Berita Terkini
Trending Tags

Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 354
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jamaah Thariqah Syattariyah lebaran lebih awal, (19/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ratusan jamaah Pondok Pesantren Daarul Islaam Liahlissunnah Waljamaah, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, merayakan Hari Raya Idul Fitri lebih awal pada Kamis (19/3/2026) pagi.

Penetapan 1 Syawal tersebut didasarkan pada metode perhitungan yang digunakan oleh jamaah Thariqah Syattariyah. Mereka diketahui telah lebih dahulu memulai ibadah puasa, sehingga pada Kamis pagi telah genap menjalankan puasa selama 30 hari.

Suasana lebaran sudah terasa sejak pagi hari di lingkungan pondok pesantren. Ratusan jamaah tampak berdatangan ke Masjid Jami’ untuk melaksanakan salat Id berjamaah. Lantunan takbir terdengar dari dalam masjid, meski tidak dikumandangkan melalui pengeras suara keluar.

Menariknya, jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari Ponorogo, melainkan juga dari berbagai daerah seperti Magetan, Madiun, Kediri, hingga wilayah Jawa Tengah.

Pengasuh Ponpes Daarul Islaam, Kiai Parlan Ahmad Khumaidi, menjelaskan bahwa perbedaan penetapan Idul Fitri ini merupakan hal yang biasa, karena setiap kelompok memiliki metode masing-masing dalam menentukan awal Ramadan.

“Puasa kami dimulai hari Selasa, sehingga sudah genap 30 hari. Jamaah juga datang dari berbagai daerah, seperti Madiun, Kediri, hingga Jawa Tengah,” ujarnya.

Meski telah merayakan Idul Fitri, pihak pondok tetap menjaga toleransi dengan tidak mengumandangkan takbir menggunakan pengeras suara keluar masjid. Hal ini dilakukan untuk menghormati umat Islam lain yang masih menjalankan ibadah puasa.

Image Not Found
Ratusan jamaah Pondok Pesantren Daarul Islaam Liahlissunnah Waljamaah Ponorogo yang merayakan lebaran hari ini, (19/3/2026), Foto : Ega- Sinergia

Sementara itu, pelaksanaan salat Id juga mendapat pengamanan dari aparat kepolisian. Anggota Polsek Sukorejo tampak berjaga di sekitar lokasi guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.

Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahyo, mengatakan pihaknya hadir untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah.

“Di wilayah kami ada kegiatan salat Id, dan kami dari kepolisian memberikan pengamanan agar masyarakat bisa beribadah dengan aman dan nyaman. Jumlah jamaah sekitar seratus orang di satu pondok pesantren ini,” jelasnya.

Usai melaksanakan salat Id, ratusan jamaah dan santri menggelar doa bersama yang dilanjutkan dengan makan bersama di serambi masjid sebagai bentuk rasa syukur setelah menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel Perdana Usai Lebaran: ASN Terlambat, Ada yang ‘Adu Cepat’ Lewat Pagar

    Apel Perdana Usai Lebaran: ASN Terlambat, Ada yang ‘Adu Cepat’ Lewat Pagar

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Suasana apel perdana pasca libur Idul Fitri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Rabu (25/3/2026) pagi, diwarnai pemandangan tak biasa. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terpantau datang terlambat, bahkan ada yang nekat mencari jalan alternatif hingga melompati pagar demi menghindari keterlambatan. Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya belasan ASN terlihat tidak hadir tepat […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang menjerat seorang perwira polisi Polsek Manguharjo, Kota Madiun, memasuki babak baru. Dalam tahap penyidikan, Polres Madiun Kota menduga Iptu BS memiliki jaringan peredaran narkoba di Surabaya. Hal itu disampaikan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, usai apel jam pimpinan di halaman Mako […]

    Bagikan
  • Diterjang Hujan Deras, Rumah Senen Roboh, Lima Orang Mengungsi

    Diterjang Hujan Deras, Rumah Senen Roboh, Lima Orang Mengungsi

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali memicu bencana di Kabupaten Magetan. Rumah dan kandang kambing milik Senen warga di Desa Terung RT 04 RW 01, Kecamatan Panekan, roboh diterjang hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat (9/5/2025) siang hingga malam. Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 18.40 WIB, menyebabkan kerusakan berat pada bangunan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siapkan Langkah Tegas Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan

    Polres Magetan Siapkan Langkah Tegas Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Magetan mulai memperketat pengawasan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum. Fenomena perang sarung, balap lari liar, hingga penggunaan sound horeg menjadi perhatian khusus karena dianggap kerap menciptakan keresahan. Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, mengatakan bahwa jajarannya sudah menyiapkan […]

    Bagikan
  • Heboh Tahan Ijazah Eks Karyawan, FSPMI Jatim Desak Penindakan Tegas di Pabrik Plastik Madiun

    Heboh Tahan Ijazah Eks Karyawan, FSPMI Jatim Desak Penindakan Tegas di Pabrik Plastik Madiun

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kasus dugaan penahanan ijazah eks karyawan oleh perusahaan plastik CV Sukses Jaya Abadi di Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, terus menuai sorotan. Kali ini, Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Jawa Timur angkat suara dan mendesak pemerintah bertindak tegas. Pengurus DPW FSPMI Jawa Timur, Nuruddin Hidayat, menegaskan praktik […]

    Bagikan
  • Tragedi Berulang! Bekas Galian C di Madiun Telan Dua Nyawa Anak, Warga Tuding Pemerintah Desa Tulung Lalai

    Tragedi Berulang! Bekas Galian C di Madiun Telan Dua Nyawa Anak, Warga Tuding Pemerintah Desa Tulung Lalai

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tragedi kembali terjadi di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Bekas tambang galian C yang tak kunjung direklamasi kembali memakan korban jiwa. Total sudah dua anak meninggal dunia akibat lokasi berbahaya yang dibiarkan terbuka tanpa penanganan serius. Warga pun geram. Mereka menilai pemerintah desa terkesan abai meski peringatan sudah berulang kali […]

    Bagikan
expand_less