Ribuan Warga Semarakkan Madiun Spektra Carnival 2026 Dalam HUT Kota Madiun ke-108
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 39
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Semarak peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108 berlangsung meriah melalui Madiun Spektra Carnival 2026 yang digelar pada Kamis (25/6/2026) malam. Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan parade spektakuler yang menampilkan kreativitas, seni, budaya, hingga inovasi dari berbagai elemen masyarakat.
Karnaval dimulai dari Balai Kota Madiun dan melintasi Jalan Pahlawan, Jalan Cokroaminoto, Jalan Musi, Jalan Agus Salim, sebelum berakhir di depan SMPN 2 Kota Madiun. Sebanyak 30 peserta dari instansi pemerintah maupun swasta di Kota Madiun ikut ambil bagian dalam perhelatan tahunan tersebut.
Acara pembukaan diawali dengan pertunjukan tari dan doa lintas agama sebagai simbol komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan Madiun Spektra Carnival bukan sekadar parade hiburan, tetapi menjadi ruang untuk menampilkan karya terbaik masyarakat Kota Madiun.
“Malam ini kita tidak hanya menyaksikan sebuah iring-iringan karnaval, tetapi melihat cahaya karya dari masyarakat Kota Madiun. Mulai dari teman-teman disabilitas, pejabat, pelajar, UMKM, hingga para pelaku seni. Cahaya yang akan menerangi perjalanan Kota Madiun semakin berkilau menuju Madiun mendunia,” ujarnya saat membuka acara.
Bagus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan karnaval sekaligus menjaga kondusivitas Kota Madiun.
“Mari kita jadikan Spektra Carnival sebagai panggung persatuan, panggung kreativitas, dan panggung kebanggaan kita bersama,” katanya sebelum secara resmi membuka Madiun Spektra Carnival 2026.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal hingga akhir acara. Sepanjang rute, warga menyaksikan berbagai penampilan dengan kostum tematik yang dipenuhi permainan cahaya serta koreografi atraktif.
Usai acara, Plt Wali Kota Madiun mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai rencana.
“Alhamdulillah Spektra Carnival berjalan dengan lancar. Cuacanya cerah, masyarakat yang melihat ramai dan senang, Forkopimda hadir semuanya. Kegiatan juga dimulai dan selesai tepat waktu sesuai rundown. Ini menjadi hiburan yang menyenangkan bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Madiun akan terus melakukan inovasi agar penyelenggaraan karnaval pada tahun-tahun mendatang semakin menarik.
“Tahun depan kita ingin menghadirkan konsep yang berbeda. Jangan terus begitu-begitu saja, kita akan mencari konsep baru agar masyarakat selalu mendapatkan pengalaman yang berbeda,” katanya.
Menurut Bagus, unsur seni dan budaya akan tetap menjadi ruh utama dalam Madiun Spektra Carnival. Setiap peserta diharapkan mampu menghadirkan sebuah cerita melalui penampilan mereka.
“Seni dan budaya adalah cerita yang tidak akan pernah selesai. Dalam parade ini setiap peserta memiliki alur cerita masing-masing, seperti tema Retno Dumilah yang dibagi menjadi beberapa adegan agar dapat disampaikan secara utuh meski waktu penampilan terbatas,” jelasnya.
Melalui Madiun Spektra Carnival 2026, Pemerintah Kota Madiun berharap peringatan Hari Jadi ke-108 tidak hanya menjadi perayaan seremonial. Namun juga menjadi momentum memperkuat persatuan, melestarikan budaya lokal, serta mendorong kreativitas masyarakat menuju Kota Madiun yang semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





