Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Viral! 11 Anak SD–SMP di Ponorogo Diam-Diam Racik Petasan dan Balon Udara, Polisi Temukan Mesiu

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dapat laporan dari orang tua, Polsek langsung grebek lokasi pembuatan balon udara dan petasan, (6/3/2026), Foto: Dok. Polsek Sukorejo

Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan balon udara tanpa awak sekaligus peracikan petasan di Desa Gelanglor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/3/2026).

Penggerebekan bermula dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas sejumlah anak yang kerap menerima paket kiriman dengan sistem pembayaran di tempat (COD).

Kecurigaan tersebut akhirnya terungkap setelah orang tua salah satu anak mendapati mereka sedang meracik bahan peledak sekaligus menyiapkan balon udara.

Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo mengatakan, usai menerima laporan, kepolisian mendatangi lokasi dan mendapati berbagai bahan dan peralatan yang digunakan untuk membuat balon udara serta petasan.

“Orang tua dari beberapa anak mendapati anaknya sering belanja paket online. Saat dicek ternyata mereka sedang meracik bahan peledak dan menyiapkan balon udara. Setelah dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek, kami langsung datang ke lokasi dan menemukan bahan peledak yang sudah diracik serta bahan bakunya,” ujar Agus.

Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan plastik yang telah dirangkai menjadi balon udara tanpa awak dengan panjang mencapai sekitar 15 meter. Selain itu, ditemukan pula puluhan selongsong petasan, bubuk mesiu, serta berbagai peralatan untuk meracik bahan petasan.

Yang membuat miris, sebanyak 11 anak yang terlibat dalam kegiatan tersebut masih berusia di bawah umur. Bahkan sebagian besar masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar dan kelas 1 sekolah menengah pertama.

Menurut Agus, anak-anak tersebut mengaku belajar membuat balon udara dan petasan secara otodidak melalui video di media sosial. Mereka juga patungan uang untuk membeli bahan baku secara daring.

“Usia mereka rata-rata masih di bawah 11 tahun. Ada yang masih SD. Mereka patungan sekitar Rp30 ribu per orang dari uang saku untuk membeli bahan petasan secara online,” jelasnya.

Karena seluruh pelaku masih di bawah umur, polisi tidak melakukan proses hukum. Sebagai gantinya, mereka diberikan pembinaan serta diminta meminta maaf kepada orang tua masing-masing di hadapan petugas.

Sementara itu, seluruh barang bukti berupa balon udara tanpa awak, selongsong petasan, serta bubuk mesiu yang telah siap diracik diamankan di Polsek Sukorejo.

Polisi juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama terkait penggunaan internet dan aktivitas di luar rumah, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Santri Di Ponorogo Gelar Sholat Gaib Untuk Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    Ribuan Santri Di Ponorogo Gelar Sholat Gaib Untuk Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Assyafi’iyyah, Durisawo, Ponorogo, menggelar sholat gaib dan doa bersama, Rabu (01/10/2025). Kegiatan ini ditujukan untuk mendoakan korban runtuhnya bangunan lantai tiga Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, yang roboh saat proses pengecoran pada Selasa (30/09/2025). Sedikitnya 1.200 santri memadati masjid pesantren setelah sholat dzuhur berjamaah. […]

    Bagikan
  • Tiga SD di Magetan Tanpa Siswa Baru, Satu Terancam Ditutup

    Tiga SD di Magetan Tanpa Siswa Baru, Satu Terancam Ditutup

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Krisis kekurangan murid baru menghantui sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Magetan. Data dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) mencatat, hingga penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 23 Juni 2025, tiga SDN tercatat nihil pendaftar. Ketiga sekolah itu adalah SDN Bangsri 1 (Kecamatan Ngariboyo), SDN Mojorejo 2 […]

    Bagikan
  • Hadapi Arus Mudik, DPUPR Magetan Lakukan Perbaikan Jalan Rusak Sepanjang 175 km

    Hadapi Arus Mudik, DPUPR Magetan Lakukan Perbaikan Jalan Rusak Sepanjang 175 km

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan mempercepat perbaikan jalan berlubang dengan proses pengaspalan ulang. Sebanyak 33 ruas jalan utama sepanjang 175 km menjadi prioritas utama. Hal ini sebagai langkah memberikan kelancaran dan keselamatan pemudik serta wisatawan yang akan berkunjung selama libur Idul Fitri 1446 Hijriah. Kepala DPUPR Magetan, Muhtar […]

    Bagikan
  • Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Pondok Ngawi

    Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Pondok Ngawi

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi digemparkan dengan penemuan jasad seorang anak berusia sekitar tujuh tahun di area Waduk Pondok, Kamis (11/9/2025). Jenazah pertama kali ditemukan oleh Supriyanto, Warga Setempat, saat hendak menyalakan mesin diesel untuk mengairi sawahnya. Ia curiga setelah melihat sepasang sandal anak-anak tergeletak di tepi waduk. “Dari […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok dan Daging Sapi di Kota Madiun Masih Stabil

    Menjelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok dan Daging Sapi di Kota Madiun Masih Stabil

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga bahan pokok dan daging sapi di Pasar Besar Kota Madiun terpantau masih stabil. Tidak ada lonjakan harga seperti yang biasa terjadi saat momen hari besar keagamaan. Untuk harga daging sapi, pedagang menyebut belum ada perubahan signifikan dibandingkan tahun lalu.  Citra Dewi Kuncahya, salah satu […]

    Bagikan
  • Polsek Ponorogo Bagikan Makan Sahur Untuk Pencari Nafkah Dini Hari

    Polsek Ponorogo Bagikan Makan Sahur Untuk Pencari Nafkah Dini Hari

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bulan suci Ramadhan kerap menjadi momen bagi masyarakat untuk berbagi, terutama dalam menyediakan makanan berbuka puasa. Namun, hal berbeda dilakukan jajaran Polsek Ponorogo dengan membagikan makan sahur kepada para pekerja yang mencari nafkah pada dini hari. Program yang dijalankan ini menyasar para pencari nafkah yang kesulitan mendapatkan makanan sahur, seperti […]

    Bagikan
expand_less