Berita Terkini
Trending Tags

Tiga SD di Magetan Tanpa Siswa Baru, Satu Terancam Ditutup

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • visibility 125
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Krisis kekurangan murid baru menghantui sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Krisis kekurangan murid baru menghantui sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Magetan. Data dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) mencatat, hingga penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 23 Juni 2025, tiga SDN tercatat nihil pendaftar.

Ketiga sekolah itu adalah SDN Bangsri 1 (Kecamatan Ngariboyo), SDN Mojorejo 2 (Kecamatan Kawedanan), dan SDN Jomblang (Kecamatan Takeran). Dari ketiganya, SDN Jomblang menjadi perhatian serius karena sudah beberapa tahun tidak mendapat murid baru.

“SDN Jomblang itu hanya punya satu murid dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang murid tersebut pun sudah mengajukan pindah ke sekolah lain,” terang Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dikpora Magetan, Irawan, saat ditemui Rabu (16/07/2025) siang.

Kondisi itu menyebabkan SDN Jomblang tidak menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ini, lantaran dua tingkat kelas yang biasa mengikuti kegiatan tersebut – kelas 1 dan 2 – sudah tidak memiliki siswa aktif. Berbeda dengan SDN Jomblang, dua sekolah lain yakni SDN Mojorejo 2 dan SDN Bangsri 1 masih memiliki siswa kelas 2, sehingga MPLS tetap dijalankan meski tanpa siswa baru.

Di sisi lain, pelaksanaan SPMB 2025 di tingkat SD secara keseluruhan mencatatkan 4.353 siswa baru tersebar di 385 satuan pendidikan dengan 395 Rombongan Belajar (Rombel). Sementara, di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), terdapat 5.286 siswa yang diterima di 39 satuan pendidikan dengan total 165 Rombel.

Meski angka penerimaan terlihat tinggi secara agregat, nyatanya banyak sekolah tidak memenuhi pagu Rombel. Hanya sekitar 25 SD dan 8 SMP negeri yang berhasil mengisi rombongan belajar sesuai kapasitas maksimal.

“Jumlah Rombel itu bervariasi, tergantung masing-masing sekolah. Tidak semua bisa memenuhi target karena sebaran murid tidak merata,” tambah Irawan.

Fenomena sepinya peminat ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Disdikpora Magetan. Irawan menyatakan pihaknya telah memanggil kepala sekolah dari sejumlah lembaga terdampak dan mengajak diskusi bersama warga dan pemangku kepentingan setempat.

“Kami terus mencari jalan keluar. Kami dorong sekolah-sekolah negeri, terutama di tingkat SD, agar lebih terbuka terhadap keinginan masyarakat. Misalnya, memperkuat kegiatan ekstrakurikuler agar bisa menarik minat,” tegasnya.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri, sekaligus menyelamatkan sekolah-sekolah yang kini berada di ambang penutupan akibat minimnya jumlah siswa.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Madiun Antisipasi Lonjakan ISPA dan DBD di Masa Peralihan Musim

    Dinkes Madiun Antisipasi Lonjakan ISPA dan DBD di Masa Peralihan Musim

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Memasuki masa peralihan dari kemarau ke musim hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mulai mewaspadai potensi peningkatan kasus penyakit menular seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Demam Berdarah Dengue (DBD), dan Chikungunya. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, mengatakan bahwa perubahan suhu dan kelembapan […]

    Bagikan
  • Tragis, Lansia di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Dapur Rumah

    Tragis, Lansia di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Dapur Rumah

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rukinem, perempuan lanjut usia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia secara tragis setelah tertimpa runtuhan dapur rumahnya sendiri. Korban yang berumur 70 tahun warga Dusun Ngijo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, ditemukan tak bernyawa pada Sabtu malam (31/5/2025). Peristiwa ini terjadi saat Rukinem berada di dapur rumahnya. Ketika itu, kondisi wilayah Magetan […]

    Bagikan
  • Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Madiun mengalami lonjakan saat peringatan Tahun Baru Islam tahun ini. Di Pasar Caruban Baru, Kecamatan Mejayan, setidaknya tiga komoditas utama mengalami kenaikan harga secara bersamaan. “Cabai, bawang merah, dan sayuran dari Magetan semuanya naik,” ungkap Suyati, salah satu pedagang di pasar tersebut […]

    Bagikan
  • Toko Kelontong Sekaligus Rumah Ludes Terbakar, Warga Terluka Saat Bantu Padamkan Api

    Toko Kelontong Sekaligus Rumah Ludes Terbakar, Warga Terluka Saat Bantu Padamkan Api

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang sekaligus digunakan sebagai toko kelontong di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Rabu (17/6/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, satu warga mengalami luka setelah terjatuh saat berupaya membantu memadamkan api. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan bagian depan rumah yang digunakan sebagai tempat usaha. Warga […]

    Bagikan
  • Geliat Aktivitas Denhubrem 081/DSJ Budidaya Ayam dan Ikan

    Geliat Aktivitas Denhubrem 081/DSJ Budidaya Ayam dan Ikan

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program nasional ketahanan pangan terus digalakkan pemerintahan Presiden Prabowo Subiyanto. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan kemandirian pangan dan menuju Indonesia swasembada pangan. Hal itulah yang tergambar di lingkungan TNI AD yang terus gencar melakukan berbagai inovasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, tak terkecuali satuan Denhubrem 081/DSJ yang bermarkas di Kota […]

    Bagikan
  • Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi kendala. Keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menghentikan operasionalnya sementara waktu. Akibat kondisi tersebut, ribuan siswa di puluhan sekolah yang sebelumnya menjadi penerima manfaat program MBG terpaksa kembali […]

    Bagikan
expand_less