Unit Usaha KDMP Mategal Mulai Dirasakan Manfaatnya, Bioflok Lele Jadi Fokus Pengembangan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- visibility 62
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Di tengah proses pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Mategal, Kecamatan Parang, sejumlah unit usaha koperasi telah lebih dulu berjalan dan mulai memberikan dampak bagi masyarakat. Meski beroperasi tanpa gedung permanen, aktivitas usaha KDMP sudah menunjukkan perkembangan signifikan.
Wakil Ketua Bidang Usaha KDMP Desa Mategal, Heru Suryadi, menjelaskan bahwa saat ini ada beberapa unit usaha yang telah berjalan. “Untuk KDMP di Desa Mategal, sementara ini yang sudah berjalan adalah unit usaha pupuk. Lalu, yang kedua adalah budidaya bioflok ikan lele,” ujarnya. Ia menambahkan, koperasi juga tengah mempersiapkan layanan pengurusan gas, namun KBLI masih dalam tahap proses.
Heru menyebutkan, unit budidaya lele menjadi fokus utama KDMP saat ini. “Jumlah kolamnya ada 24, dengan populasi sekitar 60 ribu ekor,” katanya. Menurutnya, unit ini diharapkan dapat menjadi penopang ekonomi koperasi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.
Sebagai program yang tergolong baru, KDMP masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait keanggotaan. “Kendalanya mungkin di peranggotaan. Karena ini program baru, sosialisasi ke masyarakat masih menjadi tantangan,” jelas Heru.
Heru berharap ke depan dukungan dari pemerintah desa dan pihak eksternal dapat semakin kuat. “Maunya kami, pengurus KDMP, pihak desa terus mensupport. Kami juga berharap dinas terkait, seperti Dinas Perikanan, bisa ikut turun,” tandasnya. Ia bersyukur karena pemerintah Desa Mategal sejauh ini memberikan dukungan penuh.
Potensi kerja sama dengan BUMDes juga terbuka. “Ke depan bisa saja kolaborasi. Teman-teman BUMDes juga punya usaha ayam petelur. Itu bisa disinergikan,” ujarnya.
Meskipun gedung KDMP belum selesai dibangun, operasional koperasi tetap berjalan. “Untuk kantor sementara, kami memakai gedung bekas SD yang sudah tidak terpakai. Setelah koordinasi dengan pemerintah desa, bangunan itu boleh dipakai dengan skema pinjam pakai,” jelas Heru.
Dengan unit usaha yang mulai berkembang, KDMP Desa Mategal menunjukkan langkah awal yang menjanjikan dalam memperkuat ekonomi desa, meskipun masih harus menyelesaikan sejumlah tantangan di lapangan.(Kusnanto).


- Penulis: Kusnanto
- Editor: Kris
