38 SPPG Beroperasi di Madiun, 109.000 Penerima Sudah Terima MBG
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 24
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kabupaten Madiun dipastikan bertambah. Itu setelah SPPG 2 dan 3 Polres Madiun diresmikan oleh Kapolres Madiun dan Bupati Madiun pada Jum’at (13/02/2026). SPPG 2 Polres berada di Desa/Kecamatan Pilangkenceng dan SPPG 3 bertempat di Desa Sogo Kecamatan Balerejo.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto mengungkapkan bahwa hingga kini tercatat sebanyak 38 SPPG telah beroperasi di Kabupaten Madiun. Total penerima manfaat Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 109.000 penerima.
“Kita sudah 38 yang operasional. Jika kebutuhan kita 43 SPPG jadi kurang sekitar 5 dapur. Yang sudah mendapatkan MBG itu sekitar 109.000 penerima manfaat,” ujar Hari.
Total penerima manfaat MBG di Kabupaten Madiun sebanyak 122.000 penerima. Mereka terdiri dari siswa TK-PAUD, SD, SMP hingga SMA sederajat serta ibu hamil dan menyusui. “Mudah-mudahan ini 5 SPPG yang belum itu dapat meng-cover kekurangan yang belum mendapatkan MBG. Semoga itu cukuplah untuk sekitar 13.000 penerima,” jelasnya.
Bupati menyebut, dapur MBG ini merupakan bagian penting untuk menyokong visi misi Pemkab Madiun. Terutama, guna menekan angka stunting dan peningkatan kualitas SDM.
“Kami berharap kepada seluruh relawan SPPG ini betul-betul menjalankan SOP yang sudah diajarkan. Sehingga, benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” sebutnya.
Hari Wuryanto menegaskan seluruh dapur harus mematuhi SOP dari Badan Gizi Nasional (BGN). Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun akan melakukan pemantauannya.
“Nanti Satgas dari MBG ini terutamanya dari Dinas Kesehatan akan selalu memantau pada SPPG. Mohon nanti juga diterima dengan baik karena mereka akan membantu supaya makanan dari SPPG ini betul-betul higenis dan sehat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan SPPG ini merupakan bukti sinergitas dan komitmen bersama untuk mencapai swasembada pangan. Pun, mempersiapkan generasi emas tahun 2045.
“Pembangunan dapur ini berperan sebagai infrastruktur pendukung di sektor pendidikan. Jadi, tugasnya adalah memenuhi gizi anak agar peningkatan SDM bisa dimaksimalkan,” ujarnya.
SPPG 3 Polres Madiun ini akan melayani kepda 1.885 penerima manfaat. Untuk itu, perlu pengawasan ketat untuk tetap sesuai dengan SOP yang telah ditentukan. Mulai melalui pengawasan mitra, hingga stakeholder terkait.
“Ini semua demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Besar Harapan kami SPPG 3 Polres Madiun mampu mendukung peningkatan gizi anak sekolah sekaligus mensukseskan program-program pemerintah pusat,” tandasnya.(Kris).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung


