Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 43
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar ilustrasi

Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Kabupaten Ponorogo dibuat terkejut setelah mengetahui status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Padahal, selama ini program tersebut menjadi tumpuan utama masyarakat kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan.

Penonaktifan mendadak tanpa sosialisasi memadai dinilai menambah beban psikologis warga, terutama mereka yang tengah berjuang melawan penyakit. Di tengah kebutuhan layanan kesehatan yang mendesak, kebijakan ini menyisakan pertanyaan soal kesiapan negara melindungi kelompok paling rentan.

Sebagian warga mengaku baru mengetahui kepesertaan PBI BPJS mereka dicabut saat hendak berobat. Kondisi ini memicu kepanikan, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan rutin dan berbiaya tinggi.

Salah satunya dialami Thya Aji Andarini (29), warga Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Ia kaget bukan main ketika mengurus kemoterapi ibunya di RSUP Dr. Moewardi Solo.

“Kaget sekali, tiba-tiba BPJS tidak aktif saat mau mengurus kemoterapi ibu saya. Tidak ada pemberitahuan sama sekali sebelumnya,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Ponorogo, sebanyak 33.730 warga tercatat mengalami penonaktifan kepesertaan PBI BPJS Kesehatan. Sementara data kumulatif menyebutkan total warga berstatus PBI nonaktif mencapai 33.760 orang.

Plt Kepala Dinsos PPPA Ponorogo, Masun, membenarkan adanya penonaktifan tersebut. Menurutnya, kebijakan itu merupakan tindak lanjut surat dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Memang ada surat dari Kemensos terkait penonaktifan kepesertaan PBI nasional. PBI itu iurannya ditanggung APBN melalui Kemensos. Di Ponorogo per tanggal 21 Januari 2026, ada 33.730 peserta yang dinonaktifkan,” ungkap Masun, Sabtu (5/2/2026).

Masun menjelaskan, kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Sosial Nomor 79 Tahun 2025, yang menetapkan penerima bantuan iuran PBI nasional hanya bagi masyarakat pada desil 1 sampai 5 dalam basis data kesejahteraan sosial.

“Karena tidak lagi masuk kriteria tersebut, maka 33.730 peserta harus didrop sementara,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah membuka peluang reaktivasi kepesertaan bagi warga yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang tengah menjalani pengobatan penyakit kronis. Reaktivasi ini merujuk pada Surat Menteri Sosial Nomor S-645/MS/DI.01/7/2025 tertanggal 28 Juli 2025.

“Kalau memang harus reaktivasi, itu sudah diatur dalam surat menteri tersebut,” tegas Masun, yang juga menjabat Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo.

Prosedur reaktivasi, lanjut Masun, dimulai dari pengajuan permohonan melalui operator desa atau kelurahan. Surat tersebut kemudian dibawa ke Dinsos PPPA, disertai keterangan dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menyatakan pemohon sedang menderita penyakit kronis.

“Silakan datang ke Dinsos membawa permohonan reaktivasi dari desa dan surat keterangan dari rumah sakit. Kami bantu prosesnya. Namun tetap perlu digarisbawahi, keputusan akhir ada di Kemensos,” pungkasnya.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelas Inspirasi 11, Saat Anak-Anak SD di Gemarang Belajar Langsung dari Para Profesional

    Kelas Inspirasi 11, Saat Anak-Anak SD di Gemarang Belajar Langsung dari Para Profesional

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suasana belajar di delapan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, berubah tidak seperti biasanya. Anak-anak tampak antusias menyambut para tamu istimewa, relawan dari berbagai profesi yang datang bukan untuk mengajar mata pelajaran, melainkan berbagi pengalaman hidup. Mereka datang sebagai bagian dari Kelas Inspirasi Madiun 11, sebuah kegiatan tahunan […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana LKK Senilai Rp 9,7 Miliar

    Kejari Kota Madiun Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana LKK Senilai Rp 9,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun resmi menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) di wilayah Kota Madiun. Dugaan kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai sekitar Rp. 9,7 miliar.  Kepala Kejari Kota Madiun, Dede Sutisna dalam siaran pers pada Rabu (04/05/2025) mengungkapkan Tim Pidana […]

    Bagikan
  • RPJMD 2025–2029 Disepakati, Jadi Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

    RPJMD 2025–2029 Disepakati, Jadi Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menandatangani nota kesepakatan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dalam rapat paripurna yang digelar Senin (05/05/2025). Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Madiun selama lima tahun ke depan. Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery […]

    Bagikan
  • Debit Air Bendungan Dawuhan Menyusut, Lahan Pertanian Terancam Mengering

    Debit Air Bendungan Dawuhan Menyusut, Lahan Pertanian Terancam Mengering

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Debit air Bendungan Dawuhan di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, terus mengalami penyusutan drastis selama musim kemarau. Saat ini elevasi air tercatat 7,8 mdpl dengan volume sekitar 400 ribu meter kubik dari kapasitas normal sekitar 3,9 juta meter kubik.  Petugas Operasi Bendungan Dawuhan, Agung Wirasat, menyampaikan bahwa pintu air […]

    Bagikan
  • Ops Sikat 2025, Polres Madiun Kota Ungkap Dua Kasus Curanmor

    Ops Sikat 2025, Polres Madiun Kota Ungkap Dua Kasus Curanmor

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota berhasil mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya. Dua kasus tersebut terjadi di lokasi berbeda, yakni di Hotel Liyasa, Kelurahan Josenan, dan Hotel Raya Kusuma, Kelurahan Patihan, Kota Madiun. Kasatreskrim Polres Madiun Kota, IPTU Agus Riadi, menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil […]

    Bagikan
  • Deklarasi Damai Perguruan Silat di Magetan, Cegah Konflik Perguruan Pencak Silat

    Deklarasi Damai Perguruan Silat di Magetan, Cegah Konflik Perguruan Pencak Silat

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam upaya mencegah potensi bentrokan antar perguruan pencak silat, Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Polres Magetan dan Kodim 0804/Magetan memfasilitasi kegiatan Deklarasi Damai Perguruan Pencak Silat se-Kabupaten Magetan yang dilangsungkan di Pendopo Surya Graha Magetan, Senin (21/04/2025). Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan momen Halal Bihalal Forkopimda Magetan bersama IPSI dan para […]

    Bagikan
expand_less