Berita Terkini
Trending Tags

Tabung Gas LPG 3 Kilogram Meledak, Dua Lansia Luka Bakar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rusaknya perabotan rumah dampak dari ledakan tabung gas. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, digemparkan dengan adanya suara ledakan keras dari sebuah rumah warga pada Selasa (14/10/2025) dini hari. Ledakan yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram di rumah pasangan suami istri lanjut usia, Ramelan (80) dan Suwarni (75).

Akibat ledakan, kedua korban pasutri lansia itu mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk mendapatkan perawatan yang intensif. Insiden itu juga merusak sebagian bangunan rumah, terutama di area dapur, dengan kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp. 10 juta.

Ketua RW setempat, yang mengetahui peristiwa tersebut, menuturkan bahwa suara ledakan terdengar hingga radius puluhan meter.

“Saya kaget sekali karena suaranya keras seperti petasan besar. Saat saya datang, api sudah membesar di dapur, dan kedua korban tergeletak dengan luka bakar,” ujarnya.

Warga lain yang mendengar ledakan pun turut berdatangan untuk membantu proses evakuasi korban sebelum petugas datang ke lokasi. Kedua korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan kendaraan warga.

Kapolsek Magetan Kota, AKP Ika Wardani, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa ledakan dipicu akibat kebocoran gas yang dalam pemasangan regulator tidak sempurna. Gas yang bocor diduga tersulut api saat kompor dinyalakan.

“Dari hasil olah TKP, sumber ledakan berasal dari dapur rumah korban. Diduga kuat ada kebocoran dari tabung gas kecil yang tersulut api. Tekanan ledakan cukup besar hingga merusak bagian dapur dan plafon rumah,” kata AKP Ika.

Ia menambahkan, kedua korban mengalami luka bakar cukup serius.

“Bapak Ramelan mengalami luka sekitar 50 persen, sedangkan istrinya sekitar 70 persen. Keduanya saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit,” jelasnya.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi bersama perangkat kelurahan telah melakukan olah TKP dan mengamankan sisa tabung gas untuk diperiksa lebih lanjut. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tabung LPG.

“Kami mengingatkan warga untuk selalu memeriksa kondisi selang dan regulator sebelum digunakan, serta memastikan tidak ada kebocoran gas. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” pungkas AKP Ika.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyaluran PKH Tahap Pertama Sentuh 27 Ribu Lebih KPM

    Penyaluran PKH Tahap Pertama Sentuh 27 Ribu Lebih KPM

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun 2025 telah menyentuh 27.295 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Magetan. Bantuan sosial ini langsung dikirimkan oleh Kementerian Sosial ke rekening masing-masing penerima sesuai dengan kategori yang ditetapkan. Kabid Pengembangan, Perlindungan, dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Magetan, Dwi Cahyo Ariwibowo, menerangkan bahwa nilai […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Pertama UI GreenCityMetric 2025, Raih Empat Penghargaan Sekaligus

    Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Pertama UI GreenCityMetric 2025, Raih Empat Penghargaan Sekaligus

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah pertama ajang UI GreenCityMetric 2025, sebuah forum penilaian kota berkelanjutan yang digagas Universitas Indonesia. Pengumuman sekaligus penyerahan penghargaan dilaksanakan di Hotel Mercure, Kamis (02/10/2025), diikuti oleh 71 pemerintah daerah dari berbagai penjuru tanah air. Wali Kota Madiun, Maidi, mendapat kesempatan membuka […]

    Bagikan
  • Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    Berburu Kuliner Menarik di Delitopia Sun city Mall Madiun

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bingung cari tempat berburu kuliner di Kota Madiun. Kini telah hadir Delitopia di Sun city Mall Madiun mulai (15/03/2025). Disini, berbagai ragam kuliner bisa Anda nikmati sembari bermain maupun berbelanja. Ya, Delitopia memperkenalkan berbagai brand kuliner unggulan yang hadir di dalam foodcourt-nya, seperti Teppanyaki, Tomoko Sushi, Soto, Batagor, Steak, Jasera, […]

    Bagikan
  • Banjir Meluas, 4 KA Lintasi Daop 7 Madiun Batal Berangkat, 4 KA Terlambat

    Banjir Meluas, 4 KA Lintasi Daop 7 Madiun Batal Berangkat, 4 KA Terlambat

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Banjir yang menggenangi jalur kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang berdampak pada perjalanan KA di wilayah KAI Daop 7 Madiun. Akibat banjir yang makin meluas, PT KAI melakukan sejumlah pembatalan dan rekayasa perjalanan sejumlah KA jarak jauh. Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 4 KA terpaksa […]

    Bagikan
  • DPRD Dukung Tradisi Methik Pari di Glinggang

    DPRD Dukung Tradisi Methik Pari di Glinggang

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tradisi methik pari atau panen padi yang digelar warga Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Ponorogo, mendapat dukungan penuh dari DPRD setempat. Dukungan tersebut datang dari Komisi D DPRD Ponorogo yang bermitra dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora). Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Riyanto, mengungkapkan bahwa tradisi tersebut telah ia rintis […]

    Bagikan
  • Petani Tebu PG Rejoagung Madiun Aman Pembayaran, Berbeda dengan Wilayah SGN

    Petani Tebu PG Rejoagung Madiun Aman Pembayaran, Berbeda dengan Wilayah SGN

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ketika banyak petani tebu di Kabupaten Madiun mengeluhkan pembayaran hasil panen yang macet, petani tebu di bawah naungan Pabrik Gula (PG) Rejoagung Baru justru tak mengalami masalah serupa. Mereka menerima pembayaran hasil giling tebu setiap pekan sesuai harga pokok penjualan (HPP) Rp14.500 per kilogram. Sekretaris DPC Asosiasi Petani Tebu Rakyat […]

    Bagikan
expand_less