
Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, digemparkan dengan adanya suara ledakan keras dari sebuah rumah warga pada Selasa (14/10/2025) dini hari. Ledakan yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram di rumah pasangan suami istri lanjut usia, Ramelan (80) dan Suwarni (75).
Akibat ledakan, kedua korban pasutri lansia itu mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk mendapatkan perawatan yang intensif. Insiden itu juga merusak sebagian bangunan rumah, terutama di area dapur, dengan kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp. 10 juta.
Ketua RW setempat, yang mengetahui peristiwa tersebut, menuturkan bahwa suara ledakan terdengar hingga radius puluhan meter.
“Saya kaget sekali karena suaranya keras seperti petasan besar. Saat saya datang, api sudah membesar di dapur, dan kedua korban tergeletak dengan luka bakar,” ujarnya.
Warga lain yang mendengar ledakan pun turut berdatangan untuk membantu proses evakuasi korban sebelum petugas datang ke lokasi. Kedua korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan kendaraan warga.
Kapolsek Magetan Kota, AKP Ika Wardani, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa ledakan dipicu akibat kebocoran gas yang dalam pemasangan regulator tidak sempurna. Gas yang bocor diduga tersulut api saat kompor dinyalakan.
“Dari hasil olah TKP, sumber ledakan berasal dari dapur rumah korban. Diduga kuat ada kebocoran dari tabung gas kecil yang tersulut api. Tekanan ledakan cukup besar hingga merusak bagian dapur dan plafon rumah,” kata AKP Ika.
Ia menambahkan, kedua korban mengalami luka bakar cukup serius.
“Bapak Ramelan mengalami luka sekitar 50 persen, sedangkan istrinya sekitar 70 persen. Keduanya saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit,” jelasnya.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi bersama perangkat kelurahan telah melakukan olah TKP dan mengamankan sisa tabung gas untuk diperiksa lebih lanjut. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tabung LPG.
“Kami mengingatkan warga untuk selalu memeriksa kondisi selang dan regulator sebelum digunakan, serta memastikan tidak ada kebocoran gas. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” pungkas AKP Ika.
Kusnanto – Sinergia