Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 328
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan tercatat memiliki total 1.118 PPPK Paruh Waktu, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Keluhan terkait besaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Kabupaten Magetan beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi percakapan pada Sabtu (14/3/2026).

Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa THR yang diterima para pegawai tidak mencapai satu juta rupiah, melainkan hanya berada di kisaran ratusan ribu.

Salah satu pengirim pesan menuliskan bahwa seluruh PPPK Paruh Waktu di berbagai organisasi perangkat daerah menerima THR dengan nominal sama, yaitu Rp418 ribu. Pesan itu juga berisi kebingungan terkait dasar penentuannya.

Pemkab Magetan tercatat memiliki total 1.118 PPPK Paruh Waktu, terdiri dari 38 tenaga pendidik dan 1.081 tenaga teknis yang tersebar di berbagai OPD.

Menanggapi isu tersebut, BKPSDM Kabupaten Magetan memastikan bahwa pemberian THR dihitung berdasarkan masa kerja PPPK Paruh Waktu.

Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, menjelaskan bahwa masa kerja para pegawai paruh waktu itu baru berjalan dua bulan.

“Jika dilihat dari masa tugasnya, pegawai paruh waktu memang baru aktif sejak dua bulan terakhir,” ujar Masruri saat dihubungi melalui telepon, Senin (16/3/2026).

Ia juga menegaskan bahwa hal tersebut sesuai dengan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT), yang mulai berlaku 1 Januari 2026 bagi seluruh PPPK Paruh Waktu yang ditempatkan di berbagai OPD.

“SPMT seluruh pegawai ditetapkan mulai awal tahun, dan itu menjadi dasar perhitungan,” jelasnya.

Masruri memastikan bahwa pencairan THR dilakukan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni Pemerintah Pusat RI melalui Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang pemberian THR dan Gaji ke-13 bagi aparatur negara dan penerima pensiun.

“Kami mengikuti regulasi yang berlaku, dan semoga THR yang diberikan tetap bisa membantu kebutuhan para pegawai menjelang Idulfitri,” tutupnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pohon Tumbang Tewaskan Pemotor di Madiun Diduga Dibakar, Polisi Buka Peluang Pidana

    Pohon Tumbang Tewaskan Pemotor di Madiun Diduga Dibakar, Polisi Buka Peluang Pidana

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kematian seorang pengendara sepeda motor yang tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Kaibon-Kebonsari, Kabupaten Madiun Minggu (13/9/2026), mulai mengarah ke penyelidikan pidana. Polisi menduga pohon yang menewaskan korban tersebut sengaja dibakar sebelum akhirnya tumbang ke badan jalan. Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Madiun, Ipda Ichsan Novianto, mengatakan unsur pidana akan ditelusuri […]

    Bagikan
  • KPK Ungkap Dugaan Suap Tenaga Kerja Asing, Jerat 2 Eks Dirjen Kemnaker

    KPK Ungkap Dugaan Suap Tenaga Kerja Asing, Jerat 2 Eks Dirjen Kemnaker

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 8 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan tenaga kerja asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Ironisnya, 2 tersangka diantaranya merupakan mantan Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK). Hal itu disampaikan dalam konfrensi pers oleh Pelaksana Harian (Plh) […]

    Bagikan
  • Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu dugaan pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp. 25 ribu di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, akhirnya terjawab. Dinas Sosial (Dinsos) Magetan bersama pihak BNI memastikan tidak ada potongan resmi sebesar itu, melainkan hanya biaya administrasi sistem sebesar Rp. 3 ribu sesuai ketentuan. Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi […]

    Bagikan
  • Pertamina Tambah 779.800 Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur Jelang Long Weekend Paskah 2026

    Pertamina Tambah 779.800 Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur Jelang Long Weekend Paskah 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Menjelang libur panjang (long weekend) perayaan Paskah pada 3–5 April 2026, PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi di wilayah Jawa Timur dalam kondisi aman dan mencukupi. Perusahaan menyiapkan tambahan pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 779.800 tabung atau meningkat hingga 49 persen dari rata-rata penyaluran harian. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi […]

    Bagikan
  • Rotary Club Madiun Central Edukasi Pelajar Madiun soal Kesehatan Mental dan Bahaya Cyberbullying

    Rotary Club Madiun Central Edukasi Pelajar Madiun soal Kesehatan Mental dan Bahaya Cyberbullying

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rotary Club of Madiun Central menggelar kegiatan District Governor Visit dan Youth Empowerment untuk membekali pelajar menghadapi tantangan di era digital, mulai dari cyberbullying, perundungan, ancaman keamanan pribadi hingga persoalan kesehatan mental. Kegiatan tersebut berlangsung di Kota Madiun, Senin (14/9/2026), dengan melibatkan pelajar tingkat SMP, SMA, SMK, MA dan sederajat […]

    Bagikan
  • Viral Rumah Dibongkar Ekskavator di Ngawi, Ternyata Imbas Gagal Nikah

    Viral Rumah Dibongkar Ekskavator di Ngawi, Ternyata Imbas Gagal Nikah

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Sebuah video yang memperlihatkan pembongkaran rumah menggunakan alat berat jenis ekskavator di Kabupaten Ngawi ramai beredar di media sosial. Rekaman yang diunggah akun TikTok @Ari_plafon_ngawi itu memicu perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi. Dalam video tersebut, tampak sebuah rumah permanen diratakan hingga hampir rata dengan tanah. Unggahan itu disertai keterangan singkat […]

    Bagikan
expand_less