Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

79 Siswa Jalani Observasi Usai Diduga Keracunan Menu MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, sedang menjalani observasi medis di Puskesmas Gemarang, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, sedang menjalani observasi medis di Puskesmas Gemarang pada Rabu (26/11/2025). Mereka mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing setelah menyantap hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat jam istirahat.

Data yang dihimpun menunjukkan sedikitnya 79 murid dirawat. Mereka berasal dari beberapa sekolah, yaitu SMPN 2 Kedunggalar, SDN Jenggrik 2, SDN Jenggrik 6, dan SDN Gemarang 5. Sejumlah tenaga medis dikerahkan untuk menangani kondisi para siswa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Heri Nur Fahrudin, menuturkan bahwa penanganan awal difokuskan pada stabilisasi kondisi anak-anak.

Menurutnya, tim medis memberikan oksigen bagi siswa yang mengalami sesak serta infus untuk anak yang mengalami muntah berulang dan tanda-tanda dehidrasi.

“Kami ingin memastikan semua siswa mendapatkan penanganan optimal agar risiko akibat intoleransi makanan bisa segera diatasi,” ungkap Heri.

Dinas Kesehatan juga telah mengamankan sejumlah sampel sebagai bahan pemeriksaan laboratorium. Sampel tersebut meliputi sisa makanan dari Menu MBG, seperti telur puyuh, serta hasil muntahan siswa.

Heri menambahkan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut. Seluruh siswa saat ini masih berada di Puskesmas untuk pemantauan lanjutan.

Image Not Found
Siswa dan orang tua siswa yang sedang menjalani observasi medis di Puskesmas, Foto : Kusnanto : Sinergia

“Jumlah keseluruhan ada 79 anak, terdiri dari 31 siswa SD dan sisanya SMP. Mereka menerima pasokan makanan dari penyedia yang sama. Keluhan terbanyak yang kami temukan meliputi mual, muntah, dan pusing,” jelasnya.

Kapolsek Kedunggalar, AKP Karno, membenarkan bahwa temuan awal mengarah pada dugaan keracunan makanan. Ia menyampaikan bahwa siswa yang terdampak berasal dari dua sekolah.

“Beberapa anak sudah stabil, bahkan ada yang diperbolehkan pulang,” ujarnya.

Dari informasi awal, menu MBG yang dikonsumsi para siswa berupa lauk telur puyuh. Petugas telah mengamankan sampel makanan untuk diperiksa lebih lanjut.

“Sampel sudah kami siapkan untuk uji laboratorium agar penyebab pasti kejadian ini bisa segera diketahui,” pungkasnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrem Terjang Tiga Kecamatan di Ngawi, Tiga Rumah Warga Rusak Parah

    Cuaca Ekstrem Terjang Tiga Kecamatan di Ngawi, Tiga Rumah Warga Rusak Parah

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Ngawi. Hujan deras yang berlangsung lama disertai angin kencang menerjang tiga kecamatan sekaligus pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat wilayah terdampak meliputi Kecamatan Widodaren, Kecamatan Ngawi, dan Kecamatan Kedunggalar. Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu […]

    Bagikan
  • Cuaca Kota Madiun Mulai Tak Menentu, BMKG: Tanda Awal Musim Pancaroba

    Cuaca Kota Madiun Mulai Tak Menentu, BMKG: Tanda Awal Musim Pancaroba

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cuaca di Kota Madiun kini mulai tak menentu. Siang terasa terik menyengat, namun sore hari kerap diguyur hujan. Menurut Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Geofisika Nganjuk, Setiyaris, kondisi ini merupakan tanda masuknya masa peralihan musim atau pancaroba. “Perkiraan awal musim hujan di wilayah Kota Madiun terjadi pada dasarian […]

    Bagikan
  • Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Praktik jual beli dan penyewaan kios maupun los di Kota Madiun masih marak meski telah dilarang oleh Pemerintah Kota. Kondisi ini kian dirasakan para pedagang, salah satunya di Pasar Mojorejo, Kota Madiun. Sejumlah penyewa mengaku harus menanggung biaya sewa dan retribusi.  Salah seorang penyewa berinisial NA menyebutkan, dirinya harus membayar Rp. […]

    Bagikan
  • Penyelundupan Arak Jawa Kemasan Es Kelapa ke Lapas Madiun Digagalkan

    Penyelundupan Arak Jawa Kemasan Es Kelapa ke Lapas Madiun Digagalkan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras tradisional jenis arak jawa yang disamarkan dalam kemasan minuman Es kelapa muda (es degan). Insiden ini terjadi pada jam kunjungan, saat seorang pengunjung mencoba mengelabui petugas dengan membawa miras untuk salah satu warga binaan. Kepala Kesatuan Pengamanan […]

    Bagikan
  • Alokasi Pupuk Subsidi di Magetan Bertambah, HET Turun Ikuti Kebijakan Terbaru Pemerintah Pusat

    Alokasi Pupuk Subsidi di Magetan Bertambah, HET Turun Ikuti Kebijakan Terbaru Pemerintah Pusat

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Magetan kembali bertambah. Tambahan kuota ini diharapkan mampu mengamankan kebutuhan pupuk petani hingga akhir tahun. Hal itu di tengah tingginya tingkat serapan pupuk yang sudah mencapai 85 persen per November. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan, Edy […]

    Bagikan
  • R. Moerdjoko, Ketum PSHT Pusat Madiun Terima Penghargaan CNN Indonesia Awards 2025

    R. Moerdjoko, Ketum PSHT Pusat Madiun Terima Penghargaan CNN Indonesia Awards 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Dikutip dari shterate.or.id, Kangmas R. Moerdjoko H.W selaku Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menerima penghargaan dalam CNN Indonesia Awards 2025 pada Jum’at (31/10/2025). Penghargaan kategori Excellence Culture  Leadership and Community Empowerment diserahkan oleh Titin Rosmasari, Direktur CNN Indonesia. Penghargaan ini atas dedikasi dan kiprahnya dalam mengembangkan SH Terate […]

    Bagikan
expand_less