Berita Terkini
Trending Tags

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Magetan, Warga Kelimpungan Harga Tembus Rp. 26 Ribu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 60
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penjual LPG sedang mengangkut gas LPG 3 kilo gram, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Kelangkaan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram kembali terjadi di Kabupaten Magetan dalam tiga hari terakhir. Tabung gas berwarna hijau itu mendadak sulit ditemukan di pasaran. Kalaupun tersedia, harganya melambung tinggi, bahkan mencapai Rp. 26 ribu per tabung jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Situasi ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan ibu rumah tangga yang bergantung pada gas elpiji untuk kegiatan harian.

“Sulit seminggu ini, harga berapa pun saya beli, yang penting ada. Kalau nggak dapat, warung tutup,” keluh Damiati (45), penjual kopi di Pasar Parang, Selasa (24/6/2025).

Ia mengaku tak bisa beralih ke bahan bakar lain karena keterbatasan tempat. Damiati pun menyayangkan tidak adanya informasi resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kelangkaan gas.

“Modal utama saya ya gas. Kalau gas nggak ada, ekonomi saya juga berhenti,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Sulis, warga yang mengaku harus berkeliling mencari gas hampir setiap hari. Ia menilai masalah kelangkaan gas ini terus berulang setiap tahun tanpa solusi konkret.

“Sudah jauh-jauh, pulang dengan tangan kosong. Alasannya macam-macam, tapi kami yang selalu susah. Tolong sistem distribusinya dibenahi,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Sucipto, saat dikonfirmasi mengaku pihaknya masih melakukan penelusuran.

“Kita akan koordinasi dengan pihak Pertamina untuk mengetahui apakah ada gangguan distribusi atau faktor lain,” ujarnya singkat.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas dan cepat untuk menormalkan pasokan elpiji bersubsidi demi menjaga kestabilan ekonomi masyarakat kecil di tengah kondisi yang kian sulit.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Penyelewengan Pokir DPRD Magetan Naik ke Penyidikan, Kejari Dalami Aliran Dana

    Kasus Dugaan Penyelewengan Pokir DPRD Magetan Naik ke Penyidikan, Kejari Dalami Aliran Dana

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Penanganan dugaan penyelewengan anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan memasuki tahap lanjutan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan resmi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan setelah menemukan indikasi kuat adanya unsur pidana. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, menjelaskan bahwa peningkatan status tersebut telah dilakukan beberapa hari lalu. Ia […]

    Bagikan
  • Libur Akhir Tahun, Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan, Jasa Fotografer Kebanjiran Rezeki

    Libur Akhir Tahun, Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan, Jasa Fotografer Kebanjiran Rezeki

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 langsung terasa begitu memasuki kawasan pintu masuk Wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Deretan kendaraan mengular hingga beberapa ratus meter dari loket tiket. Meski padat, suasana tetap tertib. Udara pagi yang sejuk menyapa para wisatawan dari berbagai daerah yang datang bergelombang sejak matahari baru […]

    Bagikan
  • Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    Gaji ASN Pemkab Ponorogo Belum Cair, Ini Penjelasan Plh Sekda

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Memasuki pekan pertama Januari 2026, sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, belum menerima gaji bulanan. Kondisi tersebut menimbulkan keluhan karena pencairan gaji biasanya dilakukan pada awal bulan. Hingga Rabu (7/1/2026), sejumlah ASN mengaku masih menunggu transfer gaji masuk ke rekening masing-masing. Bahkan, keterlambatan tahun […]

    Bagikan
  • Penanganan RTLH di Kabupaten Madiun Tahun 2026 Turun 50 Persen, Ribuan Rumah Menunggu Perbaikan

    Penanganan RTLH di Kabupaten Madiun Tahun 2026 Turun 50 Persen, Ribuan Rumah Menunggu Perbaikan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Upaya penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Madiun pada 2026 mengalami penurunan cukup tajam dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini dipicu oleh keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, sehingga jumlah rumah yang dapat ditangani tahun ini berkurang hampir separuh. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Madiun mencatat, sepanjang 2026 hanya sekitar […]

    Bagikan
  • Longsor di Kawasan Wisata Telaga Sarangan, Tutup Akses Jalan

    Longsor di Kawasan Wisata Telaga Sarangan, Tutup Akses Jalan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Telaga Sarangan sejak Rabu sore (14/1/2026) hingga Kamis dini hari memicu terjadinya tanah longsor di jalur utama objek wisata tersebut. Peristiwa yang terjadi menjelang subuh itu diduga kondisi tanah tebing sudah jenuh air dan diperparah hembusan angin kencang. Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Sarangan, Supriyanto, […]

    Bagikan
  • Relokasi TPA Mrican ke Lahan Perhutani Sukun Ditargetkan Rampung 2026

    Relokasi TPA Mrican ke Lahan Perhutani Sukun Ditargetkan Rampung 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Proses panjang relokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican ke lahan Perhutani di wilayah Sukun dipastikan segera rampung. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo menyebut, tahap akhir berupa kelengkapan persyaratan administrasi dan teknis kini hampir selesai. Plt. Kepala DLH Ponorogo, Jamus Kunto, mengatakan penyelesaian dokumen dan nilai anggaran ditargetkan tuntas pada Desember […]

    Bagikan
expand_less