Berita Terkini
Trending Tags

1.823 Honorer Ponorogo Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kabid Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Harapan ribuan tenaga honorer di Ponorogo akhirnya terwujud. Sebanyak 1.823 orang dipastikan segera berubah status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Jumlah tersebut sudah diverifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) setelah diusulkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo. Dengan begitu, para honorer yang sebelumnya gagal lolos seleksi maupun tidak mendapatkan formasi tetap masih berkesempatan masuk dalam skema PPPK paruh waktu.

Kabid Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni, menjelaskan, proses yang sedang berjalan kini adalah penerbitan Nomor Induk PPPK (NIPPPK) paruh waktu. Tahap awal dilakukan melalui pengisian daftar riwayat hidup (DRH) dan pengunggahan dokumen administrasi.

Untuk menghindari kesalahan, BKPSDM melakukan verifikasi dan validasi (verval) selama sepekan. “Paling lambat tanggal 22 September kita ajukan ke pusat untuk mendapatkan persetujuan teknis (Pertek) dari Kemenpan RB. Setelah itu dibuatkan perjanjian kerja dan mereka resmi menyandang status PPPK paruh waktu,” jelas Zamroni, Senin (15/09/2025).

Ia mengingatkan, pengisian DRH wajib lengkap. Dokumen seperti SKCK dan surat keterangan sehat harus dilampirkan. Apabila ada kekurangan berkas, peserta otomatis dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dan tidak bisa diusulkan ke pusat.

Menurut Zamroni, ketika Pertek turun, tahap berikutnya adalah penandatanganan perjanjian kerja, sama seperti mekanisme PPPK penuh waktu. Adapun kontrak PPPK paruh waktu berlaku selama satu tahun, dengan opsi perpanjangan bila kinerja dianggap memuaskan.

Dengan kebijakan ini, pemerintah daerah berharap keberadaan PPPK paruh waktu bisa membantu meningkatkan pelayanan publik, sekaligus memberi peluang lebih besar bagi honorer yang sebelumnya belum terakomodasi dalam formasi reguler.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Diperiksa Berjam-jam, Bupati Ponorogo Bakal Dibawa Ke Jakarta

    Usai Diperiksa Berjam-jam, Bupati Ponorogo Bakal Dibawa Ke Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemeriksaan intensif terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Ponorogo oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berlangsung hingga Sabtu dini hari (08/11/2025). Setelah hampir tujuh jam pemeriksaan, sekitar pukul 02.00 WIB, dua mobil berpelat AD yang diduga milik tim penyidik KPK tampak keluar dari Mapolres Ponorogo. Sementara […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Terbitkan SE Ramadan, THM Tutup Total, Petasan & Balon Udara Dilarang

    Pemkab Magetan Terbitkan SE Ramadan, THM Tutup Total, Petasan & Balon Udara Dilarang

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait panduan aktivitas masyarakat selama Ramadan 1447 H/2026 M. Melalui aturan tersebut, seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) diwajibkan menghentikan operasional selama bulan suci. Selain itu, masyarakat diminta tidak menyalakan petasan maupun kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kabag Kesra Setdakab Magetan, Dian Maheru, […]

    Bagikan
  • Gercep ! Usai Viral, Polisi Amankan Remaja Penembak Petasan

    Gercep ! Usai Viral, Polisi Amankan Remaja Penembak Petasan

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video rombongan remaja yang melakukan konvoi sepeda motor sambil menyalakan petasan ke arah warga di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Margomulyo, Kabupaten Ngawi. Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menegaskan bahwa aksi tersebut membahayakan keselamatan masyarakat dan tidak bisa ditoleransi. “Perbuatan tersebut sangat membahayakan keselamatan warga […]

    Bagikan
  • Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga

    Babinsa Manguharjo Tangkap Ular Sanca 2,5 Meter yang Mangsa Ayam Warga

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar 2,5 meter berhasil ditangkap oleh Babinsa Kelurahan Manguharjo, Peltu Handoko, setelah memangsa seekor ayam jantan milik warga di Perum Bumi Winongo Indah, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (21/11/2025). Aksi penangkapan tersebut sempat direkam warga dan tersebar luas di media sosial. Peltu Handoko, […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Izinkan Sekolah Gelar Tour dan Wisuda, Ini Syaratnya

    Wali Kota Madiun Izinkan Sekolah Gelar Tour dan Wisuda, Ini Syaratnya

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, menyampaikan sekolah-sekolah di wilayahnya diizinkan untuk mengadakan kegiatan tour dan wisuda, dengan catatan harus memenuhi sejumlah persyaratan yang bertujuan menjaga keselamatan dan memperkuat nilai sosial di kalangan siswa. “Saya izinkan sekolah mengadakan tour, tetapi dengan syarat tertentu. Jika cuaca ekstrem, kegiatan harus ditunda. Jika tour keluar […]

    Bagikan
  • 361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pelunasan biaya haji tahap pertama untuk Kabupaten Magetan telah berakhir pada 23 Desember 2025. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum menyelesaikan kewajibannya. Ida menjelaskan, dari 415 jemaah yang berhak melunasi, tercatat 361 jemaah telah […]

    Bagikan
expand_less