrinya Rizqi […]

    Bagikan
  • Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Madiun Sepanjang 2025 Tercatat 370 Kasus

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Madiun Kota pada tahun 2025 ini mengalami kenaikan. Sesuai data per 15 Desember 2025, jumlah laka lantas di angka 370 kasus atau naik 1,65 persen dibandingkan 2024 dengan 364 kasus. Untuk korban meninggal dunia juga mengalami kenaikan di angka 36 korban, dibandingkan […]

    Bagikan
  • Motor Diparkir Saat Melayat, Pemuda di Magetan Jadi Korban Pencurian

    Motor Diparkir Saat Melayat, Pemuda di Magetan Jadi Korban Pencurian

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa pencurian sepeda motor menimpa seorang pemuda, Saputra Fatturohman, di Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa (24/3/2026) malam. Kendaraan miliknya raib saat ditinggal melayat bersama rekannya. Kejadian tersebut berlangsung di teras rumah milik Sutomo, warga Desa Mantren. Sepeda motor jenis Honda Vario dengan nomor polisi AE 2568 RC diparkir sekitar […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Menjalani Thawaf Ifadah di Masjidil Haram

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Menjalani Thawaf Ifadah di Masjidil Haram

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Makkah – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata bersiap untuk menjalani Thawaf Ifadah di Masjidil Haram pada Kamis (12/06/2025). Namun sebelum itu, para jemaah sarapan pagi di lantai P11 Pullman Hotel. Aneka menu mulai dari roti, keju, beef dan chicken mortadella, sup kacang, sosis dan sayuran. Tidak hanya itu, aneka minuman hangat dan dingin […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menghentikan sementara proyek pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) di Dusun Wungu, Desa Pilangkenceng, Kecamatan Pilangkenceng. Penertiban dilakukan lantaran proyek tersebut tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Penegakan Perda dan Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun, Danny Yudi […]

    Bagikan
  • Banyak yang Belum Tahu! Surga Alam Ini Ternyata Ada di Tulungagung

    Banyak yang Belum Tahu! Surga Alam Ini Ternyata Ada di Tulungagung

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung – Ranu Gumbolo di Dusun Bantengan, Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit masyarakat. Danau alami yang dikelilingi hutan pinus ini menawarkan suasana sejuk dan pemandangan yang menarik bagi pengunjung. Lokasinya berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Tulungagung, dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih […]

    Bagikan
expand_less