Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Ambruk Diterjang Banjir, Ratusan Warga Terdampak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 302
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jembatan Penghubung antar desa di Ngawi ambrol, putus total (24/2/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Ngawi – Sebuah jembatan penghubung di Desa Ngrambe–Sidomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, putus total setelah diterjang banjir pada Selasa (24/2/2026) pagi. Runtuhnya jembatan ini terekam dalam sebuah video yang beredar di masyarakat, memperlihatkan kepanikan warga saat konstruksi utama jembatan roboh terseret arus.

Dalam dua hari terakhir, wilayah tersebut diguyur hujan deras hingga menyebabkan air sungai meluap dan menghantam pondasi jembatan. Selain memutus mobilitas warga, ambruknya jembatan juga merusak jaringan pipa air milik PDAM.

Petugas PDAM tampak melakukan perbaikan darurat di lokasi. Putusnya pipa air membuat ratusan pelanggan di Desa Sidomulyo tidak mendapatkan aliran air bersih sejak pagi.

“Jembatannya sebelumnya memang sudah rusak setelah banjir pertama. Pagi ini akhirnya ambruk total, jadi warga dan anak sekolah harus memutar jauh,” ujar Parmi, salah satu warga terdampak.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Sugeng Riyanto, yang menyebut robohnya jembatan berdampak ganda. “Selain akses jalan putus, pipa air untuk warga Sidomulyo juga terseret banjir. Banyak warga yang tidak bisa beraktivitas normal,” ungkapnya.

Akibat putusnya jembatan, warga dari dua desa kini harus mengambil jalur alternatif sejauh sekitar dua kilometer. Para pelajar yang biasanya melintasi jembatan untuk menuju SMP Negeri 3 Ngrambe juga terpaksa menggunakan rute memutar.

Menurut warga, tanda-tanda kerusakan jembatan sebenarnya sudah dilaporkan ke pemerintah desa setempat sejak banjir pertama dua hari lalu. Namun, hingga jembatan ambruk, belum ada perbaikan berarti dilakukan.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan karena jembatan tersebut merupakan akses vital, terutama bagi para pelajar dan aktivitas ekonomi sehari-hari. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi yang ke-13 kalinya secara berturut-turut. Meski memberikan apresiasi atas capaian tersebut, DPRD Kabupaten Madiun mengingatkan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak terlena. […]

    Bagikan
  • Mengisi Celah Pendidikan Formal, PKBM Daarul Ahkaam Rawat Akses Belajar Warga Madiun

    Mengisi Celah Pendidikan Formal, PKBM Daarul Ahkaam Rawat Akses Belajar Warga Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Daarul Ahkaam menjadi salah satu ruang penting bagi warga yang selama ini berada di luar jangkauan pendidikan formal. Berdiri sejak 2003, lembaga pendidikan non-formal yang berlokasi di Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur ini kini menampung hampir 250 warga belajar melalui program kesetaraan […]

    Bagikan
  • Kembali Terjadi ! Diduga Keracunan menu MBG, Puluhan Siswa di Mantingan Dilarikan ke Puskemas

    Kembali Terjadi ! Diduga Keracunan menu MBG, Puluhan Siswa di Mantingan Dilarikan ke Puskemas

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Kali ini, puluhan siswa dari berbagai sekolah dan pondok pesantren di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, harus mendapat perawatan medis setelah mengalami gejala keracunan makanan, Kamis (4/12/2025). Mereka diketahui menyantap hidangan MBG sehari sebelumnya, Rabu (03/12/2025). Hingga pukul 12.00 WIB, lebih dari 40 anak […]

    Bagikan
  • DLH Kab. Madiun Optimalkan TPS 3R Atasi Persoalan Sampah

    DLH Kab. Madiun Optimalkan TPS 3R Atasi Persoalan Sampah

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Persoalan sampah menjadi permasalahan klasik ditengah pertumbuhan masyarakat dan ekonomi yang kian pesat. Volume sampah yang makin meningkat setiap harinya menyebabkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu Mejayan kini overload. Untuk mengatasi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun mendorong pemanfaatan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Hal itu ditegaskan oleh […]

    Bagikan
  • Lapas Pemuda Madiun Menjalin Kebersamaan dengan Warga Binaan Makan Pecel Bareng

    Lapas Pemuda Madiun Menjalin Kebersamaan dengan Warga Binaan Makan Pecel Bareng

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga binaan di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti makan bersama usai pelaksanaan Sholat Idul Adha Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut digelar di lingkungan lapas dengan menu pecel dan telur yang disajikan secara prasmanan. Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengatakan kegiatan makan bersama merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan antara petugas […]

    Bagikan
  • DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    DLH Ponorogo Minta Petani Keramba Telaga Ngebel Beralih ke Budidaya via Kolam

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fenomena naiknya kadar belerang di Telaga Ngebel kian sulit diprediksi dan memukul para petani ikan keramba dengan kerugian besar. Menyikapi kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo meminta para petani mulai beralih ke budidaya ikan kolam yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. “Dulu kadar belerang naik hanya dua kali […]

    Bagikan
expand_less