Terminal Seloaji Ponorogo Dipadati Penumpang, Berebut Naik Bus Tujuan Surabaya
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 32
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Arus balik Lebaran 2026 mulai memuncak. Ribuan pemudik terlihat memadati Terminal Seloaji, Kabupaten Ponorogo, Selasa (24/3/2026). Bahkan, sebagian penumpang harus berebut untuk bisa naik ke dalam bus yang tersedia.
Pantauan di lokasi menunjukkan mayoritas penumpang memiliki tujuan ke Surabaya untuk kembali bekerja setelah libur panjang IdulFitri. Kepadatan terjadi sejak pagi hingga siang hari, dengan lonjakan penumpang yang diperkirakan terus berlangsung hingga malam.
Salah satu penumpang, Nanang Khoiri, mengaku harus menunggu cukup lama dan berebut saat hendak naik bus. Meski demikian, ia tetap santai menghadapi kondisi tersebut.
“Ini tadi menunggu agak lama, masuknya juga berebut. Tapi santai saja, nanti pasti ada bus lagi. Tiap tahun memang seperti ini. Saya tujuan ke Surabaya, kerja di sana,” ujarnya.
Kepala Terminal Seloaji Ponorogo, Dendy Tias Surendra, mengatakan bahwa puncak arus balik mulai terasa sejak siang hari ini. Lonjakan penumpang diperkirakan akan terus terjadi hingga sore dan malam, terutama untuk tujuan Surabaya, Jakarta, dan sejumlah kota di luar Pulau Jawa.
“Sejak dini hari hingga pukul 00.00 WIB, tercatat sebanyak 269 armada telah diberangkatkan dengan total penumpang mencapai 5.323 orang. Diperkirakan masih ada tambahan sekitar 6.000 hingga 7.000 penumpang pada siang hingga malam hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, penumpukan penumpang sempat terjadi akibat keterbatasan armada. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi lalu lintas yang padat, terutama pada jalur Ponorogo–Madiun yang mengalami kemacetan hingga hampir satu jam.
“Bus dari arah Surabaya juga mengalami keterlambatan karena macet, sehingga terjadi keterbatasan armada di terminal. Akibatnya, penumpang harus menunggu lebih lama karena tidak semua bisa terangkut sekaligus,” lanjutnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak terminal telah menyiapkan tambahan armada, termasuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), serta bus pariwisata.
“Ada sekitar 20 hingga 30 armada yang disiagakan, dan total tambahan bisa mencapai 100 bus untuk mengangkut penumpang yang meluber, terutama sejak tadi malam yang jumlahnya melebihi kapasitas,” tambah Dendy.
Pihak terminal juga mengimbau penumpang untuk tetap tertib dan bersabar saat menunggu giliran naik bus, mengingat lonjakan arus balik merupakan fenomena tahunan yang selalu terjadi usai Lebaran. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez






