Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 188
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Besar Ngawi menunjukkan tren kenaikan harga. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Menjelang bulan Ramadan, berbagai komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Ngawi mulai menunjukkan tren kenaikan harga. Cabai rawit menjadi komoditas dengan lonjakan paling drastis dan menjadi sorotan para pedagang maupun pembeli.

Pantauan di Pasar Besar Ngawi, Kamis (5/2/2026), harga cabai rawit kini menembus Rp95 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga sebelumnya di kisaran Rp70 ribu per kilogram. Pedagang memprediksi kenaikan masih akan berlanjut hingga memasuki Ramadan.

Bagus Widiantoro, pedagang setempat, mengungkapkan bahwa pola kenaikan seperti ini selalu terjadi menjelang puasa.

“Setiap tahun menjelang Ramadan, cabai rawit hampir pasti naik. Tahun ini juga sama, harganya sudah mulai merangkak,” ujarnya.

Tidak hanya cabai rawit, cabai merah keriting juga mengalami kenaikan dari Rp34 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram. Pembeli mengaku mulai mencermati belanja harian agar pengeluaran tetap terkendali.

“Belanja sekarang harus lebih hati-hati, soalnya beberapa harga sudah naik,” kata Reni, salah satu pembeli di pasar.

Kenaikan harga juga merambat ke komoditas telur ayam. Saat ini telur dijual Rp28 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp26 ribu. Para pedagang menyebut permintaan masyarakat menjelang Ramadan sebagai salah satu faktor. “Biasanya permintaan naik, jadi harga ikut terdorong,” jelas seorang pedagang telur.

Selain itu, beberapa jenis sayuran turut terdampak. Bawang merah kini dilepas Rp40 ribu per kilogram, naik Rp6 ribu dari sebelumnya. Kenaikan paling mencolok terjadi pada daun selada, yang harganya melonjak dua kali lipat menjadi Rp30 ribu per kilogram. Sementara kubis naik dari Rp6 ribu menjadi Rp8 ribu per kilogram.

Untuk komoditas protein, daging ayam juga terus merangkak naik. Harga terbaru mencapai Rp39 ribu per kilogram, naik dari Rp37 ribu.

Endang Lestari, pedagang daging ayam, mengaku kenaikan berlangsung hampir setiap hari. “Sekarang naiknya seribu rupiah per hari. Belum tahu kapan stabil. Biasanya terus naik sampai Ramadan,” terangnya.

Pedagang memperkirakan harga daging ayam bisa menembus Rp45 ribu per kilogram mendekati Ramadan. Hal itu seperti mengikuti pola tahunan akibat meningkatnya konsumsi rumah tangga.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis dan Polio

    Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis dan Polio

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puskesmas Banjarejo menggelar kegiatan vaksinasi bagi calon jemaah haji Kota Madiun yang meliputi vaksin meningitis dan polio. Sebanyak 69 jemaah dari total 193 jemaah Kota Madiun dijadwalkan mengikuti vaksinasi yang dibagi dalam dua hari untuk menghindari antrean panjang. “Jadi kegiatan hari ini di Puskesmas Banjarejo adalah vaksinasi baik itu vaksin […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Tetapkan RPJMD 2025–2029, DPRD Ingatkan Sinergi dan Keterbatasan Anggaran

    Pemkab Magetan Tetapkan RPJMD 2025–2029, DPRD Ingatkan Sinergi dan Keterbatasan Anggaran

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi menetapkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RPJMD 2025–2029. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, memaparkan visi pembangunan daerah yakni “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan” dengan tujuh misi utama. Sejumlah program prioritas disiapkan, mulai dari penguatan SDM lewat beasiswa bagi keluarga […]

    Bagikan
  • Gudang Plastik Terbakar Akibat Korsleting Listrik Saat Ditinggal Berlibur ke Sarangan

    Gudang Plastik Terbakar Akibat Korsleting Listrik Saat Ditinggal Berlibur ke Sarangan

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang plastik sekaligus perabotan rumah tangga milik Titik, warga Desa Mojorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (31/08/2025) pagi. Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.00 WIB. Api cepat membesar karena seluruh isi gudang berbahan plastik yang mudah terbakar, ditambah hembusan angin yang cukup […]

    Bagikan
  • Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suparto, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan hilang sejak pagi setelah menunaikan salat subuh Minggu (30/03/2025). Setelah dilakukan pencarian oleh warga, pria berusia 67 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di tebing sungai dengan kedalaman sekitar 15 meter sekitar pukul 15.30 WIB. Menurut kesaksian warga, Suparto […]

    Bagikan
  • Jelang Nataru 2025/2026, Disdag Kota Madiun Sidak Pasar dan Ritel, Pastikan Stok Pangan Aman

    Jelang Nataru 2025/2026, Disdag Kota Madiun Sidak Pasar dan Ritel, Pastikan Stok Pangan Aman

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun terus melakukan pemantauan kondisi kebutuhan pokok di masyarakat menjelang natal dan akhir tahun baru 2025/2026. Bersama Satgas Pangan, Disdag melakukan peninjauan di pasar tradisional, gudang Bulog, ritel pangkalan LPG hingga penggilingan padi pada Jumat (19/12/2025). Sidak guna memastikan ketersediaan stok serta […]

    Bagikan
  • Fenomena Rojali dan Rohana Marak di Mal Madiun, Pengunjung Ramai tapi Jarang Belanja

    Fenomena Rojali dan Rohana Marak di Mal Madiun, Pengunjung Ramai tapi Jarang Belanja

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun tengah mengalami fenomena unik di pusat-pusat perbelanjaannya. Istilah Rojali (rombongan jarang beli) dan Rohana (rombongan hanya nanya-nanya) kini makin sering terdengar, menggambarkan perilaku pengunjung yang ramai datang ke mal, namun minim transaksi. Manajer Lawu Plaza, Andreas Nugroho, mengakui bahwa tren tersebut cukup terasa di tempatnya. Ia menyebut banyak […]

    Bagikan
expand_less