Berita Terkini
Trending Tags

7 Jam Geledah Kantor DPUPR Kota Madiun, Ini yang Dibawa Oleh KPK

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim penyidik KPK keluar dari kantor DPUPR Kota Madiun membawa sejumlah koper besar usai 7 jam penggeledahan. Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kurang lebih 7 jam melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun pada Selasa (27/01/2026). Penggeledahan salah satu kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gedung Graha Krida Praja itu berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Terpantau sejak siang, petugas KPK beberapa kali keluar masuk dari kantor di Jalan DI Panjaitan tersebut bersama beberapa staf ASN. Dalam penggeledahan ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Sekitar pukul 15.30 WIB, beberapa orang dari tim penyidik KPK keluar dari kantor DPUPR lewat pintu belakang. Mereka membawa satu koper besar warna hitam dan meninggalkan lokasi menggunakan 4 mobil.

Sementara itu, tim penyidik diduga juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pegawai DPUPR Kota Madiun. Sekitar pukul 17.00 WIB, penyidik KPK keluar dengan membawa 2 koper besar serta 1 koper kecil. Mereka kemudian bergegas meninggalkan lokasi penggeledahan. Diduga kuat isi koper tersebut merupakan bukti pendukung dari kasus yang kini tengah ditangani lembaga antirasuah tersebut.

Penggeledahan ini diduga kuat masih berkaitan dengan pengembangan kasus tindak pidana korupsi modus fee pembangunan proyek dan CSR di Pemkot Madiun. Penyidikan KPK ini dilakukan usai operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, Kepala DPUPR Thariq Megah serta Rochim Ruhdiyanto, pihak swasta sekaligus orang kepercayaan Maidi.

Sejumlah tempat sudah menjadi sasaran penggeledahan KPK sejak pekan lalu. Hingga kini, KPK belum memberikan keterangan resmi ataupun siaran pers terkait proses penggeledahan di Kota Madiun pekan ini.(Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bursa Ketua DPC PDIP Magetan Makin Panas, 14 Nama Masuk Penjaringan

    Bursa Ketua DPC PDIP Magetan Makin Panas, 14 Nama Masuk Penjaringan

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinamika politik internal PDI Perjuangan Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Setelah rapat pengurus anak cabang (PAC) dan pelaksanaan tes psikologi secara daring, sebanyak 14 nama resmi terjaring dalam proses penjaringan calon ketua DPC. Wakabid Kaderisasi dan Ideologi DPC PDIP Magetan, Parmin, menegaskan bahwa pihaknya hanya bertugas menyampaikan hasil keputusan PAC. Menurutnya, […]

    Bagikan
  • Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Tulang Ayam Terguling

    Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Tulang Ayam Terguling

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Madiun, pada Minggu (16/3/2025) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Truk bernopol AD 8628 OG yang dikemudikan oleh Yeni (50) menabrak pembatas jalan hingga terguling. Truk bermuatan tulang ayam itu perjalanan dari Wonogiri menuju ke Lamongan. Menurut keterangan saksi mata, Bima, truk tersebut […]

    Bagikan
  • Koloni Ulat Bulu Serang SDN 2 Klegen, BPBD Lakukan Penyemprotan Insektisida

    Koloni Ulat Bulu Serang SDN 2 Klegen, BPBD Lakukan Penyemprotan Insektisida

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan ulat bulu menyerang SDN 2 Klegen sejak 2 minggu terakhir. Bahkan, hampir setiap hari, siswa merasakan gatal-gatal. Menyikapi hal ini, petugas BPBD Kota Madiun melakukan penanganan usai menerima laporan dari pihak sekolah. Sumarsih, Kepala Sekolah SDN 2 Klegen, menjelaskan pihak sekolah awalnya sudah melakukan penanganan dengan menyemprotkan cairan garam […]

    Bagikan
  • Ponorogo Gaspol! 307 Koperasi Merah Putih Resmi Jalan, Kantongi Bonus Rp. 2 Miliar dari Pemprov

    Ponorogo Gaspol! 307 Koperasi Merah Putih Resmi Jalan, Kantongi Bonus Rp. 2 Miliar dari Pemprov

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Koperasi Merah Putih (KMP) resmi mulai beroperasi di 307 desa dan kelurahan di Kabupaten Ponorogo. Peluncuran dilakukan serentak oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada Senin (21/07/2025) lalu. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, menyampaikan bahwa keberadaan KMP diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat desa. “Kami berharap koperasi ini segera berjalan […]

    Bagikan
  • Berstatus Waspada, Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Masih Dibuka

    Berstatus Waspada, Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Masih Dibuka

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu saat ini masih beroperasi normal. Namun, pengelola memperingatkan bahwa status pendakian berada pada kondisi waspada seiring cuaca yang mulai tidak menentu dalam beberapa hari terakhir. Jika hujan ekstrem kembali mengguyur kawasan Lawu, jalur berpotensi ditutup sewaktu-waktu demi keselamatan pendaki. Mulyadi, Asper BKPH Lawu Selatan, […]

    Bagikan
  • Pria Ngaku Anggota TNI Tipu Mahasiswi Ngawi, Nikah Siri dan Bawa Kabur Uang Rp. 10,5 Juta

    Pria Ngaku Anggota TNI Tipu Mahasiswi Ngawi, Nikah Siri dan Bawa Kabur Uang Rp. 10,5 Juta

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kisah cinta seorang mahasiswi asal Ngawi berinisial AKI (22) berakhir pahit. Ia menjadi korban penipuan seorang pria berinisial RS (38), warga Sleman, DIY, yang mengaku sebagai anggota TNI AD. Tidak hanya dinikahi secara siri, korban juga mengalami kerugian materi hingga Rp. 10,5 juta. Kasus ini bermula pada Mei 2025, ketika AKI […]

    Bagikan
expand_less