Berita Terkini
Trending Tags

Sirkuit Suryo Dikebut, Pemkab Magetan Bidik Gelar Kejurnas

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 87
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengembangan Sirkuit Suryo Magetan dipercepat, targetkan standar nasional dan Kejurnas, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pengembangan Sirkuit Suryo di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, terus dipercepat. Hal itu setelah Pemerintah Kabupaten Magetan menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dana tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Minggu (29/3/2026) lalu. Bantuan ini menjadi penopang utama pembangunan tahap lanjutan guna meningkatkan kualitas sirkuit agar memenuhi standar nasional.

Saat ini, Sirkuit Suryo memiliki lintasan sepanjang 1.030 meter dengan trek lurus 210 meter, lebar 8 meter, serta 11 tikungan. Sirkuit ini juga telah digunakan untuk menggelar Gubernur Cup Road Race Kejurprov Putaran I.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa fokus pembangunan tahap kedua diarahkan pada peningkatan sarana dan prasarana utama.

“Anggaran BKK ini kami prioritaskan untuk pembenahan lintasan, pembangunan tribun, Command Center, area parkir, hingga penguatan sistem mitigasi bencana agar sirkuit semakin layak,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, percepatan pembangunan dilakukan dengan melibatkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) agar seluruh aspek teknis sesuai standar.

“Kami ingin prosesnya cepat, tetapi tetap sesuai standar. Karena itu, IMI kami libatkan secara aktif, termasuk untuk memastikan kesiapan menuju kejuaraan tingkat nasional,” imbuhnya.

Menurut Nanik, jika seluruh tahapan pembangunan selesai, Sirkuit Suryo ditargetkan mampu menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional.

“Kalau semua fasilitas terpenuhi dan legalitas lahan sudah beres, kami optimistis Sirkuit Suryo siap naik kelas menjadi tuan rumah Kejurnas,” katanya.

Selain itu, Pemkab juga tengah mengkaji opsi pengelolaan oleh pihak ketiga. Skema tersebut diharapkan tetap memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pengelolaan akan kami kaji matang. Prinsipnya, harus profesional dan tetap memberikan dampak ekonomi bagi daerah,” jelasnya.

Ia juga menilai keberadaan sirkuit memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal.

“Event balap ini bukan hanya olahraga, tapi juga mampu menghidupkan UMKM, pariwisata, hingga sektor jasa di sekitarnya,” tuturnya.

Sementara itu, Pengurus IMI Jawa Timur, Kiagus Firdaus, menyampaikan sejumlah catatan evaluasi terhadap kondisi sirkuit saat ini.

“Kapasitas paddock yang ada masih terbatas, sehingga perlu diperluas. Selain itu, kami juga mendorong pembangunan fasilitas tambahan seperti gapura di pintu selatan,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya pelibatan IMI dalam setiap tahapan pembangunan, termasuk dalam pengelolaan ke depan.

“Dari sisi manajemen, kami menyarankan agar pengelolaan dilakukan oleh pihak ketiga yang profesional dan berbadan hukum, supaya event bisa berjalan lebih optimal,” katanya.

Menurut Kiagus, skema tersebut juga berpotensi meningkatkan pemasukan daerah.

“Lintasan bisa dimanfaatkan untuk latihan berbayar atau kerja sama dengan tim balap, sehingga ada nilai ekonomi yang terus bergerak,” ujarnya.

Ketua IMI Magetan, Risto Vialle, menambahkan bahwa peningkatan fasilitas menjadi kunci untuk naik ke level Kejuaraan Nasional.

“Masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, seperti penambahan paddock, perbaikan titik lintasan yang amblas, serta penyediaan tribun portabel yang lebih fleksibel,” jelasnya.

Ia optimistis, dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, Sirkuit Suryo dapat segera memenuhi standar nasional.

“Kalau sinerginya kuat, kami yakin sirkuit ini bisa segera naik kelas dan menjadi kebanggaan Magetan,” tandasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Sapi di Jimbe Ponorogo Mati Mendadak

    Sejumlah Sapi di Jimbe Ponorogo Mati Mendadak

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KAB.PONOROGO – Diduga terserang penyakit kulit dan mulut (PMK) sejumlah sapi di Desa Jimbe Kecamatan Jenangan Ponorogo mati mendadak. Seperti sapi milik purwoto (45) yang ditemukan mati mendadak pada Rabu 1 Januari 2025 lalu. Bahkan sebelumnya, juga ada 1 ekor sapi yang mati dengan gejala serupa. Menurut Ismiati, kerabat Purwoto menuturkan total kini 3 ekor […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan Eks-Dosen UMMAD Berlanjut, Polisi Tetapkan Tersangka

    Kasus Dugaan Pengeroyokan Eks-Dosen UMMAD Berlanjut, Polisi Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap mantan dosen Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Dwi Rizaldi Hatmoko terus bergulir di meja penyidik Polres Madiun Kota. Bahkan, kepolisian resmi menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Hal itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 5 Juni 2025 dengan nomor B/83/SP2HP-5/II/RES.1.6/2025/Satreskrim. “Sudah […]

    Bagikan
  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluhan terkait besaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Kabupaten Magetan beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi percakapan pada Sabtu (14/3/2026). Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa THR yang diterima para pegawai tidak mencapai satu juta rupiah, melainkan hanya berada di […]

    Bagikan
  • Grandskin, Produk Skincare Gagasan dari dr. Richard Lee, dr. Oky Pratama, dan dr. Ekles

    Grandskin, Produk Skincare Gagasan dari dr. Richard Lee, dr. Oky Pratama, dan dr. Ekles

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dunia kecantikan dan perawatan kulit mendapat angin segar di Kota Madiun. Sabtu (02/08/2025), ballroom Hotel Mercure menjadi saksi kemeriahan Grandskin Summit Madiun, sebuah acara perkenalan produk skincare yang kini resmi hadir di kota ini. Acara ini menjadi momentum penting dalam peluncuran produk-produk dari Grandskin, merk skincare yang digagas oleh tiga […]

    Bagikan
  • Enam Nama Calon Ketua DPC dan Tiga Calon Ketua DPD Jatim Diusulkan PDI Perjuangan Kota Madiun

    Enam Nama Calon Ketua DPC dan Tiga Calon Ketua DPD Jatim Diusulkan PDI Perjuangan Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun telah mengajukan nama-nama bakal calon pimpinan partai untuk periode 2025–2030. Dari hasil rapat Pimpinan Anak Cabang (PAC), enam nama diajukan sebagai calon Ketua DPC Kota Madiun dan tiga nama untuk calon Ketua DPD Jawa Timur. Proses ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Partai […]

    Bagikan
  • Evakuasi Sopir Truk Tertimbun Longsor di Magetan Terkendala Medan Sulit

    Evakuasi Sopir Truk Tertimbun Longsor di Magetan Terkendala Medan Sulit

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pencarian sopir truk yang tertimbun material longsor tambang di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih terus dilakukan hingga Sabtu (27/09/2025) malam. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menyebutkan bahwa dua alat berat sudah dikerahkan, tetapi medan yang sempit serta banyaknya material longsoran membuat […]

    Bagikan
expand_less