Berita Terkini
Trending Tags

Tangis Keluarga Korban Pecah saat Bertemu Agus Penjaga Perlintasan JPL 08

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana tangis pecah saat keluarga korban kecelakaan maut di perlintasan kereta api JPL 08 bertemu dengan Agus Supriyanto, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Suasana tangis pecah saat keluarga korban kecelakaan maut di perlintasan kereta api JPL 08, Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat Magetan bertemu dengan Agus Supriyanto di Mapolres Magetan pada Selasa (27/05/2025). Dalam unggahan di akun Instagram resmi @humas.polresmagetan, pertemuan pria 49 tahun itu dengan keluarga korban difasilitasi langsung oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. 

Dalam pertemuan itu, Agus yang telah ditetapkan tersangka menyampaikan permintaan maaf kepada Jupri, paman dari Resyka Nadya Maharani Putri (23), salah satu korban tewas dalam insiden nahas tersebut.

“Pak Jupri secara pribadi memaafkan, namun tetap berharap proses hukum ditegakkan demi keadilan,” kata AKBP Erik dalam keterangannya pada Selasa (27/05/2025).

Kecelakaan tragis yang terjadi pada Senin, 19 Mei 2025 lalu KA Malioboro Ekspres menghantam tujuh sepeda motor yang tengah melintas di perlintasan JPL 08 Magetan. Empat orang meninggal dunia, sementara lima lainnya menderita luka-luka.

Menurut penyelidikan polisi, kejadian ini terjadi karena kelalaian serius. Agus, penjaga palang, disebut mengetahui bahwa dua kereta—KA Matarmaja dan KA Malioboro Ekspres—akan melintas berdekatan. Namun, ia membuka palang terlalu dini, sehingga para pengendara melintasi rel dalam kondisi yang sangat berbahaya.

“Saudara AS kami tetapkan sebagai tersangka karena lalai dalam menjalankan tugas yang mengakibatkan hilangnya nyawa,” tegas Kapolres.

Agus kini dijerat Pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian dan luka-luka. Ia terancam hukuman maksimal lima tahun penjara.

Polres Magetan menegaskan bahwa penyelidikan belum selesai. Meski baru Agus yang ditetapkan sebagai tersangka, penyidik terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut bertanggung jawab dalam kecelakaan ini.

“Penyelidikan masih berlangsung. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka tambahan,” tutup AKBP Erik.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa 2,8 Magnitudo Guncang Magetan! Berpusat di Darat

    Gempa 2,8 Magnitudo Guncang Magetan! Berpusat di Darat

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan, Jawa Timur, diguncang gempa bumi pada Minggu (21/9/2025) dini hari sekitar pukul 01.32 WIB. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, gempa bermagnitudo 2,8 tersebut berpusat 17 kilometer barat daya Magetan, tepatnya di koordinat 7,71 LS dan 111,19 BT dengan kedalaman 10 kilometer. Meski episodenya terdeteksi cukup dekat, […]

    Bagikan
  • Tari, Hadrah, hingga Opera Warnai Puncak HUT RI ke-80 di Perumahan Panorama Wilis 3

    Tari, Hadrah, hingga Opera Warnai Puncak HUT RI ke-80 di Perumahan Panorama Wilis 3

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia terasa meriah di Perumahan Panorama Wilis 3 Kelurahan Banjarejo Kota Madiun. Warga setempat menggelar rangkaian kegiatan sejak awal Agustus, yang berpuncak pada malam Minggu (23/08/2025). Berbagai penampilan menarik ditampilkan warga, mulai dari tari kreasi, pertunjukan hadrah, hingga opera khas Panorama Wilis […]

    Bagikan
  • Dua Menu MBG Terbukti Terkontaminasi Bakteri Nitrit, Pemkab Ngawi Hentikan Distribusi

    Dua Menu MBG Terbukti Terkontaminasi Bakteri Nitrit, Pemkab Ngawi Hentikan Distribusi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, akhirnya menemukan titik terang. Hasil pemeriksaan laboratorium memastikan adanya kontaminasi bakteri nitrit pada dua menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi siswa pada 26 November 2025 lalu. Temuan tersebut disampaikan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya dan […]

    Bagikan
  • Terpeleset Jalan Berpasir, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk

    Terpeleset Jalan Berpasir, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Desa Sambirejo–Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu sore (10/09/2025). Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Fendi Sigit, menjelaskan korban bernama Rudy Setyonugroho, warga Sambirejo, Jiwan. Saat itu, Rudy yang mengendarai Yamaha Jupiter Z melaju dari arah timur ke barat. […]

    Bagikan
  • Sosialisasi Ops Patuh Semeru 2025, Puluhan Driver AGP Kota Madiun Dibekali Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

    Sosialisasi Ops Patuh Semeru 2025, Puluhan Driver AGP Kota Madiun Dibekali Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya meningkatkan keselamatan transportasi publik di Kota Madiun terus dilakukan. Khususnya bagi Angkutan Gratis Pelajar (AGP) yang setiap hari mengangkut ratusan siswa di wilayah kota. Pada Rabu (16/07/2025), sebanyak 30 driver AGP mengikuti sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025 di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

    Bagikan
  • Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti dunia pendakian, khususnya yang sering mendaki Gunung Lawu. Wakiyem atau biasa dipanggil Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di puncak Gunung Lawu, meninggal dunia pada Rabu (23/04/2025) di rumahnya Desa Gonggang Kecamatan Poncol Magetan. Mbok Yem sempat dirawat di RSU Siti Aisyiah Ponorogo. Dari riwayat sakit perempuan 82 […]

    Bagikan
expand_less