Berita Terkini
Trending Tags

WOW ! Tiga Pengemis di Ponorogo Pendapatan Capai Ratusan Ribu Per Hari

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinsos mengamankan tiga pengemis dan sejumlah uang hasil pendapatan mengemis, Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo kembali menjaring pengemis di jalanan selama bulan Ramadhan. Kali ini, tiga pengemis yang merupakan penyandang disabilitas terjaring razia pada Selasa (11/03/2025). Ketiganya merupakan warga luar Ponorogo, masing-masing berasal dari Madiun, Sragen, dan Blitar.

Kini, mereka dibawa ke rumah singgah Dinsos P3A Ponorogo untuk diberikan pembinaan dan assessment lebih lanjut. Kepala Dinsos P3A Ponorogo, Supriyadi, mengungkapkan razia ini dilakukan atas dasar laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan pengemis di sejumlah titik di Ponorogo. “ Hasil interogasi, salah satu pengemis dalam waktu sekitar tiga jam berhasil mengumpulkan uang Rp. 174 ribu. Jika dirata-rata, pendapatan per harinya bisa mencapai Rp. 400 ribu” terang Supriyadi.

Lebih lanjut, Supriyadi menyebut bahwa ketiga pengemis ini bukan kali pertama terjaring razia. Mereka adalah ‘pemain lama’ yang sebelumnya juga pernah mendapatkan rehabilitasi dari Kementerian Sosial RI, namun tetap kembali ke jalanan. “Kita lakukan pendataan dan pembinaan kedepannya,” kata Supriyadi.

Salah satu pengemis, Sunaji, warga Blitar, mengaku sering berpindah tempat dalam menjalankan aktivitasnya. Ia tidak hanya meminta-minta di kawasan Alun-Alun Ponorogo, tetapi juga di beberapa perempatan, seperti di Taman Sukowati dan Terminal Seloaji. Saat diamankan petugas, Sunaji kedapatan membawa empat unit ponsel.

“Saya sehari kadang dapat Rp. 90 ribu, kadang juga lebih. Uangnya untuk makan, sebagian dikirim ke keluarga, dan saya sisihkan untuk berbagi saat Lebaran,” kata Sunaji.

Para pengemis ini memilih Ponorogo sebagai tempatnya mengemis karena warga yang dikenal lebih dermawan dibanding daerah lain. “Bahasa mereka, wong Ponorogo itu ‘awehan’ atau loman, lang lung gitu. Katanya lebih enak di Ponorogo daripada daerah lain,” tambah Supriyadi.

Dinsos P3A Ponorogo memastikan, para pengemis yang terjaring akan mendapatkan pembinaan selama tiga hingga tujuh hari, sebelum nantinya dikembalikan ke daerah asal. Untuk penanganan lebih lanjut, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Supriyadi menghimbau masyarakat agar tidak memberikan uang secara langsung kepada pengemis, agar mereka tidak kembali ke jalan.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • PORPROV IX JATIM 2025, Kontingen KONI Kabupaten Madiun Bawa Pulang Medali Emas 5, Perak 9 dan Perunggu 13

    PORPROV IX JATIM 2025, Kontingen KONI Kabupaten Madiun Bawa Pulang Medali Emas 5, Perak 9 dan Perunggu 13

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Malang – Hingga hari terakhir ajang bergengsi PORPROV IX Jatim 2025 di Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, Kontingen KONI Kabupaten Madiun berhasil membawa pulang medali emas 5, medali perak 9 dan medali perunggu 13. Atlit Gantolle, Gulat dan Menembak menjadi cabor penyumbang medali terbanyak. Paling tidak 1 emas, 1 perak dan […]

    Bagikan
  • Penanganan RTLH di Kabupaten Madiun Tahun 2026 Turun 50 Persen, Ribuan Rumah Menunggu Perbaikan

    Penanganan RTLH di Kabupaten Madiun Tahun 2026 Turun 50 Persen, Ribuan Rumah Menunggu Perbaikan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Upaya penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Madiun pada 2026 mengalami penurunan cukup tajam dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini dipicu oleh keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, sehingga jumlah rumah yang dapat ditangani tahun ini berkurang hampir separuh. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Madiun mencatat, sepanjang 2026 hanya sekitar […]

    Bagikan
  • KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah Penderita HIV dan sifilis dari 12 pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring operasi penyakit masyarakat bertambah. Total ada empat PSK yang terjaring Satpol PP Kabupaten Madiun terdeteksi mengidap HIV/AIDS serta dua orang di antaranya juga positif sifilis. Temuan tersebut diungkap Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Madiun usai menindaklanjuti […]

    Bagikan
  • Dampak Perang Timur Tengah, Disbudpar Magetan Waspadai Penurunan Kunjungan Wisatawan

    Dampak Perang Timur Tengah, Disbudpar Magetan Waspadai Penurunan Kunjungan Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai dikhawatirkan berdampak pada sektor pariwisata daerah. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan menyatakan kegelisahan apabila situasi internasional tersebut berlarut dan memengaruhi minat wisatawan. Kepala Disbudpar Magetan, Suwito, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisata harian saat ini berada pada kisaran […]

    Bagikan
  • Tertimpa Longsoran Batu Raksasa, Rumah dan Kios Milik Narto Hancur

    Tertimpa Longsoran Batu Raksasa, Rumah dan Kios Milik Narto Hancur

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah batu raksasa dengan diameter sekitar 4 meter jatuh akibat longsor dan menghancurkan rumah milik Narto warga di Desa Ngilo Ilo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Jawa Timur pada Sabtu (22/2/2025) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Rumah dan kios milik Narto (50) […]

    Bagikan
  • Bupati Hari Wur Atasi Sepinya Pasar Caruban Dengan Menghadirkan Investor 

    Bupati Hari Wur Atasi Sepinya Pasar Caruban Dengan Menghadirkan Investor 

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepinya aktifitas jual beli di Pasar Caruban Baru (PCB) menggugah Bupati Madiun, Hari Wuryanto untuk melihat langsung kondisi pusat perekonomian di Caruban tersebut. Secara langsung, ia telah mendengarkan keluhan tersebut dari para pedagang perihal sepinya pembeli. Bahkan, Bupati juga meninjau kerusakan fasilitas PCB saat melakukan kunjungan beberapa hari lalu. Menurut […]

    Bagikan
expand_less