Berita Terkini
Trending Tags

Dinkes Ngawi Temukan 19 Suspek Campak, Hasil Laboratorium Masih Ditunggu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mencatat ada 19 kasus masuk kategori suspek campak, (7/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi mencatat sebanyak 19 kasus suspek campak selama periode Januari hingga awal April 2026. Hingga kini, belum ada kasus yang dinyatakan positif setelah melalui pemeriksaan laboratorium.

Kasus-kasus tersebut terdeteksi dari hasil pemantauan di berbagai fasilitas kesehatan (Faskes), khususnya pada pasien yang mengalami gejala demam dan ruam. Tim Kerja Imunisasi Surveilans Dinkes Ngawi, Daut Setyowahono, menyebut seluruh temuan masih berstatus dugaan dan memerlukan verifikasi lebih lanjut.

“Sejauh ini belum ada hasil laboratorium yang menyatakan positif campak. Namun dari laporan seluruh faskes, kami mencatat ada 19 kasus yang masuk kategori suspek,” jelas Daut, Selasa (7/4/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 sampel telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Sementara satu sampel lainnya masih berada di Dinkes Ngawi dan akan segera menyusul untuk diuji.

Daut menambahkan, pengambilan spesimen dilakukan sebagai langkah kewaspadaan dini guna memastikan setiap dugaan kasus dapat terdeteksi secara akurat.

“Kami lakukan pengambilan sampel sebagai bentuk deteksi dini, sehingga jika memang ada kasus positif bisa segera ditangani dan tidak meluas,” ujarnya.

Dinkes Ngawi juga terus memantau perkembangan kasus ini dengan mengacu pada data tahun sebelumnya. Pada 2025, tercatat dua kasus campak terkonfirmasi dari total 50 suspek yang ditemukan.

Sebagai langkah pencegahan, program imunisasi terus diintensifkan, termasuk melalui imunisasi kejar atau catch up campaign (CUC) yang menyasar anak-anak dengan status imunisasi belum lengkap.

“Kalau setelah skrining diketahui imunisasinya belum lengkap, maka langsung kami lakukan imunisasi kejar. Ini penting untuk menekan risiko penularan di masyarakat,” terang Daut.

Ia juga menekankan bahwa anak yang telah mendapatkan imunisasi lengkap memiliki perlindungan lebih baik terhadap penyakit campak.

“Anak yang imunisasinya lengkap umumnya lebih terlindungi. Kalaupun terpapar, gejalanya cenderung lebih ringan dibanding yang belum imunisasi,” imbuhnya.

Di sisi lain, Dinkes Ngawi masih menemukan adanya penolakan imunisasi dari sebagian kecil masyarakat. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari kondisi anak yang sedang sakit hingga alasan keyakinan orang tua.

Meski demikian, upaya edukasi terus dilakukan dengan melibatkan tenaga kesehatan dan pendekatan langsung ke masyarakat.

“Penolakan memang masih ada, tapi jumlahnya kecil. Kami terus melakukan sosialisasi dan pendekatan agar masyarakat semakin paham pentingnya imunisasi,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Posisi Kepala Sekolah di Kabupaten Madiun Kosong, Diisi Pelaksana Tugas

    Puluhan Posisi Kepala Sekolah di Kabupaten Madiun Kosong, Diisi Pelaksana Tugas

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) meninggalkan catatan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun. Puluhan jabatan kepala sekolah tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Madiun saat ini dalam kondisi kosong. Untuk sementara, posisi tersebut diisi oleh pelaksana tugas (Plt) yang ditunjuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Sekretaris […]

    Bagikan
  • Ternak Ayam Sering Hilang, Ternyata Jadi Mangsa Ular Sanca

    Ternak Ayam Sering Hilang, Ternyata Jadi Mangsa Ular Sanca

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

     Sinergia | Kab. Madiun – Warga lingkungan Jalan Anthorium Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun terutama warga di dekat sungai sering kehilangan ayam. Setelah ditelusuri dugaan warga setempat benar. Ternyata ada seekor ular sanca yang kerap memangsa ternak mereka.  “Dalam kurun waktu November 2024 hingga Januari 2025, ayam warga sini ada sekitar 6 ekor hilang. […]

    Bagikan
  • Awal Ramadhan, 5 Desa di Kabupaten Madiun Terendam Banjir

    Awal Ramadhan, 5 Desa di Kabupaten Madiun Terendam Banjir

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Madiun sejak Jumat sore hingga malam (28/2/2025) mengakibatkan puluhan rumah di lima desa, dua kecamatan terendam banjir. Bahkan akses jalan raya dari wilayah Kecamatan Pilangkenceng menuju Kota Caruban tertutup banjir, tepatnya di Desa Kedungmaron Kecamatan Pilangkenceng. Ketinggian air banjir setinggi pinggang orang dewasa atau 1 […]

    Bagikan
  • Pengrajin Genteng Magetan Sambut Antusias Wacara Program Gentengisasi dari Presiden Prabowo

    Pengrajin Genteng Magetan Sambut Antusias Wacara Program Gentengisasi dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah musim penghujan yang menekan kapasitas produksi, para pengrajin genteng di Kabupaten Magetan mendapat suntikan optimisme dari imbauan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai program gentengisasi. Wacana penggantian atap seng dengan genteng tersebut disambut hangat pelaku usaha rumahan. Kebijakan itu segera terealisasi dan mampu mengangkat harga jual sekaligus volume pesanan. Di […]

    Bagikan
  • Pohon Tumbang Tutup Jalur Magetan–Bendo Polsek dan BPBD Lakukan Evakuasi

    Pohon Tumbang Tutup Jalur Magetan–Bendo Polsek dan BPBD Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Magetan Minggu (26/10/2025) siang, mengakibatkan sebuah pohon berukuran besar tumbang di Jalan Bupati Sudibyo, tepatnya masuk Desa Tambakrejo. Batang pohon yang tumbang melintang di jalur utama penghubung Magetan–Bendo sempat membuat arus lalu lintas terhenti sementara. Mendapat laporan warga, personel Polsek Magetan bersama tim […]

    Bagikan
  • Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terendam

    Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terendam

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ponorogo sejak Selasa (21/1/2025) sore hingga malam hari mengakibatkan sejumlah tanggul di beberapa desa jebol. Salah satu yang terdampak adalah Desa Bringinan, Kecamatan Jambon. Luapan Sungai Bringinan menghancurkan tanggul sepanjang 15 meter dengan tinggi sekitar 3 meter. Hal itu menyebabkan lahan pertanian warga terendam banjir hingga […]

    Bagikan
expand_less