
Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, masih diliputi rasa was-was pasca peristiwa tragis pembunuhan pasangan suami istri Kaseno dan Sarilah oleh anak kandungnya sendiri, Sukar.
Pantauan Kamis (25/09/2025), warga terus berdatangan untuk takziah ke rumah duka. Meski suasana duka masih terasa, kecemasan masyarakat belum mereda. Mereka khawatir Sukar yang diduga mengalami gangguan jiwa tidak dapat diproses hukum dan justru dikembalikan ke rumah tanpa pengobatan.
Harianto, perangkat Desa Pomahan, menegaskan warga berharap pelaku lebih dulu mendapatkan perawatan sebelum dipulangkan.
“Warga meminta Sukar diobati dulu sebelum dikembalikan ke rumah. Kalau tidak, tentu menimbulkan rasa takut bagi masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, Kapolsek Pulung AKP Rosyid Effendi menyebut, hasil monitoring menunjukkan ada 146 orang dengan gangguan jiwa di wilayah Kecamatan Pulung, mulai dari kategori ringan hingga berat.
“Untuk Sukar sendiri, pihak keluarga sebelumnya menolak untuk diobati,” ujarnya.
Hingga kini, penyidik Polres Ponorogo masih melakukan pemeriksaan, termasuk tes kejiwaan terhadap Sukar. Hasil pemeriksaan itu akan menentukan apakah pelaku dapat diproses secara hukum atau harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.
Ega Patria – Sinergia